Buka Warung

Ibu, ada yang punya warung tidak ya? Ceritanya aku ingin buka warung, apa saja yang harus aku lakukan ya, bu?

buka warungTanya:

Ibu, ada yang punya warung tidak ya? Ceritanya aku mau buka warung, cerita ya bagaimana suka dukanya buka warung, ada tip dan triknya ya, terus kalau warungnya belum dibangun, kira-kira ada yang perlu aku perhatikan dalam pembangunannya? Biar tidak salah? Warnanya apa yang bagus yah? Terima kasih ya [Tt]

Jawab:

Pastikan bahwa di komplek tempat tinggal kita diperbolehkan membangun warung oleh pengembangnya, ada beberapa pengembang yang membangun ruko khusus buat jualan di depan pintu masuk, jadi di dalam 100% daerah hunian [Ly]

Syarat utama buka warung itu biar ramai dan tidak di tinggal pelanggan adalah isi warung harus komplit, jadi sediakan warung yang nyaman dan lengkap untuk pelanggan [RQ]

Bangun rumah lebih baik pakai pemborong (tenaga saja) dan bahan-bahannya beli sendiri dengan survey harga untuk mendapat harga terbaik [agn]

Hampir sama dengan agn, dengan tambahan no telp tukang yang bisa di percaya ancar-ancar perhitungan harga yang di perlukan [Bl]

Jualan yang laku = rokok. Jualan yang menguntungkan = pop ice dengan berbagai macam kombinasi [Wln]

Yang terpenting dari sebuah toko adalah display sekaligus penyimpanannya. Buat benchmarking, mbak supermarket atau minimarket, warung adalah bentuk miniaturnya

Untuk warung/toko kecil membicarakan display mau tidak mau juga membicarakan penyimpanan karena biasanya jadi satu, beberapa
prinsipnya adalah sbb:

1.”PENAMPAKAN”,

  • Usahakan semua barang terdisplay atau bisa dilihat dengan mudah dan jelas dari arah pembeli. Tempat-temat tersembunyi
  • hanya untuk barang-barang stok lebih/ukuran besar yang cukup terlihat satu buah diluar, misalnya beras, aqua galon, minyak, telur dan lain-lain.
  • -> Manfaatkan lemari aluminium berkaca, sesuaikan jumlah dan besaran sekat-sekat kacanya dengan barang yang mau di display,
  • -> Siapkan juga sarana untuk display gantung. Produk yang display gantung biasanya: aneka shampo sachet, aneka minuman sachet, aneka makanan/snack kantong.
  • -> Siapkan juga lemari tempel (maksudnya yang menempel di dinding toko), yang ini biasanya rak terbuka, pertimbangkan jarak antara lemari kaca dan lemari dinding terutama untuk kejelasan display lemari dinding (disamping tentunya untuk sirkulasi penjual)-> Aneka pernik-pernik kecil, panganan/snackĀ  murmer, asesoris bisa ditempatkan di atas lemari kaca, sejajar pandangan supaya pembeli yang pertamanya cuma niat beli mentega jadi beli cemilan/asesoris juga atau setidaknya mereka pernah melihat barang tersebut jadi nantinya kalau sewaktu-waktu mereka perlu langsung teringat kalau di toko mbak juga jual

2. TERLINDUNG DARI MATAHARI

  • Jangan lupa desain warungnya pakai sosoran ya atau kalau terpaksa ya pakai softblind (biasanya bakal dapet tuh dari distributor barangnya) supaya sinar matahari tidak ada yang mengenai langsung ke arah produk yang di display. Ini supaya isi barang tidak mudah rusak, juga kemasan tidak cepat pudar, jadi umur jual juga lebih lama. Jangan lupa juga merolling penataan displaynya

3. PENGELOMPOKAN

  • Jangan lupa penggolongan/pembedaan tempat penyimpanan/display antara produk makanan dan non food. Supaya tidak terjadi saling kontaminasi, Non food pun juga dipisah lagi antara bahan-bahan pembersih dan non food lainnya dengan pengelompokan maka pencarian juga lebih mudah.

4. PERLISTRIKAN

  • Jangan lupa lampu bukan cuma untuk penjual ya terutama adalah biar barang yang didisplay kelihatan oleh pembeli, jadi jangan cuma menempatkan lampu di tengah-tengah ruangan, kalau malam takutnya malah barang yang didisplay cuma kelihatan bayangannya karena lampu dari arah belakang atas display. Juga kalau ada rencana menjual makanan/minuman dingin yang menggunakan freezer/lemari pendingin rencanakan stop kontaknya dengan baik.

Kalau rolling door ada dua berarti arah masuk pembeli bisa dari dua arah ya? Mestinya penghawaannya cukup? maklum tidak lihat denahnya jadi kira-kira saja. Atap asbes tentunya menyimpan/menyerap panas, jadi sebaiknya tetap dibuatkan plafond/ruang dibawah asbes. Disamping itu asbes dalam waktu lama akan mengeluarkan serat yang bisa berbahaya. Kalau mau irit tentu saja plafond bisa langsung ditempel di bawah gording, kalau mau lebih dingin tentu dibuatkan rangka plafond tersendiri karena semakin besar ruang udara dibawah atap maka ruangan di bawahnya juga semakin berkurang panasnya.

Alternatif murah meriah kayaknya memang asbes, kalau murah lainnya ya seng atau fiber. tapi umurnya lebih pendek dan lebih berisik. Coba deh browsing ke www.atap-online.com [DH]

03-05-2006 23:37:42

You might also likeclose
Dunia-Ibu.org located at Cilandak , Jakarta, Indonesia . Reviewed by 39 customers rated: 9.1 / 10