Migrain Dan Perawatan Pasca Melahirkan

Adakah hubungannya antara migrain dengan perawatan setelah melahirkan..?

migrain pasca melahirkanTanya:

Ibu, aku jadi kepikiran, akhir-akhir ini migrainku sering parah sekali, apalagi kalau aku stress, dan kemarin stress paling parah, jadi migrain juga parah sekali, tak terlukiskan sakitnya kepalaku tadi pagi. Nah sekitar seminggu lalu, temanku yang baru hamil cerita, kalau dia setelah mau melahirkan, akan sewa orang yang urus dia dan bayinya, katanya dia setelah melahirkan tidak boleh melakukan apa-apa sampai 40 hari, sehingga perlu sewa orang buta urus dia, dan sewanya mahal sekali Rp 3.500.000,-. Wah, aku langsung bilang aku hamil biasa-biasa saja, malah waktu anak kedua baru 5 hari melahirkan aku sudah bolak-balik rumah sakit karena anakku di rawat sakit kuning. Nah kebetulan ada temanku yang laki-laki, istrinya juga sama dirawat orang selama 40 hari, kemudian aku tanya dia apa perlunya dirawat sampai sewa orang semahal itu. Dia kemudian bilang, bahwa dari hasil penelitian berartus-ratus tahun di negeri Cina, orang melahirkan itu dalam kondisi sangat rentan, semua pori-pori tubuh terbuka, kalau tidak dirawat, dengan baik, maka waktu mudanya baik-baik saja, tetapi mendekati 40 tahunan, nanti bisa migrain, dan badan lebih sering lelah. Aku jadi kepikiran, memang betul setelah melahirkan anak kedua yang super heboh karena tidak didampingi suami, dan pernah ditinggal pergi pembantu, saat anak masih 10 hari, aku sampai cuci baju sendiri, jadi nya setelah itu aku sering sekali migraine. Apa memang iya, setelah melahirkan orang perlu dirawat dengan sangat ketat sampai 40 hari ya? [IK]

Jawab:

Intinya untuk migrain, bisa dilakukan dengan:

  • Pengobatan Alternatif Totok, dilakukan dengan orang yang tepat, akan sangat membantu mengatasi berbagai macam penyakit termasuk Migrain, dan penyakit lain yang berhubungan dengan aliran Darah [AY]
  • Food Combining, akan sangat membantu mengatasi Migrain [Sg]

Dulu aku berhasil dengan food Combining, memang enak sekali, badan jadi bagus, perut rata, pinggang seperti dipahat, dan migrain hilang, suatu saat aku pernah terlewat, entah lupa sebabnya apa, dan mau mulai lagi susah ya, mungkin perlu motivasi yang lebih kuat, saat ini juice tetap jalan tiap hari, tidak pernah lewat, tetapi komsumsi roti, susu, soft drink, ice cream yang tidak disarankan dalam food combining sering sekali lolosnya. Perawatan Pasca Melahirkan, ini ternyata memang perlu ya, buat pembelajaran Insya Allah punya Menantu yang bisa aku bantu perawatannya kelak [It]

Waktu habis melahirkan anak pertama, karena itu cucu pertama dari keluargaku dan suami, mama dan mertua banyak bantu. Aku juga masih menurut, yang selama 40 hari pakai setagen, pakai celana panjang (meskipun panas setengah mati). Juga punya pembantu yang agak tua dan bisa merawat aku, antara lain buat tapel, pakaikan gurita, bisa mengurut, juga aku masih mau disuruh minum jamu. Seminggu sekali aku rutin dipijat sama dukun beranak. Jadi aku setelah melahirkan cepat sekali fit, bahkan ketika 6 bulan kemudian aku sudah hamil lagi, badan sudah kuat kembali. Nah waktu lahiran anak ke 2, sudah bermasalah dengan pembantu yang sampai aku melahirkan sedang tidak punya pembantu, cuma ada 1 baby sitter anak pertamaku saja ya manalah ada waktu dan kesempatan untuk mengurus diri. Sambil mengurus bayi harus membagi perhatian ke kakaknya. Jangankan tapelan, setagen-an, pijat ataupun minum jamu. Bahkan sekeluar dari RS aku langsung belanja kebutuhan rumahtangga, yang mulai terasa, sejak melahirkan itu aku jadi mudah sekali sekali masuk angin. Aku paling pantang kena hujan gerimis sekecil apapun makanya kemana-mana selalu bawa payung. Memang mamaku sudah memperingatkan dulu, makanya sekarang jadi menyesal. Terus jadi mikir, kalau hamil lagi, melahirkan lagi, terus dirawat dengan baik selama 40 hari, kira-kira itu pori-pori yang pada terbuka bisa menutup lagi tidak ya ? Jadi maksudnya kerusakan yang timbul setelah melahirkan itu bisa sembuh atau permanent? Kalau bisa mau juga timbang-timbang untuk hamil lagi [Vt]

Karena mamaku cerewet soal ini, setelah melahirkan baik anak pertama dan kedua, upacaranya pasti sama selama 40 hari: jamu, tapel dan kawan-kawannya dan hampir tidak keluar rumah dan ada paraji yang datang tiap hari ke rumah untuk pijat aku dan si bayi juga. Kalau ingat tapel, ampun deh repot sekali ya mesti ditutup stagen terus gurita. Mungkin kalau tidak dicereweti mamaku aku juga tidak mau melakukan ritual-ritual itu, tapi mamaku prinsipnya kalau habis melahirkan harus turun mesin total, bersihkan darah kotor, memperlancar asi, dan supaya badan tidak melar karena katanya kuncinya di anak pertama, kalau sudah tidak dirawat setelah itu akan susah untuk balik. Tapi aku menuruti saja, karenan aku termasuk yang mudah disuruh minum jamu-jamuanan dan senang dipijat, lagi pula hasilnya bagus, asi lancar, tidak terlalu cepat lelah dan dalam waktu 5-6 bulan celana jeans sudah muat lagi [Ind]

Memang benar perawatan setelah melahirkan penting sekali supaya nanti tuanya badan tidak “soak” (ini kata kata mama saya ya saya turuti saja waktu habis melahirkan) selain itu , termasuk soal stagen, karena sekarang agak menyesel juga tidak ketat soal stagen dulu, jadinya melar ke sana sini [Vns]

Waduh, jadi ikut tanya, benar begitu ya ? 3 kali lahiran, aku memang masih ikut adat yang 40 hari tidak boleh keluar rumah, tapi biarpun cuma di rumah, dulu aku tidak bisa diam juga, berberes terus, mengurus bayi pun sendiri dan sekarang memang mudah dan sering pusing-pusing begitu, badan juga rasanya lebih bobrok, cepat loyo dan bawaannya mengantuk terus [Dy]

Mau sharing saja, aku sehabis lahiran anak pertama memang waktu itu masih ada yang bantu merawat, baluri perut pakai apalah itu, stagen, gurita, dan lain sebagainya. Tapi habis lewat semingguan atau 2 mingguan sudah biasa saja, cuma karena stress merawat anak jadinya berat cepat turun (3 bulan balik lagi ke berat sebelum hamil, malah lebih kurus), cuma bagian yang susah mengecil paha sama perut dan aku tidak peduli itu selama bertahun-tahun (4 tahunan), baru tahun kemarin aku coba minum FIRM dan mengatur makananku, perut yang tadinya tidak serata sebelum melahirkan sama paha langsung pada mengecil, yang tadinya tidak ada pinggang langsung berbentuk, malah soal perut, kempes sekali. Kalau ada yang mau coba, boleh nama vitaminnya FIRM dus kuning, tapi tetap harus mengatur makanan, tidak usah diet, diatur saja, paling jangan terlalu banyak makan nasi. Hasilnya buatku memuaskan.Tapi tidak lama menikmati hasilnya karena habis itu malah hamil lagi [DR]

23 Apr 2006 22:41:14

Comments

  1. boleh coba tuh vitamin Firm nya beli di mana mba?trus harganya brapa?
    Soalnya aq cba browsing2 ga ada tuh..
    Mhn infonya di email ke ai_chubby@yahoo.com

You might also likeclose
Dunia-Ibu.org located at Cilandak , Jakarta, Indonesia . Reviewed by 39 customers rated: 9.1 / 10