Bekal Makan Siang Di Sekolah

Kira-kira apa saja yang bisa dibawa untuk bekal makan siang anakku disekolahnya ya?

bekal sekolahTanya:

Ibu-ibu semua, aku lagi pusing soaln bekal untuk makan siang anakku di sekolah. Sebelum puasa kemarin dia ikutan catering., tapi ibu gurunya
kasih tahu ternyata selama ini anakku tidak pernah menghabiskan makan siangnya. Ya sudah., mulai bulan ini aku bekali sendiri makan siangnya anakku dari rumah. Seminggu kemarin aku bekali nasi goreng,  bakmi goreng atau nugget. Aku inginnya juga bekali sayuran, tapi bingung dimasak apa. Soalnya tidak kebayang kalau anakku harus bawa makanan yang berkuah, takut kuahnya berceceran ke mana-mana, maklum anak cowok. Please sharingnya ya bu, biasanya ibu bekali anaknya ke sekolah apa? Kalau bisa sekalian sama resep-resepnya ya, terima kasih bu [Nv]

Jawab:

Anakku juga bawa makan siang dari rumah, sudah dicoba catering tapi sama juga lebih sering tidak habis. Sepertinya anak kita sama mbak, walaupun anakku perempuan tapi tidak bisa dibawakan yang berkuah, kececeran, jadi kalau sayuran selalu aku tumis atau kukus/rebus, Misalnya wortel & kembang kol tumis, pura-puranya capcay, oseng labusiem, bayem ditumis pakai bola daging atau seperti mbak Ann, bisa juga bawakan rebusan wortel, labusiem kecil, buncis atau misalnya buat pasta saus putih/keju dikasih brokoli/kacang polong/wortel potong dadu atau bakwan, tapi isinya diperbanyak sayurannya. Pokoknya yang simpel-simpel saja, yang bahannya bisa disiapkan malam sehabis anak-anak tidur, terus pagi tinggal cemplang cemplung, tumis, kukus & rebus, soalnya tidak punya asistenm tapi untung punya banyak tips dari DI, terutama mbak Stl dengan ilmu masak cepat pagi hari-nya itu..heheheeee… sekarang malah menikmati sekali rutinitas masak bekal di pagi buta, apalagi kalau pulang sekolah anaknya bilang “tadi sedap bekalnya bu!” waaaah sejuta rasanya ya ternyata…padahal aku gitu yang, masak bisanya cuma pakai bawang putih/bombay/gula-garam & kaldu ceker kalau baca resep yang ada daun salam, laos, santan dan kawan-
kawannya, mohon maaf lahir batin saja, sudah grogi duluan [Han]

Anakku juga makan siangnya di sekolah. Seminggu sekali, anakku aku perbolehkan katering. Pertimbangannya, karena kalau katering setiap hari memang tidak terkontrol habis atau tidaknya makan siangnya. Jadi supaya tidak sirik sama teman-temannya aku perbolehkan satu hari dalam seminggu ikut katering. Hari lainnya memang aku bawakan dari rumah. Untuk sayuran sebenarnya bisa kita campur ke nasi goreng atau bahkan ke nuggetnya. Sayuran dicacah halus, kemudian kita campur ke adonan nugget.

Untuk bawa aneka sup, kebetulan di Metro Pondok Indah saya pernah ketemu tempat sup yang bentuknya silinder pendek, dengan gambar macam-macam. Saya sukanya tempat sup ini walaupun agak mahal (Rp 175.000,-), bagian dalamnya aluminium, bukan plastik. Kebayang kan bu, kalau tiap hari kita bawakan sup yang panas, bahan plastiknya bereaksi sama supnya. Nah biasanya aku sudah pesan sama anakku, supnya tinggal tuang saja ke nasi putihnya, jadi dia tidak repot-repot tumpah. Buatku harga segitu cukuplah juga karena selain sup, nasi goreng atau saus spagheti bisa kita bawakan dan tetap hangat hingga saat makan siang (jam 12). Bahkan kalau sup, sampai sore kira-kira jam 15, masih hangat. O ya merek tempat sup ini THERMOS. Merek ini juga mengeluarkan tempat makan siang. Tapi wadah-wadah didalamnya plastik, hanya luarnya yang aluminium. Jadi saya lebih memilih tempat supnya saja yang memang benar-benar lapisan dalamnya aluminium. O ya, mie kuah juga bisa dibawa pakai Thermos ini. Jadi kuahnya kita masukkan ke termos, mie dan bumbunya kita pisah tersendiri. Ketika makan kuahnya tinggal dituang. Praktis sekali.  Burger juga bisa kita pakaikan sayur didalamnya. Sedikit memang, tapi lumayan lah kalau anaknya mau makan. Kalau aku biasanya memang bawa bekal makan siang tidak selalu nasi. Jadi selain burger dan spagheti, bisa juga aku bawakan rebusan wortel mini, buncis mini, kentang goreng, dan sosis untuk bekalnya, mudah-mudahan membantu ya [Ann]

Asik asik bicara soal bekal hihihihi. Anak-anakku sampai sekarang tiap hari bawa bekal makan siang ke sekolah. Eh tidak setiap hari, ada hari-hari tertentu mereka lebih pilih menu kantin. Daftar menunya dilingkari sama mereka sebagai tanda hari itu mau makan dari kantin saja hehehe….Aku biasa bawakan mereka kuah-kuahan. Caranya ya dimasukkan ke kantong plastik dulu, diikat pakai karet, nanti ketika mau makan ya tingga dituang ke nasi-nya. Mereka bawa makan pakai termos makan yang awet panas itu. Hari ini anak-anak bekal soto kuning sama pepes tahu, agak tidak nyambung ya hihihihi mau bikin perkedel rasanya capek sekali malam itu. Pepes tahu sudah siap dari semalam, soto kuning baru dijadikan tadi pagi.

Yang biasa aku buat:

  1. Sop sosis + tumis brokoli
  2. Soto ayam + perkedel/tempe goreng
  3. Sop kacang merah + tumis labu siam
  4. Spaghetti

Oiya, aku suka kasih kacang polong dicampur sama spageti, lumayan biar ada sayuran, selain rajangan wortel atau kalau anak-anak bosan sama kacang polong, ya rebusan brokoli saja [Stl]

Waaahh, dari semua kalian disini, sepertinya aku saja yang paling mudah kasih bekal ke anak-anak, tidak pakai masak pagi-pagi buta. Sama-lah dengan anaknya mbak Stl, Anak-anakku juga lihat-lihat dulu menu sekolah, kalau mereka tidak suka baru minta dibuatkan bekal (mereka setiap hari bisa pilih 1 diantara 5 pilihan utama selain menu tambahannya di sekolah) Kalau aku paling sering kasih mereka sandwiches, kadang PB&J, PB+honey, kadang daging + keju + lobak atau tuna/egg sandwich. Biar tidak bosan rotinya juga ganti-ganti, kadang croissant, white, wheat, sourdough dan lainnya. Suka juga membekali mereka macaroni/skotel kentang, terus tambahannya buah atau vegie’s (misalnya wortel, celery stick, edamame bean) lalu snack dan minumnya lebih sering juice, kalau mereka mau susu bisa beli disekolah saja karena ada yang jual per pin, jadi tidak repot tinggal buang kalau sudah selesai [RK]

Anakku yang SD sudah 1 semester ini aku bawakan bekal dari rumah, habis kalau katering di sekolah aku tidak tahu dia makan atau tidak. Karena anakku susah makannya. Menu yang sering aku bawakan : ikan gurame goreng (tanpa tulang) + saus tumis bawang bombay & saus tomat sate sosis sama telur puyuh. (sosis di tumis, telur puyuh di rebus tinggal di tusuk ke tusukan sate) soto ayam (ayamnya sudah di suir suir ) spaghetti ( tambahkan saja di bumbunya wortel yang di potong kotak-kotak), tempe goreng tepung. Anakkua suka daging asap, daging asapnya  di potong panjang di tumis saja, dia sudah suka, tinggal tambahkan telur ceplok, kadang memang tidak sesuai tapi ketahuan lah mana yang  dia suka atau tidak. Anakku susah makan sayur, satu-satunya sayur yang bisa dia habiskan hanya tumis pokcoy [Els]

Kalau anakku “jawa” sekali. Dan kebetulan apa saja masuk. Bekalnya : Nasi + temannya macam-macam antara lain :
Bakwan sayuran, telur balado, udang balado, mangut Lele semuanya aku iriskan wortel/buncis/kembangkol/ toge dan lainnya, kadang malah minta  pecel ditambah bacem tempe & tahu. Tapi kalau ingin ngerjain mamanya, sudah disiapkan malah anaknya minta yang lain, seringnya nasi goreng dengan kacang polong. Aku tidak mau yang sulit-sulit karena pagi hari harus bangun atau hal lainnya jadi malamnya aku siapkan, paginya tinggal goreng/olah/rebus. Anakku sudah TK A, selama 3 tahun sekolah, belum pernah tuh aku bawakan sandwich/burger/pizza, karena pasti hanya digigit sekali saja [Ynk]

03-01-2007 10:57:54

You might also likeclose
Dunia-Ibu.org located at Cilandak , Jakarta, Indonesia . Reviewed by 39 customers rated: 9.1 / 10