Anak Nonton Dekat TV

Bagaimana tips dan triknya agar anak tidak menonton TV dekat-dekat?

Tanya:

Ibu, tolong ya, bagaimana tips dan tricknya agar anak tidak menonton TV dekat-dekat? [TT]

Jawab:

Pertama bilang “kalau nonton dekat-dekat nanti matanya rusak, terus nanti matanya tidak bisa melihat lagi” tapi kalau anaknya tetap keukeuh tidak mau, kalau aku, aku matikan TVnya, sambil bilang “mau nonton TV apa tidak? Kalau mau nontonnya jauhan” [SB]

Ada keluarga yang pakai kacamata tidak? Kalau ada bisa jadi contoh kasus. Atau bilang saja: Kalau nonton dekat-dekat yang lain kehalangan. Dalam banyak hal, kalau sudah 3 kali diberi tahu tidak menurut juga, biasanya aku langsung angkat dia masuk ke kamar, tutup dari luar. Menangis? biar saja.. tunggu saja sebentar, ajak bicara supaya dia tidak mengulangi lagi, dia janji, sudah itu lepas lagi. [IK]

Kakaaaaaakk, nontonnya kurang dekattttt, ayo majuannnnn! [DRS]

Kalau aku, karena anakku sudah dari dulu aku beritahu, kalau nonton TV terlalu dekat, matanya cepat rusak mendadak pakai kacamata atau contact lens seperti bapaknya, yang mana sangat tidak nyaman, jadi kalau anakku nonton TV terlalu dekat, aku cuma bilang satu kata: mundur! Ini aku berikan beberapa tips buat anaknya mbak: kalau dia sudah mengerti alasannya kenapa tidak boleh nonton TV dekat-dekat terus waktu kejadian, kita bilang: mundur nak, dia tidak mundur. Kedua (warning): Nak mundur nak, anaknya tetep ngeyel. Matikan saja TV-nya. Kasih time-out. [QN]

Aku suka bilang begini ke anakku; ‘jangan dekat-dekat ya, bang. Nanti matanya sakit, kayak mama lho, pakai kacamata. Tidak enak pakai kacamata itu bang.’ Kadang dia nurut, tapi kalau lagi keras kepala, aku matikan TV-nya, sampai saat ini masih ampuh [RM]

Ade keliatan lebih cantik lho kalo nonton TVnya jauh-jauh’ (biasanya dianya suka tersipu-sipu itu). [VR]

Jangan lupa dipuji ya ibu-ibu. Kalau ternyata mereka melakukan yang kita “suruh”. Kayaknya ini lumayan ampuh. Kalau yang aku perhatikan anakku, dia gengsian sekali. Jadi aku tidak bisa mengharapkan dia langsung menurut saat itu juga. Misalnya kasus nonton TV kedekatan. Aku sudah bilang, kasihan matanya nak, nanti sakit. Terus dia diam saja. Aku ulang lagi 2X. Masih diam, aku ya diam saja, tiba-tiba sekitar 5 menit kemudian dia pindah sendiri mundur. baru aku menoleh sambil bilang: aduh pinternya. Thank you ya cantik. [ND]

Terima kasih juga ya ibu-ibu yang cantik. Ibu-ibu terima kasih sekali atas semua sarannya dalam cara “melarang anak nonton terlalu dekat  ke layar TV”. Oh iya mbak, anakku baru 21 bulan, belum bisa berkomunikasi dengan “bahasa”, jadi yang dimengerti adalah inotasi, mimik wajah, dan nada suara. Saat ini yang sudah dilakukan untuk membujuk anakku agar mundur dari TV adalah:

“Nak, ayo mundur sayang, duduk sini dekat papa mama” sambil menyediakan bangku khusus yang lucu buat dia, tidak mempan

“Nak, papa hitung sampai tiga yah ayo mundur: satu, dua, … “iga!!!” anakku malah menyahuti hitungannya dengan bersemangat dan tepuk tangan

“ya sudah, nak, papa matikan TV-nya”…. TV mati, anakku langsung menangis.

“makanya jangan dekat-dekat TV yah, ayo mundur” anakku mundur, mengambil remote dari tangan papanya, menyalakan TV dan anakku segera maju ke dekat TV lagi.

Jadi sampai sekarang tindakan sementara adalah “tidak menonton TV bila ada anakku”

ok, ini rangkuman dan saran dari ibu-ibu lainnya, terima kasih semua, nanti kalau anakku sudah bisa “mengerti kata-kata’ akan dipraktekkan satu satu sesuai situasi dan kondisi. [TT]

17-11-2005 14:30:15

Comments

  1. wah kalau untuk hal yang satu ini saya sempat kehabisan cara bagaimana untuk menasehati anak agar jangan terlalu dekat apabila sedang menyaksikan TV, untung ketemu artikel ini jadi lebih tahu lagi.

You might also likeclose
Dunia-Ibu.org located at Cilandak , Jakarta, Indonesia . Reviewed by 39 customers rated: 9.1 / 10