Eksim Dan Gatal-Gatal

Anakku punya problem gatal-gatal, kata dokter itu eksim dan tak bisa sembuh..

eksim dan gatal-gatalTanya:

Anakku yang kelas 6 SD punya problem. 3 bulan terakhir ini dia menderita gatal-gatal disekitar kaki (dibalik lutut), siku, bahkan sempat menyerang wajah, kasihan sekali lihatnya. Aku bawa ke dokter kulit di St Carolus. dapat obat, bukannya sembuh, malah tambah jadi, wajahnya sampai merah bengkak. Aku bawa lagi kedokter itu juga, sambil minta keterangan takut salah obat. Menurut dokter ini kasus lain dengan saat datang pertama. ya oke, dikasih obat lagi, diminum dan juga dioles (salep).

Menurut dokter, ini eksim, tak bisa sembuh, pasti setiap kali stress, akan kumat, stress??? aku bingung apakah anakku stress berat? sambil koreksi diri aku jadi banyak bicara sama anakku, khawatir ada stress benar yang ada dalam pikirannya. subyektif, penilaian aku saja, dia tidak punya problem serius, selain dia sibuk menyiapkan diri menjelang puber. Seperti dia bilang “tahun depan aku harus punya deodorant bu!” kubilang oke, seperti kakak juga kan?! kusebut kakaknya yang sudah kelas 2 SMA, artinya sudah melewati pubernya, oke-oke saja, kuceritakan juga sama dia bahwa puber itu hal biasa, setiap orang akan meengalaminya.(dia rupanya baru dapat ceramah soal persiapan pubertas di sekolah) Well, kuteruskan mengobati gatal-gatalnya, hasilnya, 2 hari sembuh, seminggu kumat lagi, diobati lagi, sembuh, kumat lagi begitu seterusnya sampai obat dan salepnya habis hari ini aku bingung, kenapa tidak sembuh juga. Apakah ada Moms disini yang pernah punya problem sama? Waktu wajah anakku terserang, disekolah sempat di isolasi, tinggal diruang UKS, karena mungkin gurunya takut kenapa-napa. Aku berniat menemui dokter yang sama lagi, sekaligus juga mau mencari second opinion, tapi tidak tahu musti kemana? please share kalau ada yang punya pengalaman sama. Pernah dengar soal makan daging ular? apakah ini alternatif baik? terimakasih atas perhatian sebelumnya, [ftm]

Jawab:

Kalau kata dokter tiap stress muncul, aritnya neurodematitis yah? Suamiku juga begitu, memang tidak bisa sembuh. Tiap sembuh sedikit, banyak pikiran kumat lagi. Manifestasinya ada yang eksim, ada yang rontok rambutnya (suami temanku malah yang botak itu kakinya) Kalau memang alergi, coba konsul ke dokter Aries di OMC, beliau ini ahli alergi. O ya Kalau aku gatal-gatal model begini ketika lagi hamil. Kata dokter karena perubahan hormon, mungkin itu juga yang dialami anak mbak. Maaf tidak banyak membantu [DH]

Mbak, maaf aku tidak bisa kasih masukkan banyak, Cuma bisa kasih alternative dokter saja mbak, adalagi spesialis alergi Prof. Karnen di RSPI (sudah tua sekali, kadang digantikan sama anaknya), hanya obat-obatannya suka yang agak mahal, sama cuma mau kasih tahu saja, masalah kulit harus hati-hati sekali antara eksim alergi sama jamur. Soalnya biasanya di salep-salep itu alergi itu kortikosteroid kalau dikasih di kulit yang sebetulnya terinfeksi jamur, dia akan semakin memupuk. Walaupun sepertinya menghilang pada awalnya, tapi sebetulnya dia semakin memperluas area gatal-gatalnya jadi tidak sembuh-sembuh. Jadi benar-benar menunggu dokternya kasih masukkan ya, kalau perlu second opinion aku juga begitu, kalau dulu aku sempat dikerik untuk menentukan sebuah bentuk gatal-gatal itu jamur atau alergi betulan, jadi ada hasil lab-nya, semoga membantu ya mbak [NMY]

Mbak, aku dulu juga eksim di paha belakang, mulainya dari SD (lupa kelas berapa) sampai aku lulus SMP, kadang ada kadang hilang. Wah dulu waktu lagi parah-parahnya eksimku sampai tidak bisa lagi disalep karena berair. Jadi harus dikompres pakai betadine sampai mongering baru terus disalep. Tapi setelah diberi salep juga tidak menjamin tidak akan digaruk, karena kalau sudah tidak tahan gatalnya yaa digaruk terus sampai puas. Aku sudah coba macam-macam salep, antihistamin dan kortikosteroid, pantang makanan dan lain-lain tapi yaa tidak mempan juga. Sembuh sebentar beberapa bulan kambuh lagi. Aku sampai stress setiap pelajaran olah raga, secara harus pakai celana pendek sementara paha belakangku aduhai tampaknya.. Begitu aku masuk SMA eksimnya hilang, tidak pernah kambuh lagi sampai sekarang. Tapi bekasnya sampai sekarang masih kelihatan samara-samar, kebayang-lah dulu kayak apa “luka”nya kulitku kalau sekarang bekasnya saja masih ada. Kalau ditanya apa aku dulu aku stress, perasaanku dulu aku tidak stress. Tapi kalau dilihat eksimnya bisa sembuh begitu saja tanpa obat apa pun, mungkin juga aku stress, tapi akunya tidak sadar. Waktu SMA aku mulai banyak kegiatan, banyak main, jadi tidak kepikir lagi mau garuk-garuk, sementara waktu SD dan SMP aku anak manis (hihihi), kegiatannya cuma sekolah dan les, tapi mungkin (ini cuma analisis psikologi pendek ala aku) di pikiranku sebetulnya aku ingin seperti teman-temanku ikut klub olahraga, drum band, dll — dulu aku hampir tidak boleh ikut apa-apa selain yang diwajibkan sekolah karena ibuku takut nilai-nilaiku turun … :(. Aku sempat berpikir, mungkin kegiatan garuk-menggaruk ini mirip dengan kegiatan ‘buruk’ lain seperti gigit-gigit kuku, tarik-tarik rambut sampai yang ekstrim melukai diri (cutting), karena memang rasanya puas begitu kalau sudah garuk-menggaruk. Alhamdulillah sekarang aku sudah bebas dari segala bentuk eksim & garuk menggaruk. Jadi kalau anak mbak dibilang stress, bisa iya atau tidak. Mungkin cukup susah buat kita yang awam untuk menilainya karena seperti aku dulu, rasanya aku baik-baik saja, tidak stress, tapi nyatanya eksim terus :). Barangkali bisa dicoba konsul ke psikolog untuk memastikan ..semoga membantu ya mbak .. salam [Nn]

Putri saya juga penderita dermatitis atopic (eksim) dan sekarang ini lagi kumat..hiks! sama seperti anak mbak yang paling parah itu di lutut belakang..walah sampai lecet di garuk. Sebaiknya cari tahu dulu mbak penyebabnya, kalau anakku (3 tahun) pencetusnya ya debu..walah pokoknya kalau sudah mulai seharian diluar ruangan yang berdebu pasti pulangnya garuk sana sini. Waktu itu sempat ke dokter kulit dan memang dokter kulitnya sudah kasih tahu itu dermatitis atopic, kulitnya dia kering sekali sampai dokternya geleng-geleng kepala karena memang pas ke dokter lagi parah-parahnya sama dokternya di kasih resep antihistamin sirup. Stress bisa jadi pencetus eksim, suamiku juga berbakat alergi eksim, timbulnya kalau di kantor lagi banyak kerjaan. Saran dokternya¬† hindari pencetusnya terus kalau mulai berkeringat basuh dengan handuk basah dan keringkan dan tidak boleh lepas dari pelembab, pakai sabun yang ph balance (aku pakai sebamed baby) terus jangan pakai bedak, atau sabun antiseptic karena akan membuat kulit kering dan makin asyik menggaruk. Karena anak mbak sudah lebih besar, lebih baik suruh mandi setiap badannya berkeringat, terus berikan pelembab di daerah eksimnya, karena kalau si eksim itu kering makin gatal rasanya mbak. Kemungkinan juga ada hubungan antara hormon kali ya…secara anak abg hormonnya sedang berkembang (cmiiw!) Katanya daging biawak atau ular bisa menghilangkan gatal-gatal, tapi aku rasanya tidak tega ya anakku makan begitu hiiiyyy….terbayang-bayang saja…hehehehehe..padahal sapa tahu enak ya! semoga membantu [Rn]

Betul, makan daging ular bisa mengurangi sakit kulit. Baru-baru ini saja, ada temanku yang ayahnya mengalami sakit kulit, telapak kakinya pecah-pecah seperti pecahan sawah yang kering dan rasanya perih-perih gatal serta keluar air dan darah jika sudah perih sekali. Terus, atas advice saudaranya, temanku pergi ke resto ular yang di Mampang Prapatan (di kaca restonya ada gambar ular cobra; kalau dari Mampang menuju Tendean / Tarakanita / Blok M, maka posisinya di sebrang ACC atau kalau dari arah Blok M menuju Mampang Prapatan, resto ular tersebut terletak setelah ayam goreng Ibu Suharti, show room BMW. Restonya kecil dan letaknya sedikit agak nyempil ke dalam, dari luar tidak terlalu terang tapi kalau sudah masuk ke dalam, terang benderang). Disana ada di jual sop ular dan daging ular yang dikeringkan kemudian dikemas dalam bentuk kapsul sebagai obat sakit kulit. Ketika teman saya, datang kesana, memang awalnya membayangkan ada showcase yang ular-ularnya meliuk-liuk dan besar-besar jadi agak seram, begitu. Tapi kenyataannya tidak,  restonya bersih, terang dan temanku mendapatkan penjelasan yang baik. Temanku sempat makan sop ular dan menurut dia, dagingnya lembut sekali dalam potongan-potongan yang kecil-kecil. Nah, kemudian dia beli 2 mangkok sop untuk ayahnya dan kapsul atas advice pemilik restonya. Telapak kaki ayahnya sembuh setelah 2 kali beli obat kesana. Demikian sharingnya .. semoga bisa membantu ya [Rsm]

Terimakasih atas sharingnya. Sangat berguna sekali sepertinya aku punya PR baru, secara anakku bisa jadi betul stress, eksim atau jamuran. Sepertinya beberapa hari ini kantorku akan pindah kekamar anakku, biar dapur di handel para asisten. Tadi malam anakku menghadap aku, Ibunya yang lagi membuat kue, dengan muka merah dan tersedu-sedu, aku peluk dan kutanya “ada apa?”, ternyata dia punya PR selama liburan yang belum dikerjakan, padahal pagi ini mulai sekolah, ddduhh ada-ada saja, baru cerita sekarang. Oke kubantu cari, tidak ketemu juga. Yang jadi masalah, PR-nya seperti apa dia lupa, yang jelas berlembar-lembar untuk mengisi liburan hmmm, jangan-jangan ini sumber stressnya, karena sambil menangis dia bilang “Ibu..aku ini pecundang”..haaa.pecundang, bahasa mana lagi ini???……
“siapa bilang kamu pecundang?”
“aku sendiri”
“eits, lupakan kata pecundang itu…ayu, kita cari lagi PR-nya”
pokoknya malam tadi bongkar-bongkar dirumah nyari PR anakku, putus asa, tidak ketemu. Aku sudah hampir saja telpon ibu temannya, tiba-tiba Bapaknya turun tangan, ikut mencari sambil ngedumel marah karena PR dari bulan Ramadhan baru heboh sekarang..ajaib, ketemu!!!……gembiralah anakku. Pagi tadi dia bangun, mandi dan shalat subuh, sedih aku melihat siku dan paha belakangnya eksiman, seragam sekolahnya tak cukup panjang menutupinya. Semoga tidak jadi bahan ledekan teman-temannya. Terimakasih untuk membaca curhatku. Salam manis [Fth]

Aku lagi kena serangan gatal-gatal seluruh tubuh, awalnya aku bingung ini alergi apa jamur. Aku terus coba cari info di internet, aku simpulkan ini jamur, aku langsung merasa jorok sekali bisa jamuran,  ternyata jamuran itu tidak ada hubungannya sama kotor ya , baru tahu setelah aku ingat-ingat memang setahun sekali pasti aku kena seperti ini walau baru sekali ini yang hampir seluruh tubuh merah dan gatal setelah research internet aku juga baru tahu kalau orang yang diabetes jauh lebih mudah kena jamur, gula-ku memang tinggi walau belum di vonis diabetes, semoga berguna [DRS]

Mbak DRS, terus diobati apa kalau lagi kena serangan seperti itu? Kalau aku problemnya berulang tiap bulan, setiap datang bulan, pasti gatal-gatal tidak karuan, terutama paha dan betis, kalau lagi sadar ditahan-tahan tidak digaruk, tapi kalau lagi tidur waduh…nah ketika mandi pagi baru terasa perih-perih bekas garukannya, kata ginekolog-ku itu hormonal aku tidak mau minum incidal, ctm atau sejenisnya, soalnya mengantuk iya, menggaruk-nya jalan terus, bekas garukan bulan lalu belum baik, sudah ada luka baru, jadi burik deh :((. Dulu kata mamahku aku termasuk yang punya darah manis, apa maksudnya bakat/turunan diabetes itu ya ? karena eyang uti-ku dulu meninggal karena diabetes. Sekarang antisipasi-nya paling aku lebih sering pakai body lotion saja dan banyak-banyak minum air putih, teh-nya aku ganti jadi teh hijau (eh, pengaruh tidak ya?) supaya kulit tidak kering, jadi gatal-gatalnya berkurang, yaahh yang penting usaha he…he…[Dy]

Ternyata aku sok tahu, setelah 2 hari tidak berkurang gatalnya aku ke dokter, dia bilang alergi. Setelah aku ingat-ingat aku memang habis makan gulai kambing banyak sekali, ternyata itu penyebabnya, padahal sebelum ini makan daging kambing baik-baik saja [DRS]

Sama, aku juga alergi kambing, ketahuannya dari 2 tahun yang lalu sehabis lebaran. Tapi bukan gatal-gatal melainkan badan sakit seperti rematik, solusinya? Yaaa..tidak makan daging kambing. Terus mbak, kalau aku ternyata memang sekeluarga bakat alergi di kulit, pokoknya efeknya kulit jadi cepat kering dan gatal. Dan yang membuat aku sedih salah satu bahan yang menjadi alergiku ternyata parfum, Jadi kalau pakai body lotion harus yang non parfum, kalau sabun mandi pakai yang sabun mandi bayi. Untuk lotionnya coba Decubal. Alhamdulillah lumayan cepat mengatasi kekeringan, belinya di apotik-apotik [NMY]

Comments

  1. Nama obatnya CTM . Ada di apotik atau warung2 obat … Manjurrr bgt

  2. Coba deh pake salep Apolar-N sama pake produk sebamed ( hydrating body lotion sm liquid foam body&face nya). Jd di bagian yg gatal diolesin aja, it works!

  3. aang kurnia says:

    exsim biasa dibarengi dengan asma.penyembuhan minum air putih sehari 3 liter,hindari makanan instan seperti mie,makanan yang diawetkan.pengobatan pakelah salp anti biotik sesuai anjuran minimal 4 jam sekali dioles nya,dengan cara diurut sampai masuk pori2 kulit.insya allah eksim akan sembuh dan asma pun akan hilang.asli gak bohong

  4. Dulu saya juga sempat terkena eksim di kaki bahkan sangat parah stiap hari mengeluarkan nanah dan gatal nya pun gak ketolongan saya sudah mencoba dengan saleb apa pun tetapi tidak mempan suatu hari ada yg menganjur kan memakan sate bekicot yg lebih di kenal keong racun,akhir nya aq mencoba nya dengan membuat sate bekicot dalam 3 hari aq memakan sate bekicot akhir nya smua eksim saya kering dan hilang total.

  5. kira2 apa ya obat exim basah kambuhan,,,,pdhal dri kecil gak pernah kena,,,,baru 2 th sejak aku kerja jd mekanik…..sembuh….ntar 3 bln kambuh lg,,,,,pdhal aku dah jaga kebersihan badan dll….

  6. Wah, ternyata banyak juga ya yang kena eksim dan menderita gatal2 kayak saya T.T saya alergi panas dan sabun selain sabun bayi. tapi nggak tau sekarang kenapa malah kambuh lagi (dulu nggak gitu banyak) dan menyebar kemana2 padahal saya jarang panas2an dan pake sabun sembarangan. terus rajin kasi losion pula. dikasi obat inerson sama aja, tetep kambuh lagi.
    dibilang karena stress ya bisa jadi. penyakitnya ini aja bikin stress, gimana mau bebas stress. tapi saran saya, meski rasanya asyik, tapi jangan pernah menggaruknya karena bisa bikin eksim makin parah. kalo ada yang tau salep lain yang lebih ampuh (atau obat lain) yang bisa ngilangin/meredakan eksim, tolong infonya ya.
    penyakit ini mengganggu penampilan sekali! T.T khususnya buat para cewek.

    salam, Raisa.

  7. saya lgy hamil 2 bln,sya kena exim di bagian slangkangan…biyasany sih pake salep pi kang shuang…n cocok.tpi skrng sya lgy hamil.sya takut ngefek pd janin saya…apa yg harus sya lakukan.apakah pi kang shuang aman buat ibu hamil?

  8. syamsudin says:

    kalau memang memang salah satu pencetus penyakit tsb dari diabetes.
    bagaimana kira2 kita perbanyak makan makanan yg agak pahit2

You might also likeclose
Dunia-Ibu.org located at Cilandak , Jakarta, Indonesia . Reviewed by 39 customers rated: 9.1 / 10