Anak Dianiaya

Apa yang harus kita lakukan kalau kita curiga bahwa anak tetangga kita dianiaya?

anak dianiayaTanya:

Apa yang harus dilakukan kalau kita curiga bahwa anak tetangga kita dianiaya? Tanda-tandanya, itu anak jejeritan lebih sering kalau siang hari ketika orang tuanya kerja dan sempat terdengar suara bentakan & tertawa mbaknya disela-sela tangisnya [Mrn]

Jawab:

Coba mbak pura-pura berkunjung dulu, sambil pura-pura ngemong anak. Terus perhatikan kondisi anak tersebut, kalau ada yang mencurigakan lebih baik terus diselidiki lebih lanjut [Dhl]

Mbak, kalau menurut aku, berhubung Mbak juga belum pasti benar apa penyebab anak itu menjerit, lebih baik jangan ke Komnas HAM dulu. Mungkin langkah pertama, Mbak ketemu dulu saja sama orang tua anak itu. Ceritakan saja apa yang Mbak dengar selama ini bahwa kalau si orang tua tidak dirumah, Mbak & suami sering dengar anaknya menjerit-jerit seperti dipukul & sering dengar anaknya teriak kesakitan. Kalau orang tuanya tahu si pengasuh suka mukul, masak sih orang tuanya akan tetap membiarkan sianak sama pengasuhnnya, rasanya tidak mungkin setega itu. Yang ada si pengasuhnya ini bisa dilaporkan ke polisi & pasti dipecat dong ya.. Atau kalau kebetulans dengar anak itu lagi menjerit-jerit, datangi saja langsung kerumahnya Mbak. Bilang saja Mbak dengar suara anak menjerit-jerit, takut ada apa-apa sementara orang tuanya tidak dirumah, jadi Mbak datang kerumah itu untuk mengecek. Nah, kalau anak itu dipukuli atau mengalami kekerasan sama pengasuhnya, pasti keliatan dari ekspresi anak itu. Pokoknya, bisa-bisanya Mbak mengorek keterangan dari anak itu deh. Kalau sudah yakin anak itu mengalami kekerasan, mungkin bisa panggil satpam atau penanggung jawab di cluster itu & setelah itu langsung ditelepon saja orang tuanya di kantor [LS]

Semoga saja ya anak itu menangisnya bukan karena kekerasan kalau menurutku, ketika lagi menangis mbak datangi saja langsung sebenarnya apa yang terjadi, kalau memang ada kekerasan bisa langsung kasih tahu orang tuanya [Fn]

Di komplekmu ada satpam kan?? saran aku, ajak satpam, beberapa tetangga dan ketua RT atau penanggung jawab blok (kalau perlu polisi) ketika dengar jeritan-jeritan anak-anak lagi, untuk langsung cari tahu apa masalahnya. Sekarang sudah bukan jamannya lagi menganggap persoalan kekerasan adalah urusan dalam negeri rumah tangga masing-masing. Apalagi kalau korbannya anak-anak. Jangan sampai menyesal kalau ternyata sudah terlambat menyelamatkan si anak itu. Kalau mau UU perlindungan anak, japri aku ya [Ik]

Kalau aku jadi kamu, waktu terdengar suara menangis jejeritan, aku akan kesana, pura-pura antar makanan, atau nanya ibunya, atau pura-pura cari jemuran jatuh (atau apalah) untuk meyakinkan kalau anak itu diapa-apakan atau bagaimana. Bisa juga ajak anakmu, terus sampai sana disuruh pura-pura kenalan, atau main dengan anak itu. Nanti akan kelihatan anak itu menangis betulan karena kesakitan, atau bercanda (dari wajahnya). Kalau terbukti memang terjadi penganiayaan, segera beritahu orangtua. Secuek apapun orang tua, mereka tidak akan rela anaknya diapa-apakan sama asisten. Mungkin memberitahunya dengan cara pura-pura tanya dulu “Saya sering dengar suara si XX nangis,  apa lagi sakit ya ?” Secara aku ini paling rajin melaporkan kelakuan para mbak-mbak yang tidak benar ke majikannya, hehehe…sampai-sampai sering dititipi untuk lihat-lihat rumah. Sejauh ini mereka tidak ada yang marah, malah senang dikasih tahu. Mereka juga ingin anaknya aman selama ditinggal kerja [Vt]

Betul mbak, coba pura-pura ke rumahnya, siapa tahu memang anak itu dianiaya, kasihan sekali, mungkin juga orang tuanya tidak tahu kalau anaknya diperlakukan demikian, mungkin caranya bisa sambil empati ke yang mengasuh, duh anaknya nakal ya mbak…..memang kenapa……mamanya mana? Namanya siapa, kerjanya dimana…….Dapat deh nomor teleponnya, nah mbak tinggal telepon ke mamanya sambil bilang dan bertanya kenapa anaknya suka menangis merintih-rintih begitu, saran ke orang tuanya juga biar pasang kamera tersembunyi, agar tahu polah pengasuhnya, tapi kalau orantuanya sendiri yang menganiaya yah mau gimana lagi, lapor ke komnas HAMlah [Yn]

Benar mbak, lebih baik dicek dulu apakah benar dianiaya atau ada hal lain. Cerita sedikit ya bu, anakku yang pertama paling tidak bisa menahan sakit, kalau misalnya jatuh dan luka, ketika di kasih obat dia bisa jejeritan dan parahnya jejeritannya itu suka ngaco sambil teriak-teriak dia bilang “ampun ibu, jangan ibu, tolong ibu” padahal saya cuma mau kasih betadine saja, parahnya lagi kadang-kadang dia baru lihat saya ambil betadine saja sudah jejeritan seperti itu, seperti disiksa pernah, sepertinya tetanggaku curiga ya, dia lihat-lihat terus sekalian saja saya undang ke rumah, minta tolong dia bujuk anakku supaya mau dikasih betadine. Jadi mbak, lebih baik di cek dulu, barangkali saja kejadiannya sama seperti anakku itu [Ri]

Mbak, kalau menurut aku lebih baik coba bicarakan dulu ke orang tuanya. Siapa tahu mereka memang tidak tahu kalau ada kejadian seperti itu. Beberapa hari yang lalu juga ada tetanggaku yang anaknya jerit-jerit seperti dipukuli. Langsung saja aku suruh PRT aku pergi kesana pura-pura main untuk mengecek apakah anaknya baik-baik saja, soalnya kedua orang tuanya kerja dan PRT mereka baru. Ternyata anak tersebut lagi rebutan mainan sama kakaknya dan “model” menangisnya memang seperti itu. Untung saja tidak ada apa-apa. Sekalian mau  tanya nih, Aku pernah dengar bahwa kalau kita tahu kalau ada penganiayaan anak dan kita tidak lapor kita juga bisa dipenjara. Benar apa tidak ya bu? Terus masa setiap anak menangis tidak wajar (seperti anak tetanggaku) kita harus selalu cek kesana? [DSW]

Biasanya anak yang menangis menjerit-jerit melengking itu karena manja (menuntut perhatian) misalnya anakku (2tahun) tiap mandi pagi dan sore menangis menjerit-jerit seperti disiksa begitu, padahal apa? Karena giginya lagi disikat sama mbaknya, kalau tidak dipaksa seperti itu mana mau dengan sukarela sikat gigi. Jerit-jerit heboh ditambah tangan-kaki dipegangi 2 orang, mengamuk. Habis may bagaimana lagi kalau tidak begitu tidak mau sikat gigi, dan setelah giginya selesai disikat jerit-jeritnya langsung berhenti, hiks…resiko deh, mudah-mudahan tambah besar mau sikat gigi dengan suka rela, karena pengalaman kakaknya juga seperti itu [DP]

Terima kasih sekali ya bu untuk sharingnya. Aku setuju sekali, aku akan cari tahu dulu jeritan itu karena apa, karena aku sendiri juga pernah dengar anaknya temenku waktu terapi menangisnya seperti orang disiksa padahal cuma melihat ibunya lewat di depan kelas, padahal itu anak juga tahu ibunya menunggui dia di lantai bawah [Mrn]

03-05-2006 22:49:53

You might also likeclose
Dunia-Ibu.org located at Cilandak , Jakarta, Indonesia . Reviewed by 39 customers rated: 9.1 / 10