Nebulizer

Apa kegunaannya, untuk apa dan bagaimana?

nebulizerTanya:

Dear Ibu semua, Maaf sekali, mungkin ini sudah sering dibahas. Ada teman aku yang barus saja punya bayi tanya tentang Nebulizer itu apa, dan kegunaanya untuk apa dan bagaimana? [AMY]

Jawab:

Mbak AMY, setahuku nebulizer itu alat bantu nafas yang portable, pakai listrik, tapi kalau tidak salah ya, dulu suamiku asmanya sering kumat, nafasnya benar-benar sudah megap-megap, jadinya sering dilarikan ke UGD. terus dokternya sarankan kita beli si nebulizer ini, supaya kalau kumat asmanya bisa ditanggulangi di rumah. obat asmanya (cair dalam bentuk ampul) tinggal dituang ke alatnya, terus colok listriknya, keluar deh uapnya langsung dihirup. alhamdulillah menolong sekali punya alat ini, alhamdulillah juga sudah 8 tahun ini asma suamiku tidak pernah kumat. oh ya berhubung alat ini insya Allah tidak dipakai dalam waktu dekat (kalau bisa selamanya hehe) boleh saja kalau mau pinjam dulu alatku ini, hitung-hitung trial tapi umurnya dah lumayan tua ya mbak 10 tahunan. Jadi pasti modelnya sudah ketinggalan jaman [Dn]

Mbak, aku coba bantu ya, Nebulizer itu gunanya untuk yang punya masalah dengan saluran pernafasan, seperti batuk, pilek, atau asma. Dia lebih bagus dibanding obat oral karena tidak mengendap dalam darah, karena bentuknya uap, jadi efek samping obat sangat kecil. Nebu ini tidak cuma buat asma, buat batuk pilek juga ampuh penggunaannya sama dengan obat oral 3 x sehari, campuran uapnya biasanya juga obat-obat yang memang untuk memperlancar jalan nafas kalau anak yang asma, bisa pakai ventolin yang ampul, bisolvon solution & NaCl dosisnya tergantung berat badan & umur si anak sebaiknya konsul ke dokter biar dosisnya tepat [Ss]

Aku coba bantu sebisanya yaaa, Kakak iparku kan dokter, jadi agak tahu sedikit kebetulan juga anaknya pakai si nebulizer ini. Keponakanku pakai nebulizer untuk terapi asma, atau saat banyak slem di dadanya (susah mengeluarkan slem ini, akibatnya suka sesak) cara bekerjanya dengan penguapan. Jadi, obat-obatnya diracik (berupa cairan), dimasukkan ke tabungnya, lalu dengan bantuan listrik, menghasilkan uap yang dihirup oleh keponakanku (pakai semacam masker oksigen) katanya tidak ada bau apa-apa, jadi rasanya seperti nafas biasa oya keponakanku sekarang berumur 12 tahun. Biasanya sekali penguapan sekitar 15-30 menit selama 7 hari berturut-turut (tergantung kebutuhan). Umumnya terapi nebulizer tersedia di rumah sakit, tapi ya berhubung bapaknya dokter & anaknya juga penderita asma biar tidak repot, kita siapkan di rumah.  Alatnya sendiri
sekitar Rp 600.000,-an (3 bulanan lalu) [Fnt]

Nebulizer itu alat untuk penguapan yang fungsinya untuk keluarkan dahak. Aku punya alatnya Ning. soalnya anak-anakku kata dsa-nya punya bakat asma (ibuku penderita asma) Berhubung kalau lagi batuk selalu ogrok ogrok. dan ada ‘ngik-ngiknya’ dan mereka susah mengeluarkan dahak, maka tiap batuk selalu harus di fisioterapi. Dan ternyata waktu fisioterapi alattnya ya nebulizer itu. Berhubung tiap kali sakit bisa lebih dari 12 kali diuap dan tiap kali di uap habis Rp 50.000,- Setelah dihitung-hitung yah lebih baik beli sendiri [QQ]

Aku punya pengalaman dengan si nebulizer ini. Anakku pernah dua-duanya diterapi pakai nebulizer. Nebulizer dipakai untuk membantu anak mengeluarkan lendir di paru-paru karena (biasanya) batuk. Modelnya seperti pakai masker oksigen, dihubungkan selang dengan suatu alat penguapan, dan diisi dengan cairan obat (dulu anakku bisolvon apaa… gitu). Biasanya setelah di nebulizer terus disinar, terus dipijat/ditepuk-tepuk punggungnya. Kedua anakku beberapa kali diterapi seperti itu. Tapi setelah di konsultasikan ke DSA yang di Yogya, disarankan untuk tidak mudah me-nebulizerkan anak, karena bisa membuat iritasi dan rentan (soalnya dsa-ku pasti kalau batuk langsung sarankan terapi) [Arn]

Menambahi sedikit ya, kata dsa ku, pengobatan lewat nebulizer ini lebih efektif dari obat-obatan minum, karena langsung dihirup masuk ke paru-paru, sehingga dosis yang dibutuhkan pun lebih kecil, otomatis juga lebih aman. Biasanya dipakai untuk anak asma atau yang memang sering batuk pilek berat karena alergi. Kalau batuk pilek biasa yang hanya sekali-sekali saja tidak perlu pakai nebulizer [Rn]

Setahuku nebulizer alat untuk mengencerkan dahak. Alatnya nanti akan mengeluarkan uap dan anak yang sudah pakai masker khusus, menghirup dalam-dalam uap obat. Biasanya buat anak/dewasa yang asma atau dahaknya kental sekali. Kalau sinusitis juga biasanya disarankan untuk pakai alat ini. Biasa ada di dokter atau rumah sakit bagian fisiotherapy. Pengobatan dengan nebulizer ini biasanya atas rekomendasi  dari DSA. Tapi pernah juga sih, aku tidak ke DSA langsung ke sini. Alat ini juga bisa dibeli kalau pemakaiannya sering. Terus biar tidak campur-campur dengan penderita lain, biasanya masker dan selangnya harus bawa sendiri (bisa dibeli di apotik)[Ann]

Yang jelas, pemakaian obatnya harus rekomendasi dokter. soalnya ada obat yang dipakai saat alergi “biasa” seperti batuk-batuk yang menjurus ke asma atau hanya sekedar mengencerkan dahak, ada juga obat yang hanya dipakai saat serangan asma berat misalnya bunyi mengi-nya sudah sangat kuat, dan tarikan nafasnya (dadanya terlihat makin tertarik ke dalam) alias sesak nafas. jadi obatnya sendiri juga beda-beda makanya butuh rekomendasi dokter [NMY]

14-03-2006 09:30:44

Comments

  1. heri purnomo says:

    buk saya mau tanya APA EFEK DARI PENGUNAN VENTOLIN NEBULISER BUAT PENDERITA ASMA? trm tolong di jawab

You might also likeclose
Dunia-Ibu.org located at Cilandak , Jakarta, Indonesia . Reviewed by 39 customers rated: 9.1 / 10