Kram

Tindakan yang harus dilakukan pada saat betis kram

Tanya:

Terima kasih untuk semua Ibu yang sudah menanggapi, Jadi intinya kalau betis kita kram, tindakan pertama yang perlu dilakukan adalah membangunkan suami untuk nolongin kita, berikut rangkumannya [WRM]

Jawab:

Biasanya kalau menggeliatnya terlalu kuat. Tindakan yang saya lakukan, biasanya teriak panggil suami, terus, nanti telapak kaki diposisikan tegak-datar berulang-ulang (maaf, saya tidak bisa mendeskripsikan dengan baik) biar betisnya kencang-kendur dan akhirnya kondisi bisa normal lagi [Nn]

Kemarin saya mengalami seperti ini juga, mana dirumah cuma saya bertiga dengan anak, jadi tidak ada yang bisa menolong untuk memijat biar tidak kram, akhirnya saya kasih saja counterpain, alhamdulillah ampuh lho [AM]

Kalau saya sering, kramnya itu tengah malam lagi. Sakitnya lumayan suami sampai hapal kalau saya kram begini. Ini disebabkan kurangnya asupan oksigen dalam tubuh karena kecapekan. Kalau untuk saya dilarang sekali untuk melakukan peregangan pada saat tiduran, kalau orang sunda bilangnya ngulet atau guliat. Mungkin karena saya juga punya varises di kaki kali ya, makanya kalau sedang terasa capek terutama dikaki, seringnya tiduran sambil menggantung kaki di dinding. Pokoknya posisi kaki lebih tinggi dari tubuh kita [Aln]

Mbak, kok sama dengan saya ya, saya jgua sering mengalami waktu lagi tidur, tiba-tiba betis saya kram, sakitnya tidak karuan, padahal saya kalau tidur bisa dibilang anteng (tidak lasak, tidak menggeiat, tetap pada posisi yang sama hingga sekian jam atau hingga bangun lagi). Biasanya kalau tiba-tiba kram tengah malam, saya hanya mengaduh kesakitan, terus otomatis suami terbangun. Biasanya reflek ya waktu kesakitan, maunya saya itu mengangkat kaki, nanti sama suami diluruskan pelan-pelan dan diolesi counterpain. Kadang-kadang sakitnya sampai pagi masih terasa sedikit. Penyebabnya saya tidak tahu, soalnya saya tidak bisa menandai, kalau malamnya kram kegiatan siang hari sebelumnya apa saja. Mestinya saya buat record ya. Apalagi dulu waktu saya masih rajin ikut body languange, lebih sering lho kramnya, terkadang di betis, terkadang di jari-jari kaki [An]

Sepertinya mbak kurang calcium dan vitamin untuk memperlambat pembentukkan penggumpalan darah dan otot, karena saya dulu sering mengalami hal yang sama, alhamdulillah sekarang tidak pernah lagi [Lp]

Saya pernah beberapa kali kram, yang pertama karena seharian kerja pakai sepatu tumit tinggi, padahal sebelumnya tidak pernah sama sekali. Hasilnya malam itu kram, sama mas saya dipijit, ditekan telapaknya terus pernah juga waktu hamilm jadi kemungkinan karena beban berat dikaki atau kaki terlalu tegang [Ern]

Saya juga suka kram, meski tidak sering. Kalau dulu (sebelum menikah) seringnya kram (jari kaki) kalau lagi berenang. Waktu hamil juga kadang suka kram jari kaki., biasanya kumat kalau lagi jalan kaki dalam waktu yang agak lama. Tapi waktu hamil ketiga ini., sekitar 2 minggu yang lalu. Waktu malam saya ‘mulet’ tiba2 betis kram., aduuuuhhh sakitnya. Padahal hamil-hamil sebelumnya tidak pernah. Tindakan pertama ya sama seperti ibu yang lain., yaitu teriak panggil suami, tapi bedanya saya sama sekali tidak mau disentuh apalagi dipijit sama suami., habis perasaan malah tambah sakit. Setiap saya ubah posisi (diselonjorin) sakit sekali uratnya seperti ditarik. Jadi ya kakinya saya tekuk terus dan cuma bisa nangis-nangis saja sampai akhirnya hilang sendiri untung tidak begitu lama. Saya juga sudah coba caranya mbak Nn., tapi kok tidak berhasil ya? Atau mungkin kurang lama mencobanya habis sudah tidak tahan sakit sekali. Alhamdulillah cuma sekali itu kejadiannya., sampai sekarang belum mengalami lagi., Sebenarnya tindakan yang benar apa ya kalau lagi kram begitu? [Nv]

Nah ini baru kejadian sama saya, dua malam lalu sama persis, jadi lagi tidur, tahu-tahu betis saya kram, sampai menjerit-jerit saking sakitnya, suami saya langsung pelan-pelan dorong telapak kaki sampai ototnya kendur lagi. Sudah lama juga tidak kumat, tidak tahu kenapa kemarin kumat lagi, yang ada besoknya masih terasa sakitnya jadi jalanpun terpincang-pinjang [Ing]

Kalau habis kram begitu langsung oleskan/urut-urut dengan counterpain supaya besok paginya tidak terlalu sakit, mungkin AC dikamar terlalu dingin bisa jadi penyebab juga, kalau saya lagi hamil hampir tiap malam kram, terutama waktu ngulet, jadi mesti waspada lagi ngulet jangan terlalu heboh, sekedarnya saja [Dn]

Sepertinya dulu sudah pernah di bahas, kalau tidak salah dulu Dn yang Kirim artikelnya, coba cari di arsip. Menurut artikel tersebut kram itu disebabkan karena kekurangan kalsium. Jadi solusinya ya.. konsumsi Kalsiumnya ditambah [Ir]

Saya dulu sering mbak, betul sakit sekali kalau sudah begitu saya langsung loncat dari tempat tidur, berdiri buat saya cukup manjur begitu berdiri tidak lama kemudian sakitnya hilang kalau diajak tetap baring lebih lama sakitnya baru reda.Terutama waktu hamil tua dulu sering juga waktu sebelum menikah. Tidak tahu kenapa ya, sakitnya bisa membuat saya menangis. Rasanya seperti urat kita mendadak jadi kependekan untuk ukuran panjang betis jadinya seperti tertarik mau putus. Kalau tidak salah ada artikel soal ini, katanya kekurangan mineral apa begitu, maaf lupa. Tapi saya hanya mau bilang saja, kalau kejadian begitu mungkin bisa dicoba cara saya. Mbaknya langsung berdiri kalau bisa jalan malah [Irm]

Masalah kram, kalau menurut dsog saya karena kekurangan kalsium. Dulu, saya diajari papa (alm) membaluri betis dengan param bobok (sejenis Param kocok) rasanya hangat, Fungsinya tidak beda sama counterpain mungkin ya [Arn]

31-08-2005 15:57:28

You might also likeclose
Dunia-Ibu.org located at Cilandak , Jakarta, Indonesia . Reviewed by 39 customers rated: 9.1 / 10