Kesehatan Reproduksi

Pentingnya Menjaga Kesehatan Reproduksi

Kesehatan reproduksi kini menjadi topic yang hangat diperbincangkan. Semakin majunya perkembangan teknologi, semakin berkembangnya gaya hidup, berefek pada kesehatan reproduksi. Dulu masalah kesehatan reproduksi hanya merupakan bagian wanita saja, namun kini kaum pria mulai menyadari bahwa pria juga harus menjaga kesehatan reproduksi, memperhatikan kesehatan reproduksi. Jika dulu hampir semua wanita berada dalam kondisi sehat dan siap melahirkan setelah menikah, kini didapati semakin banyak wanita yang sulit mendapatkan keturunan atau sulit hamil. Karena itu, masalah kesehatan reproduksi semakin menarik perhatian banyak orang.

Berbagai lembaga dan juga rumah sakit mulai sering mengadakan penyuluhan mengenai kesehatan reproduksi.

Kesehatan reproduksi bagi wanita dan juga kesehatan reproduksi bagi pria harus  terus disosialisasikan. Banyak anggapan bahwa jika seorang wanita setelah menikah tidak segera memiliki anak, maka wanita tersebut dianggap mandul, padahal hal tersebut tidak selamanya benar karena mungkin saja penyebabnya juga dari pihak pria.

Beberapa informasi umum mengenai kesehatan reproduksi yaitu menjaga pola hidup yangs sehat dan seimbang. Prinsipnya sebenarnya sudah umum dan sangat biasa, yaitu makan makanan bergizi, cukup sayur dan buah – buahan, berolah raga secara teratur, minimal dua kali dalam seminggu, cukup istirahat, menjauhi rokok dan minuman keras, serta tidak melakukan seks bebas. Informasi tersebut memang sudah umum dimengerti oleh masyarakat. Yang jadi pertanyaannya adalh apakah kita sudah menjalankannya, apakah kita sudah mematuhinya.

Kesehatan Reproduksi Juga Penting Bagi Pria

Bagi sebagian besar pria, hingga saat ini masih menganggap bahwa kesehatan reproduksi masih merupakan urusan wanita. Coba perhatikan banyak sekali wanita yang rutin melakukan pap smear, namun jarang pria yang mau melakukan cek kesehatan reproduksi di dokter. Jika wanita sangat menjaga pola hidupnya, banyak sekali pria yang tetap merokok bahkan di dekat istrinya dan keluarganya. Padahal kita semua paham bahaya rokok terhadap kesehatan reproduksi.

Perokok akan membawa zat – zat yang terkandung dalam rokok ke dalam tubuhnya, yang akan menempel di kulit, baju dan semua yang dia sentuh. Dan ini tentu akan berefek ke keluarga dan juga pasangannya dalam hal ini istrinya. Mungkin sang istri sudah berusaha menjaga kesehatan reproduksi namun suaminya tidak menjaga kesehatan reproduksi.

Menjaga kesehatan reproduksi memang harus dilakukan simultan baik pria dan juga wanita, karena memiliki anak juga merupakan keputusan yang diambil berdua.

You might also likeclose
Dunia-Ibu.org located at Cilandak , Jakarta, Indonesia . Reviewed by 39 customers rated: 9.1 / 10