Pentingnya pap smear sering tidak disadari oleh banyak wanita.
Padahal pemeriksaan pap smear dapat mendeteksi adanya kanker serviks lebih dini, sehingga kemungkinan kesembuhannya lebih tinggi. Pentingnya pap smear dikarenakan gejala kanker serviks tidak akan bisa terlihat atau dirasakan sebelum kanker ini mencapai stadium terakhir. Gejala yang muncul termasuk pendarahan pada vagina terutama setelah sanggama, nyeri pada panggul, dan keluarnya cairan abnormal dari vagina. Apabila gejala-gejala ini sudah muncul, biasanya kanker serviks sudah menyebar dan sangat sulit disembuhkan. Itu mengapa fakta-fakta mengenai pentingnya pap smear belakangan sangat giat dikampanyekan.
Mengingat betapa pentingnya pap smear, sebaiknya pemeriksaan pap smear dilakukan secara rutin setiap tahun, khususnya bagi wanita yang telah melakukan hubungan seks. Sebaiknya pemeriksaan pap smear dilakukan oleh tenaga medis seperti dokter kandungan atau bidan ahli dengan menggunakan alat yang steril, dan akan jauh lebih baik, jika menggunakan alat pap smear sekali pakai.
Banyak yang belum memahami apa itu pap smear dan apa pentingnya pap smear. Pap Smear secara sederhana adalah pemeriksaan lendir pada mulut rahim. Pap smear bertujuan mendeteksi secara dini kemungkinan adanya kanker leher rahim (cervix), dimana kanker tersebut telah menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada wanita. Kanker servix biasanya menyerang wanita yang berusia antara 25-60 tahun yang aktif secara seksual. Masih banyak wanita yang tidak tahu mengenai pentingnya pap Smear, padahal jika pap smear rutin melakukan, kemungkinan untuk terserang kanker servix menurun hingga 10 – 20% dibandingkan wanita yang tidak pernah melakukan pemeriksaan tersebut. Akibat ketidaktahuan akan pentingnya pap smear, setiap tahun jumlah pasien baru yang menderita kanker leher rahim ini meningkat dan mayoritas sudah dalam stadium terakhir. Selain pengetahuan yang kurang akan pentingnya pap smear, meningkatnya jumlah pasien tersebut disebabkan oleh beberapa hal seperti rasa malu karena pemeriksaan pap smear dilakukan di daerah pribadi. Sebenarnya pasien bisa mengatasinya dengan meminta pemeriksaan pap smear dilakukan oleh dokter wanita. Selain itu, banyak wanita yang mengabaikan keluhan awal kanker leher rahim seperti pendarahan setelah sanggama, nyeri saat buang air, anemia serta keputihan yang tak sembuh-sembuh dan tak merasa perlu melakukan pap smear karena tidak mengerti pentingnya pap smear.
Kini Anda sudah memahami betapa pentingnya pap smear untuk mendeteksi dini kanker leher rahim. Namun, mungkin Anda masih bertanya-tanya mengapa pap smear menjadi jauh lebih penting untuk perempuan yang telah aktif secara seksual. Ini disebabkan karena aktivitas seksual adalah salah satu predisposisi kanker leher rahim. Jika Anda tahu pentingnya pap smear bagi kesehatan Anda, namun Anda masih ragu dengan biayanya – Anda tak perlu terlalu kuatir. Anda bisa melakukan pemeriksaan pap smear baik di Puskesmas maupun rumah sakit yang disubsidi pemerintah dengan kisaran biaya Rp. 50.000 sampai Rp. 75.000 – dan ini tidak mahal karena hanya dilakukan setahun sekali atau jika dibandingkan dengan biaya yang harus Anda keluarkan untuk pengobatan jika Anda positif menderita kanker leher rahim. Nah, sekarang Anda sudah mengerti pentingnya pap smear, bukan? Jadi, mari segera lakukan pap smear.








