Operasi Sinusitis Dan Paska Operasi

Sinusitisku sudah kronis dan sudah minum antibiotik berkali-kali tapi tak kunjung sembuh. Akhirnya aku putuskan untuk operasi saja. Apakah ada yang pernah mengalami operasi seperti ini?

Tanya:

Sinusitisku sudah kronis, sudah minum antibiotik berkali-kali tapi tak kunjung sembuh. Tadinya masih ingin coba minum obat saja, tapi pagi ini aku sudah tidak tahan sakitnya. Aku sampai tidak konsentrasi mengurus anak-anak, karena kepala dan mukaku terasa sakit sekali. Lambungku juga kemarin sempat bengkak akibat kebanyakan menelan dahak, badanku panas-dingin terus dan gigiku juga sudah mulai sakit. Akhirnya aku putuskan untuk operasi saja. Apakah ada yang pernah mengalami operasi seperti ini? Mohon sharingnya karena aku merasa takut. [Sn]

Jawab:

Kalau dari cerita yang aku dapat, operasi sinusitis memang sangat sakit. Karena hidung kita dimasukkan kain kasa, dan akan semakin sakit jika kasa tersebut ditarik keluar dari hidung. Dari cerita kesaksian yang aku dapatkan, sinusitis bisa dibantu pengobatannya dengan mengkonsumsi ESP secara rutin setiap hari. Tidak perlu lama-lama, karena dalam waktu 1 bulan saja sudah menampakkan hasilnya. [Su]

Ibuku pernah operasi sinusitis, kasihan sekali melihatnya setelah dioperasi, karena banyak sekali tampon (kain kasa) yang dimasukkan ke hidungnya. Harus menyiapkan Pin Tze Huang supaya cepat sembuh lukanya. [In]

Kakakku pernah mencoba metode ghurah (lendir-lendirnya dikeluarkan). Hasilnya lumayan juga, karena lendirnya jadi berkurang. Tapi harus berkala di ghurahnya, paling tidak 6 bulan sekali. [Ay]

Tahun 1999 kakak iparku pernah operasi sinus (karena dia juga sudah tidak bisa menahan sakit dan terlalu banyak dahak/ingus yang tidak bisa keluar). Tapi dia operasi di RS kecil dekat rumah karena dia pikir hanya operasi kecil saja, tapi ternyata (mungkin karena operasinya kurang steril atau mungkin kurang sempurna) setelah itu hidung kakakku selalu bermasalah, akhirnya dia sempat juga dirawat di RS Pertamina, karena dihidungnya ada cairan dan harus disedot. Setelah disedot, dia harus menjalani penyinaran sebanyak 10 kali, dan efeknya membuat rambut rontok dan tidak suka makan (sampai menjadi kurus sekali). Namun setelah menjalani penyinaran dan sampai pada proses pemulihan dia jadi banyak makan, kelihatan lebih muda dan rambut sudah mulai tumbuh lagi. Seluruh keluarga pun menjadi senang dan dia sudah kerja seperti biasa. Masalah muncul lagi, karena tahun 2002 yang lalu dia mulai mengeluh sering pilek dan pusing, serta telinganya juga agak kurang bisa mendengar. Akhirnya dia mendapat rekomendasi ke Dokter spesialis THT yang bagus di Depok. Karena sudah tidak bisa menahan sakitnya, dia berobat ke sana dan disarankan untuk operasi (lagi) pada bulan Mei 2003 di salah satu RS THT di Depok. Setelah operasi yang kedua, kondisi kakakku bukannya membaik tapi sebaliknya, tambah drop dan sering sakit, bahkan dari hidungnya sudah sering mengeluarkan (maaf) darah. karena sudah terlalu kesal akhirnya dia periksa ke RS Gandaria dan berkonsultasi dengan dr. Ruslani, dan menurutnya, di hidung kakakku itu sekarang bukannya terkena sinus lagi, tapi sudah menjadi semacam tumor, dan yang lebih mengagetkan lagi tumor itu sudah menyebar ke leher, pipi dan hampir ke otak. Tapi dokter tersebut juga sudah menyerah, tidak berani melakukan operasi karena taruhannya nyawa, lalu merekomendasikan ke RS Cipto. Setelah tahu kondisinya separah itu, kakakku bertambah ‘down’, sering tidak bisa napas dan susah tidur sampai akhirnya ‘resign’ dari kantornya. Waktu terakhir aku menjenguknya sehabis dibiopsi buat melihat sel tumornya, apakah ganas atau tidaknya dan masih menunggu hasilnya untuk tindakan selanjutnya. Aku hanya mau menyarankan sebaiknya mencari dokter dan rumah sakit yang benar-benar bagus dan bisa dipercaya. Aku do’akan supaya operasinya berjalan lancar. [Amy]

Aku punya teman di klub Yoga (yang masih remaja, mahasiswa tingkat 2) yang punya masalah sinusitis. Awalnya dia ikut yoga karena ada masalah dengan tulang punggungnya dan disarankan untuk yoga oleh dokternya. Beberapa bulan setelah rutin latihan yoga, dia cerita bahwa ada efek lain yang dirasa yaitu sinusitisnya ikut sembuh. [Ml]

Aku sudah pernah operasi sinusitis 2 kali, tahun 1992 dan 2001 di RS Bedah THT – Proklamsi, dengan dr. Hartono Abdurahman. Jenis operasinya pembersihan rongga sinus dari cairan-cairan (pengurasan cairan), disebut Dawo Antrostomi. Yang Tahun 2001:

  • Senin sore, kontrol terakhir ke dokter, periksa darah, lalu pulang
  • Selasa pagi, jam 07.00 datang ke RS, masuk ke kamar untuk persiapan operasi. Jam 09.00 masuk ke ruang operasi, dibius total, keluar jam 09.45. Sampai jam 14.00 masih terasa pusing akibat obat bius.
  • Rabu pagi, pulang
  • Kamis hidung terasa lega dan sudah bisa bekerja lagi.

Ternyata operasi tersebut tidak tuntas karena setelah tahun 1992, aku harus melakukan operasi lagi, namun merupakan operasi kecil yaitu hanya dibuat sayatan pada hidung untuk membuat lubang yang sangat kecil sehingga cairan-cairan /kotoran yang terperangkap di rongga sinus bisa dibuang. Rupanya, cairan itulah yang sering membuat pusing, apalagi jika terjadi infeksi. Biaya operasi tahun 2001 sekitar Rp 3.500.000,- – Rp 4.000.000,- untuk perawatan di kelas 1.

Aku pernah mendengar jenis operasi lain, tapi namanya lupa. Intinya adalah : secara awam: memotong sebagian tertentu dari bagian dalam tulang hidung (dari luar tidak kelihatan) agar aliran cairan lancar mengalir dan tidak terperangkan di rongga sinus. Temanku ada yang disarankan untuk menjalankan operasi ini, tapi tidak berani, soalnya termasuk kategori operasi besar dan risikonya juga lebih besar dari jenis operasi yang aku lakukan. Biaya operasi tahun 2001 sekitar Rp 12.000.000,–an untuk perawatan di kelas 1. Sebagai tambahan, teknologi di bidang kesehatan sekarang sudah semakin maju. Salah satu kemajuannya adalah semakin “nikmat”nya pasien dalam menjalani operasi dan pasca operasi (artinya: sakitnya diminimalisir). Kalau masih ragu, sebaiknya cari ‘second opinion’ saja dengan dokter lain. Yang jelas, kalau bisa rumah sakitnya memang yang sudah biasa melakukan itu. Pilihanku pada RS Proklamasi juga dengan mempertimbangkan karena RS tsb adalah RS spesialis THT. Ada juga RS lain yang spesialisasinya di bidang bedah THT, yaitu di Kebayoran Baru (namanya lupa). Jangan lupa, minta petunjuk juga dari Atas. Semoga sukses dan cepat sembuh. [Wn]

Kalau mau, bisa mencoba pengobatan alternatif di Bandung (aku dapat info dari temenku). Biayanya agak mahal sekali, pengobatan Rp 100.000,- dan obatnya kurang lebih 400 ribu. Anakku juga diduga ada sinusitis (umur 4 tahun) karena hidungnya sering mampet dan tidak bisa bernafas lalu aku bawa berobat (kurang lebih 4 x) ke sana. Alhamdullilah sekarang sembuh hanya saja pantangannya adalah anakku tidak boleh makan nanas.

Ini alamatnya :
Pak Allen
Jl. Halteu Utara no6 (dekat Rajawali)
ph 022 6017765
Bukan bermaksud untuk menakut-nakuti, ada temanku yang operasi sinus tapi malah berakibat fatal dan akhirnya meninggal. Dia dioperasi di RS Mitra Bekasi. Mungkin sebaiknya dicoba dulu pengobatan alternatifnya. [Yn]

Paska Operasi

Akhirnya aku sudah dioperasi sinusitis di Klinik spesialis THT Kebayoran Baru. Alhamdulillah cukup lancar. Waktu dioperasi tidak terasa sakit, hanya saja terasa tidak enak karena hidung harus disumpel & harus bernafas melalui mulut (tapi hanya berlangsung semalam). Aku hampir pingsan ketika sumpelannya diambil, mungkin karena semalaman tidak bisa tidur sama sekali dan aku lagi datang bulan, jadi terlalu banyak kehilangan darah. Akhirnya aku terpaksa menginap 1 malam lagi di RS. Setelah pulang, baru terasa lega sekali. Sekarang tinggal menjaga bagaimana caranya supaya tidak kambuh lagi, karena aku tahu sinusitis mudah sekali kambuh. Terimakasih atas doa dan masukannya [Sn]

Alhamdulillah operasinya berjalan lancar. Kalau Sinta mau, bisa mencoba Bel Air karena menurutku Bel Air ini paling cocok untuk gangguan pernapasan, batuk pilek, sinusitis apalagi asma. Ini mungkin jauh lebih aman daripada mengkonsumsi obat-obatan lainnya. Kalau mau aku bisa mengirimikan brosurnya [Dm]

Selamat atas lancarnya operasi Sinusitis tersebut. Memang yang dimaksudkan sakit adalah waktu mengeluarkan kasanya. Untuk perawatan Sinusitis, seperti yang pernah disebut adalah dengan Elken Spirulina (info produk saya attach). Mengapa Elken Spirulina ini bisa membantu, karena dalam Elken Spirulina mengandung berbagai zat yang bisa membantu penyembuhan tubuh kita dari berbagai penyakit. Dari berbagai testimoni yang didapatkan, ternyata Elken Spirulina ini juga bisa membantu untuk mereka yang Maag, Sinusitis, Diabetes dan penyakit-penyakit lainnya, walaupun dalam penjelasan produk sendiri tidak tertulis, karena produk ini bukan obat. Kalau mau untuk perawatan, bisa mengkonsumsi produk ini secara rutin, termasuk untuk keluarga karena produk ini memang sangat bagus. Kami sekeluarga mengkonsumsi produk ini sudah hampir 4 tahun (sejak tahun 1999), dan yang saya rasakan sendiri adalah Migrain saya sembuh, dan suami saya juga tambah “bergairah. Sedangkan anak-anak saya yang dulunya sering batuk pilek, sekarang sudah sangat jarang sekali. Dulu setiap bulan pasti “dikunjungi” kedua penyakit tersebut. [Su]

14-10-2005 00:10:09

You might also likeclose
Dunia-Ibu.org located at Cilandak , Jakarta, Indonesia . Reviewed by 39 customers rated: 9.1 / 10