Cacar Air

Anakku bentol-bentol, mungkin tidak ya itu hanya gigitan nyamuk biasa?

cacar airTanya:

Moms DI yang pintar-pintar, aku mau tanya, sejak kemarin sore Danang, 16 bulan, kaki kirinya bentol-bentol dan dia bawaannya mau garuk-garuk. Aku pikir digigit nyamuk jadi aku kasih salep gatal & minyak tawon. Ternyata pas lagi sahur, aku lihat kaki kanannya mulai ada bentol-bentol juga dan tadi pagi sebelum ke kantor aku lihat di tangan kirinya ada 2 bentol yang lumayan besar. Kira-kira Danang kena apa ya Moms? Mungkin tidak ya nyamuk gigitnya sampai bentol lumayan besar?? Atau alergi ya?? Aku rencananya mau bawa ke dokter siang ini. Tapi sebelumnya mau minta sharingnya ibu dulu. Mungkin ada yang pernah mengalami lalu harus dikasih obat apa [Wwd]

Jawab:

Hati-hati bisa saja itu HMFD, soalnya sekarang lagi banyak juga yang kena. Coba periksa mulutnya sariawan tidak? Biasanya habis bentol begitu nanti anak suka panas. Anakku juga pernah kena, cirinya sama seperti itu. Bentolnya besar dan rada berair tidak? [DN]

Waktu itu anaknya dikasih obat apa mbak? Dan apa pantangannya? [Wwd]

Sebetulnya tidak perlu obat karena penyebabnya virus yang bakal KO juga dalam 3-5 hari, yang penting dijaga saja supaya daya tahan  tubuhnya tetap stabil. Tapi yang membuat repot karena kalau benar sariawan makannya jadi rewel, akhirnya aku perbanyak susu dulu. Waktu itu hari ke 5 sudah sembuh koq. Aku juga sempat panik dan bawa ke dokter, waktu panas aku kasih Proris saja. Semoga bukan HMFD ya, dan semoga anakmu cepat sembuh [DN]

Hi mbak, 2 minggu yang lalu anakku (8 bulan) juga mengalami hal yang sama dengan anak mbak. Hari itu hari minggu, si Baby Sitter lihat kaki anakkuku ada bentol bentol merah seperti di gigit nyamuk, akhirnya ama si Baby sitter di kasih minyak kalau di gigit nyamuk. Tapi agak siangan di pundaknya ada juga. Dan besok paginya tambah banyak lagi, sampai di kepalanya juga ada. Saya sudah curiga anakku kena cacar air, karena badannya hangat-hangat sedikit. Akhirnya senin pagi itu juga saya bawa ke dokter anak, dan kata dokter anakku benaran kena cacar air. Sebelumnya anakku yang pertama (3,3 tahun) juga kena cacar air. Tidak tahunya 2 minggu setelah anakku yang pertama sembuh, giliran adiknya yang kena. Kalau cepat di bawa ke dokter, paling 3 hari sudah mulai kering mbak [Prsk]

Mungkin biduran, coba deh jemur di matahari pagi [Dhl]

Tanya:

Ibu, ternyata anakku kena cacar air! Kemarin siang waktu mau aku bawa ke dokter belumm keliatan kalo berair, begitu sorenya ke dokter baru keliatan ada plentisan air diujung bentolnya.Dan tadi malam badannya mulai agak hangat. Dsa-nya kasih obat racikan, clarityn syrop untuk alergi, bedak racikan dan salep clinovir. Yang pasti anakku tidak boleh kena air. Aku kebetulan punya rangkuman cacar air tapi kasus orang dewasa, ada tidak ibu yang simpan/punya rangkuman cacar air kasus anak2?? Atau mungkin ibu semua mau berbagi pengalaman merawat balita yang kena cacar air, soalnya sejak kemarin sore tidak mau minum jus pepayanya dan akibatnya tadi pagi pupnya jadi rada susah, anakku punya bakat sembelit, terima kasih [Wwd]

Jawab:

Mbak saja juga yang bilang kalau cacar boleh dimandikan pakai sabun antiseptik mis : Dettol ini copy paste dr file saya, semoga membantu ya :

1. Mandi justru dianjurkan untuk yang kena cacar air. Simple saja alasannya, supaya tubuh jadi bersih dan anak jadi lebih merasa segar. Kalau sudah begini, resiko kuman ‘terus menempel’ di tubuh bisa dikurangi dan anak jadi lebih semangat untuk sembuh :). Biasanya memang air mandi dicampur PK (Kalium Permanganat), bahan yang memang diketahui dapat mencegah infeksi jamur, bakteri, borok/bisul. Selain mandi, juga dibantu dengan: memotong kuku tangan dan ganti pakaian & seprei sesering mungkin.

2. Pengalaman keluarga kakaknya mbak itu mungkin karena faktor alergi (tidak kuat dengan kerasnya bahan yang terkandung dalam salep/obat dan larutan PK). Yah biar cuma 1-2% kandungannya, namanya juga bahan kimia :) tidak semua kulit bisa tahan dengan salisilat (kalau tidak salah ini fungsinya untuk ‘menipiskan’ permukaan kulit biasa terkandung juga  dalam bedak atau kosmetik wanita). Apalagi PK yang memang termasuk oksidator kuat. Jadi kalau anak mbak tidak alergi dengan bahan-bahan ini, bisa terus digunakan. Coba cek kandungan PK di label bungkus-nya atau tanya apotiknya (seharusnya sih tidak terlalu tinggi)

3. Kayaknya treatment yang mbak lakukan sudah ok, tuh :). Obat oral Acyclovir (Zovirax)nya memang hanya untuk beberapa hari pertama setelah gejala cacar air muncul, tidak untuk ‘menyembuhkan’ tapi hanya untuk mengurangi rasa sakit dan gatal anak. Umumnya obat ini bahkan tidak perlu diresepkan kalau cacar air termasuk ‘mild’. Tinggal tunggu masa penyembuhannya saja, toh cacar air kan termasuk self-limited dease (bisa sembuh sendiri), kita tinggal berusaha mengurangi gejalanya (obat penurun panas kalau demam, salep/obat kalau gatal, pain killer kalau nyeri, dll.) plus ‘genjot’ daya tahan tubuh anak dengan makan, minum bergizi dan istirahat. Masalah bekas yang muncul pasca cacar air, mungkin untuk anak kecil agak susah memintanya tidak menggaruk bagian yang gatal :), tapi diusahakan maksimal saja mbak. Pengalaman teman saya, dia selalu minta anaknya (usia 4 tahun) bilang di bagian mana yang gatal biar mamanya saja yang garuk (dengan ‘extra’ hati-hati). Akhirnya memang tidak berbekas. Setahu saya, cacar air untuk anak kecil tidak ada kecenderungan ‘separah’ atau menimbulkan komplikasi seperti cacar air orang dewasa. Jarang sekali dengar cerita anak kecil yang habis cacar air punya bekas yang sampai ‘bolong’ kalau pun ada yang agak ‘dalam’, biasanya nanti akan berangsur hilang sejalan dengan umurnya [End]

Mau bagi pengalaman, waktu saya lagi hamil 6bulan,saya juga kena cacar air sama dokter jelas tidak dikasi antibiotik,cuma dikasih kapsul cavit-D,biar bayinya kuat, sayanya banyak makan buah-buahan biar kondisi cepat fit, buat mengurangi gatalnya saya pakai calladine cair itu lumayan adem, biar cepat kering dikasi bangkuang parut atau jagung parut itu resep tradisional,baluri saja sampai kering sendiri,insyaAllah tidak akan berbekas,,Alhamdulillah bayi saya sehat walafiat sampai sekarang,tapi katanya dia tidak otomatis imun sama cacar jadi kalau musim pancaroba perbanyak makan buah-buahan.

anak saya (2 orang, perempuan, 1.5 tahun & 3 tahun 4 bulan) baru saja sembuh dari cacar air. Oleh dsanya diberi obat (puyer) zovirax & salep zovirax, dan bedak (saya tidak tahu bedak apa karena diresep-kan). Dan untuk mandi pakai detol. Anak saya yang besar tidak terlalu banyak keluar cacar airnya tapi yang kecil dari kepala sampai telapak kaki, yang banyak di punggung. Memang susah melarang mereka untuk tidak menggaruk, paling saya hanya tepuk-tepuk punggungnya dan diberi bedak kalau dia kegatalan. Sampai sekarang masih ada bekasnya tetapi menurut dsa-nya lama kelamaan akan hilang. Demikian sharing saya, maaf kalau tidak banyak membantu.

Aku mau sharing saja pengalaman waktu anakku kena cacar air (2 orang, 3 tahun dan 1 th 8 bulan) 3 bulan yang lalu. Untuk orang yang kena cacar air sebaiknya mandi dengan air yang sudah dicampurkan Dettol dan untuk sabun mandinya menggunakan sabun cair Betadin. Kemudian setelah mandi, pada bagian yang terkena cacar air dioleskan sales Nutrimois (dari CNI) (setiap habis mandi), ditanggung tidak meninggalkan bekas. Bedak salicyl bisa digunakan untuk menolong kalau anak tersebut merasa gatal dan sudah mulai garuk-garuk cacarnya

Cacar Air:

Cacar air atau varicela adalah penyakit infeksi virus yang sangat menular. Merupakan penyakit yang umum diderita pada masa anak-anak tetapi bisa menyerang semua orang, semua umur didalam institusi seperti sekolah, pondok pesantren dan asrama tentara dimana hubungan satu sama lain sangat dekat, penyakit ini akan mudah sekali menular. Setelah anda terkena cacar air satu kali, maka anda tidak akan terserang lagi. Tetapi virusnya sendiri mungkin masih diam menetap didalam tubuh dan akan muncul kembali bertahun-tahun kemudian sebagai penyakit ruam syaraf.

Gejala-gejala
:

Demam, tenggorokan sakit dan pusing mendahului ruam kulit. Muncul titik merah di kulit pertama kali di dada, kemudian menyebar kemuka, perut, punggung dan paha setelah beberapa hari. Titik tersebut berubah menjadi lepuhan kecil-kecil, kemudian mongering menjadi krusta, yang akhirnya akan hilang sendiri. Sangat gatal.

Komplikasi
Infeksi bakteri yang lain. Pneumonia (infeksi paru-paru), komplikasi yang jarang terjadi pada anak-anak tetapi sering terjadi pada dewasa. Ensefalitis/peradangan otak, pada kasus yang jarang.

Penyebab
Infeksi oleh virus varicella-zoster. Penyakit ini menular mulai saat sebelum munculnya gatal-gatal sampai saat krusta yang terakhir. Penularan bisa lewat cairan hidung/mulut (lewat batuk/bersin) dan cairan lepuhan (lewat kontak langsung).

Yang dapat anda lakukan
Tinggal terus di rumah sampai penyakit tidak lagi menular misal satu minggu setelah krusta hilang sendiri. Minum obat anti-demam/panas.  jangan menggaruk/mengelupas krusta karena akan menimbulkan jaringan parut. Periksa dokter bila diagnosa kurang jelas.

Tindakan dokter anda
Memastikan diagnosa. Mengobati dengan tablet anti-virus, yang akan efektif bila dimulai dalam 24 jam setelah timbul gatal-gatal. Mengobati komplikasi, bila perlu [End]

Anakku 2 bulanan lalu kena cacar air, umur dia 2 tahun kurang 1 bulan saat itu obat yang dikasih racikan sama dokter biasanya mengandung zovirax (cmiiw) puyernya biru, itu memang anti virus, minumnya sehari 5x dan sampai habis, yah kalau soal obat kita mengikuti yang diresepkan dokter ya mba ?!? Salepnya juga clinovir, diolesi sehari 5 x juga. Memang kalau anak batita/balita masih susah dikasih tahu jangan digaruk, kemarin anakku juga suka diam-diam menggaruk, tapi ya kita juga harus memperhatikan terus karena air cacarnya bisa menular baik ke orang lain atau ke bagian lain tubuh si anak yang bersangkutan. Untuk perawatan khusus tidak ada, karena dokter (Harapan Kita) tidak melarang mandi, asal badan anaknya tidak lagi demam. Alhamdulillah anakku memang tidak demam, aktifitasnya pun seperti biasa, ya aku ambil jalan tengah saja, yaitu dielap pelan-pelan supaya kulitnya juga bersih. Bedak juga tidak aku kasih. Hari ke tiga sudah aku mandikan, pelan-pelan menyabuninnya, pakai sabun antiseptic betadine karena menurutku supaya kulitnya makin bersih saja biar kuman pada cepat mati. Untuk info tambahan, walaupun anaknya sudah sembuh, cacarnya sudah kering/hilang, tapi virusnya masih aktif untuk menularkan orang lain sampai 2 minggu sejak pertama si anak keluar cacarnya demikian yang dikatakan si dokter Semoga cepet sembuh ya [Fnt]

Mbak waktu anakku kena cacar air malahan dokternya bilang boleh mandi, tapi kalau badannya agak panas, pakai air hangat saja. Tidak apa-apa. Kalau cacar air itu di dalam mulut juga ada mbak, jadi otomatis selera makannya jadi berkurang. Tapi selama anaknya mau minum susu atau air putih tidak apa-apa. Pengalamanku paling 4 hari ya anaknya akan jadi agak rewel , soalnya badannya jadi gatal mbak. Kalau dapat obat dari dokter, dan ada salepnya juga, paling hari ke 4 sudah mulai kering mbak (di ujung bentolnya sudah kelihatan hitam, itu tandanya sudah mulai kering), dan rajin rajin saja dibedaki mbak, biasanya bedak salicyl yang di kasih dokter. Demikianlah mbak pengalaman dari saya [Prsk]

Aku masih menyimpan file tentang cacar air pada anak-anak, dulu waktu anakku umur 9 bulan pernah kena cacar air ini, selama seminggu tidak mandi-mandi, paling di waslap itupun bukan di lap begitu tapi hanya di tetel-tetel, supaya tidak terlalu lengket keringatan saja badannya, Kalau jus pepaya tidak mau, coba dengan buah yang lain jeruk atau buah pir (kebetulan dulu anakku suka buah pir, selain segar juga mengurangi panas dalam) [RG]

Kalau anakku dulu tidak diberi obat minum apapun dari dokter, hanya obat untuk kulit semacam bedak cair, katanya supaya bentol-bentolnya tidak terlalu gatal. Dua minggu kemudian disuruh kembali lagi buat diperiksa, demam tidak, matanya juga disenter, denyutnya juga diperiksa, pemeriksaan rutinlah terus dibilang sudah beres tidak ada masalah. Aku tambah yakin bahwa cara ini sudah benar sebab dari milis sehat aku tahu kalau virus itu tidak bisa diobati dengan obat dari luar, harus antibodi tubuh sendiri yang melawan. Sering kejadian dokter sedikit-sedikit meresepkan antibiotik, mungkin karena ada komisi setiap kali membuka resep. Soalnya setiap ke dokter saya selalu lihat paling sedikit dua orang sales obat menunggu di ruang tunggu dan dari salah satu teman yang kerja sebagai sales obat aku tahu kalau pembagian komisi yang diperoleh cukup memuaskan jauh lebih besar dari komisi barang konsumsi. Aku pribadi cenderung membiarkan saja anakku tanpa obat-obatan kalau tahu dengan pasti itu disebabkan oleh virus, misalnya flu, aku tidak kasih flu shot, biarkan saja dia meler kupikir dengan begitu imunitas tubuhnya kelak akan lebih tangguh menghadapi flu berikutnya, jangan kena angin sedikit langsung pilek Begitu juga dengan cacar air, aku malah senang dia sudah kena sekarang artinya dia sudah punya kekebalan kalau nanti waktunya sekolah dan ada temen sekolah yang kena cacar air. Iparku malah menyuruh anaknya main ke rumah teman yang dia tahu anaknya lagi kena cacar air, besoknya si anak langsung kena cacar air juga hahaha. Katanya cacar air kalau diderita saat sudah lebih tua rasanya lebih tidak enak daripada saat masih kecil, tidak tahu benar apa tidak [Irm]

Alhamdulillah kondisi anakku semakin membaik, cacarnya sudah mulai mengering. Tapi sehari setelah sakit aktifitasnya kembali normal, ya lari-lari, main-main, tidak bisa diam pokoknya! Makannyapun alhamdulillah tidak masalah, bahkan kalau lagi sakit cenderung jadi doyan makan seperti ayahnya. Terus jus papayapun habis semangkok (ini yang penting juga supaya pupnya tidak susah) [Wwd]

17-07-2006 21:53:29

Comments

  1. Haidar Rafi Sulistiono says:

    wah info ini bagus banget terima kasih

  2. Assalamualaikum, bu bagaimana penanan istri yang mau melahirkan tapi kena penyakit cacar air< apakah ada pengerunya terhadap anak?dan apa obatnya?

  3. Terima kasih atas informasinya yang sangat bermanfaat. :)

  4. trim’s sharing pengalamannya, saya jadi paham treatmentnya

  5. Thank’s untuk infonya ya…..sangat berguna dan membantu……Bless U All

  6. bunda, mau tanya…anakku umur 1.5tahun, anak ku kena cacar ular, beberapa bulan yg lalu dah pernah kena cacar air biasa, sekarang kena lagi…kira2 obatnya apa ya? biar, lukanya ga makin lebar, dan cepet kering…kasian liatnya…:(, sebelumya makasih ya :)

  7. thanks ya mbak atas infonya

  8. wah bagus sekali ya info nya
    trms

  9. mau share ni mbak,aku rio 25 thn aku baru tau kalo orang dewasa juga bisa terinfeksi cacar air ya,,sblum nya keponakan ku 8 thn udah kena cacar air dan skrg sdh sembuh tapi knp menular nya setelah diya sembuh sdh 2 mggu,pengen tanya mbak,obat nya buat orang dewasa itu apa mbak,,,dan apa bener ga boleh kena air dan angin ya,,,????

  10. saya baru kena nih cacar air.. sudah dari 4 hari lalu demam rasa nya ini kepala sakit bgt.. bdn sakit tenggorokan juga sakit.. stlh hari ke 3 mulai deh muncul bentol’ begitu.. hari ni makin byk di muka n badan saya,, kira2 brp hari yah.. bsa ilang gatal nya? menderita bgt nih…

  11. Rahmah Diiny says:

    Trims ya mba,, atas info nya..
    Berguna bngt bagi saya….

  12. selfi tempoh says:

    hai mba, aku mo tanya suamiku umur 27 tahun mengalami cacar air. Kira kira boleh nda mandi ?

  13. wah bagus sekali infonya…
    thankx yaa..

  14. apa obat gatal untuk cacar air yang manjur dan membuat cepat kering ? 

  15. thanks infonya,,,,, hmmmm inget cni,,,mmg ok,,, zovyrax ta ingt tuh nmnya

  16. ANAKU UMUR 5THN 9 BULAN SUDAH TIGA HARI MENGALAMI SAKIT CACAR AIR,ANEHNYA KALO CACARNYA PECAH JADI BOROK BESAR DAN HITAM KIRA-KIRA ADA TIPS UNTUK PENGOBATANNYA

  17. Trima kasih buat info2nya mom

  18. thank you ya nie bisa untuk gua contoh

    arrigatoo

You might also likeclose
Dunia-Ibu.org located at Cilandak , Jakarta, Indonesia . Reviewed by 39 customers rated: 9.1 / 10