Balita Berkacamata Dan Atau Kelebihan Berat Badan

Ada yang mempunyai anak balita yang kelebihan berat badan atau berkacamata?

anak berkacamataTanya:

Bu, adakah yang mempunyai anak balita (1 – 5 thn) yang kelebihan berat badan atau mempunyai masalah dengan mata (berkacamata)? Terima kasih [NMY]

Jawab:

Aku mendietkan anakku dengan memberi dia susu low fat (dan aku baru menyadari ternyata susu anak-anak tidak ada yang low fat ya, jadinya pakai fresh milk saja) dan lebih banyak memberi dia cemilan buah dari pada kue-kue terus kalau makan juga nasinya dikurangi, diganti sayuran yang diperbanyak. Yah kadang anaknya nolak, bukannya mengambil buah malah ingin roti. Aku tidak terlalu ketat dietnya, karena aku pikir toh dia masih dalam pertumbuhan dan sangat aktif daripada staminanya melorot gara-gara aku paksa diet. Jadi kalau lagi bisa saja aku coba atur menunya. Sebaliknya anak keduaku, makan sebakul juga tidak jadi daging [Stl]

Anakku (35 bulan) alhamdulillah tidak berkaca mata tapi sepertinya kelebihan berat badan karena sekarang beratnya 23 kg tinggi 101 cm. Sedangkan dari chart yang aku pernah dapat dari http://www.cdc.gov/growthcharts itu maximum untuk 3 tahun adalah 17 kg dan tinggi 95 cm. Sepanjang ini aku tidak melakukan apapun karena kadang dia doyan makan kadang tidak – sekarang lagi doyan makan alhamdulillah – aku ngeri juga kalau membatasi [RQ]

Anakku 6tahun tidak kelebihan berat badan tapi punya kebiasaan makan yang mirip dengan anaknya ibu-ibu sekalian, kalau malam jam 7-8an minta cemilan yang berat misal sate ayam+lontong atau baso ikan atau martabak telor bisa menghabiskan 5-6 potong yang tebal itu, kalau cuma dikasih biskuit, atau makanan ringan tidak mau, kurang nendang kali ya, [DP]

Sama mbak, anakku yang cowok juga makannya luar biasa, apalagi kalau ada sambal atau masakan yang pedas-pedas mungkin dalam masa pertumbuhan ya, padahal waktu kecil dulu susah sekali makan, sekarang malah minta makan terus [Ri]

Aku punya problem yang sama denganmu, anakku ampun sekali gendutnya, tapi anakku yang satu lagi walah ..kok tidak bisa gemuk-gemuk,  bedanya suka sekali makan, sementara anakku yang satunya bukan tidak suka makan, tapi dia, kalau makan cepat kenyang, dan kalau sudah kenyang dia tidak suka ngemil, sedang yang satunya, sekali bisa 6 kali makan, malah kalau habis makan malam, tidak lama minta roti bakar, mana roti bakarnya pakai mentega dan cokelat. Belum lagi kalau aku buat Sacher atau opera, wah dia suka sekali. Aku sudah coba kasih tahu dia, efek dari kegemukan, dia sudah mengerti dan bilang “Ya Mah, aku juga ingin diet” tapi ya itu dia susah sekali dietnya. Akhirnya ya aku ajak saja dia rajin olah raga, lumayan aku disiplinkan dia berenang setiap sabtu, dan aku targetkan minimal 30 kali bolak-balik. Terima kasih atas masukkannya ya Mrn dan Stl, jadi termotivasi lagi buat ajak jaga diet anakku [IK]

Benar sekali, selera & kebiasaan makannya itu yang membuat seram. Cuma dulu aku pernah ikut akupuntur di Kuningan dan ternyata kalau aku pikir-pikir, yang membuat akupunturnya berhasil (aku turun 10 kilo lho dan alhamdulillah tetap sehat) adalah karena pola makan yang disarankan dr Rosanna itu, model-model food combining dengan porsi secukupnya. Dulu itu aku pagi yang harus minum susu, buah, sarapan masih lapar saja, setelah akupuntur jadi sudah kenyang sampai siang dengan cuma sarapan pagi susu & buah. Malah tadinya obat dari dokter yang katanya mempercepat metabolisme & mengurangi lapar, sudah tidak aku minum setelah 1 bulan, karena memang sudah tidak mudah lapar lagi. Kebiasaannya jadi sampai sekarang, makannya jadi porsi normal deh, tidak mudah kalap kalau lihat makanan, walaupun kadang-kadang biarpun habis makan terus ada kuenya mbak IK di kulkas aku jadi gelap mata. Jadi sekarang aku membiasakan Vilo makan secukupnya & tidak mudah kalau lihat makanan, walaupun memang porsinya lumayan kalau dibandingkan teman-temannya. Bawaan suamiku juga sepertinya, karena kalau makan di luar pasti pesannya 2 porsi, sup buntut sama nasi goreng misalnya [Mrn]

Aku saja kadang seram lihat anakku makan. Sebelum makan malam dia ngemil berat, makan malamnya tahunya tambah (di kira sudah kenyang) eh kadang habis itu melihat roti atau apa masih mau juga. Sekarang begitu dia selesai makan, aku suruh sikat gigi, dengan harapan dia malas ngemil lagi. Anakku tidak kelebihan berat badan (7,5 th 32 kg) tapi aku tidak mau bablas. Ini aku juga mau buat dia rutin berenang tiap Sabtu-Minggu [Stl]

Wah, 35 bulan 23 kg itu sudah kelebihan berat badan ya?? Kalau begitu anakku kelebihan berat badannya banyak sekali. Dia 3,5 tahun 24,5 kg. Minggu lalu ke DSA, dokternya agak bingung, karena dari kartunya, terakhir ke DSA 8 bulan lalu, dan beratnya dari 8 bulan lalu itu naik 8 kg. Tapi DSAnya tidak bicara apa-apa soal kelebihan berat badan. Cuma disuruh timbang sampai 2 kali saja. Apa perlu disuruh diet? nanti kurus lagi kalau disuruh diet, agak trauma dengan anak kurus, soalnya anakku ini sampai umur 2,5 tahun masih kurus kering, beratnya susah sekali beranjak dari 12 kg, sampai dikira TB. Ternyata bukan TB, cuma tidak cocok sama masakan mbaknya [Vt]

Mbak Vt, menurutku kita tidak bisa berpatokan seratus persen pada chart dan yang sejenisnya karena tiap anak kan beda sifat dan pertumbuhannya menurutku kelebihan berat badan kalau memang berat badan dan tingginya sudah tidak seimbang tapi kalau anaknya ternyata tingginya melebihi rata-rata anak lain, berat badannya sudah seharusnya juga melebihi rata-rata tapi memang menurutku anak sebaiknya jangan sampai kegendutan karena masalah ini bisa dibawa sampai besar nanti, juga bisa bermasalah pada kesehatannya, wah hebat, 8 bulan naik 8 kg artinya masakan emak sangat memuaskan [Irm]

Anakku juga umur segitu beratnya sekitar 23-24jkg, yang aku takut dia bisa obesitas karena dengan pola makan dia sekarang beratnya bisa naik 1 kilo tiap 3 bulan (harusnya umur 3 tahun ke atas naiknya kalau tidak salah 1 kilo setahun ya). Karena memang dia doyan makan, aku ganti kejunya jadi yang low fat dan susunya juga ultra yang lowfat (ditambah milo sedikit supaya ada rasa coklatnya karena dia tidak suka susu putih). Terus di rumah, kalau dia tidak sekolah, aku tidak buat cemilan, jadi makannya cuma 3 kali plus 1 kali buah plus susu 2 gelas. Lumayan, sekarang dia 4.5 tahun, beratnya 24 kg sudah stabil selama sekitar 1 tahun ini, tapi alhamdulillah tingginya tambah terus. Dari fisiknya kelihatan dia lebih langsing dan lebih segar menurutku, [Mrn]

07-06-2006 23:18:15

You might also likeclose
Dunia-Ibu.org located at Cilandak , Jakarta, Indonesia . Reviewed by 39 customers rated: 9.1 / 10