Periksa Payudara

Ibu, mau tanya seputar pemeriksaan payudara?

cek payudaraTanya:

Ibu, mau tanya seputar pemeriksaan payudara [Um]

Jawab:

Aku sekarang lagi pengobatan. Tadinya dikira ada kista di payudara, tapi setelah di mamografi dan usg ternyata pembesaran kelenjar di payudara (sebelumnya aku terapi hormon karena ingin punya anak ke dua). Sebelumnya aku periksa di RS Harapan Kita ikut program deteksi dini kanker payudara dan hasilnya bagus. Aku masih penasaran periksa lagi ke dokter bedah payudara di RS Dr Cipto (yang praktek di RS Pondok Indah) tapi karena beliau tinggal di Bogor aku periksa di RS Karya Bhakti. Terus cari opini lain lagi ke dokter Onkologi dr Evert DC Poetiray (praktek di RS Kramat 128 dan di JBC, Jl Dr GSSY Ratulangie no 8 Menteng – Jkt telp 3912527 – 31901041). Aku lebih senang sama beliau karena orangnya baik sekali & komunikatif, walaupun sudah tua. Kalau mau konsultasi daftarnya paling tidak satu bulan sebelumnya. [fen]

Sebaiknya periksa ke dokter untuk di mamografi, karena ada kalanya si benjolan (jika memang benar ada) tidak terdeteksi kalau diraba. Seperti yang aku alami dulu. Sebelum menikah, ada benjolan di payudara kiri (terasa jika dipegang – posisi di bawah puting), begitu ke dokter dan di usg ternyata di sebelah kanan juga ada tapi masih kecil sekali (tidak terdeteksi dengan diraba walau oleh dokternya). Benjolan tersebut adalah tumor jinak. Setelah di operasi aku jadi lebih tenang, dan alhamdulillah setelah melahirkan bisa menyusui anakku. Kalau soal genetik memang katanya kalau ada orang tua yang pernah ada tumor/kanker, biasanya suka menurun ke anak/cucunya (keturunannya). Dulu ibuku ada tumor di indung telur, dan ternyata aku ada di payudara. Aku diperiksa & dioperasi di RS Dharma Nugraha Rawamangun (Tel 470 7433-37), oleh Dr. Wim Panggarbesi. Daftarnya cukup mudah, kita datang ketika beliau praktek dan tinggal antri. Menurutku beliau orangnya komunikatif dan kocak, membuat pasien yang takut menjadi lebih tenang. [wwd]

Dua tahun selepas saya memberikan ASI kepada anakku yang paling kecil (sekarang umur 7 tahun), aku mengalami hal serupa. Sakit luar biasa di payudara, sampai tidak tahan terutama menjelang menstruasi. Akhirnya aku ke dokter spesialis penyakit dalam yang khusus payudara, di RS MMC dengan dr. Idral Darwis (beliau mendalami soal kanker payudara ini). Hasil pemeriksaan, ada 5 benjolan, 3 di kanan dan 2 di kiri, dokter menganjurkan operasi. Pilihannya, kalau tidak dioperasi benjolan akan semakin besar. Saat itu juga, aku mengalami stres berat. Tidak bisa berkata apa-apa, apalagi saat memandangi anak-anak. Operasi payudara rasanya sesuatu yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Atas anjuran dokter itu juga aku menjalani pemeriksaan USG dan Mammografi di RS Kanker Dharmais dan ternyata hasil pemeriksaannya adalah bukan tumor. Benjolan yang ada hanyalah sisa endapan ASI yang masih ada di payudara. Jadi tidak perlu di operasi. Sebaiknya lakukan saja pemeriksaan USG dan mamografi supaya tenang dan melihat hasil apa adanya. [fat]

Apakah masih menyusui? Jika masih, mungkin itu adalah kelenjar susu yang tersumbat. Kalau sudah tidak menyusui, tidak ada salahnya di mamografi [rie]

Dulu aku diperiksa & dioperasi tumor (benjolan di payudara kiri) oleh Dr.Didit Tjindarbumi. Alhamdulillah hanya knoten biasa bukan sesuatu yang serius. Beliau langsung bisa tahu setelah dilakukan pemeriksaan, selanjutnya perlu tidaknya di USG atau di Mamografi pada payudara, akan diberitahu oleh beliau. Beliau juga bisa mendeteksi masuk kategori mana & seberapa besar benjolan (jenis yang mana) berdasarkan pengalaman & cerita dari pasien-pasiennya. Ketika aku liburan ke Indonesia 3 tahun yang lalu, beliau ini memang aku cari infonya sampai tanya ke penerangan segala. Ternyata beliau praktek di RS. Dharma Nugraha Rawamangun. Dokter Didit sudah terkenal sejak jaman aku kecil (dulu praktek di pojokan jln Pramuka Matraman) & ketika itu baru satu-satunya ahli tumor & kanker payudara. Jadi beliau memang sudah senior, orangnya saklek tapi baik. Silahkan kontak ke RS Dharma Nugraha, Rawamangun (Tel 4707433 -37), ada alternatif dokter selain Dr Didit, yaitu Dr. Wim Panggarbesi [rna]

Kakakku berobat ke Dr. Didit Tjindarbumi di RS Dharma Nugraha (Jl Balai Pustaka Rawamangun, telp. 4707433). Hari Sabtu praktek dan kalau mau periksa ke sana, harus membuat janji dulu karena pasiennya banyak. Mengenai biaya konsultasinya sekitar Rp 250.000,- [fan]

Kantorku baru saja melakukan general check up di Manggala Health Screening Center. Lumayan lengkap termasuk papsmear dan mamografi. Coba saja hubungi Ibu Erlin di 573-3946/7 [sus]

16-01-2006 23:01:59

You might also likeclose
Dunia-Ibu.org located at Cilandak , Jakarta, Indonesia . Reviewed by 39 customers rated: 9.1 / 10