Gunting Kuku Anak

Bagaimana tips dan trick menggunting kuku anak ya, bu?

Tanya:

Minta sharingnya mengenai tips and triks khusus bagaimana menggunting kuku anak? Anakku 21 bulan susah sekali digunting kukunya, baik itu kuku tangan ataupun kuku kaki. Sudah dicoba sambil nonton, sambil dibacakan cerita sama bapaknya, bahkan sambil tidur juga sudah dicoba. Walaupun tidurnya sudah cukup lama, tapi kalau lagi dicoba buat digunting kukunya, anakku tetap gerak-gerak dan mengibas-ngibas tangannya. Alhasil sehari cuma dapat satu atau dua kuku. Bagaimana menggunting kuku anak biar efektif, dan si anak mau diam? Terimakasih sebelumnya [SK]

Jawab:

Aku efektifnya ketika anakku tidur pulas. Caranya mengetahui apakah tidurnya sudah nyenyak atau belum, tangannya digoda-goda, kalau diam saja berarti bisa mulai menggunting kukunya [E]

Aku juga menunggu anakku tidur dulu, baru menggunting kukunya. Satu waktu aku lihat kukunya sudah hitam-hitam. Aku bilang saja, “De..iihh kukunya ada cacingnya tuh…iiih jorok ah! Nanti kamu makan pakai tangan trus cacingnya ikut nemplok di makanan..iiih kukunya digunting ya? Cacingnya dibersihkan…”. Terus dia mau dan sejak itu mulai agak mudah digunting kukunya. [RN]

Kalau aku sambil menggendong anakku kalau lagi gunting kukunya atau pas lagi tidur nyenyak. Kalau sambil duduk, pasti anakku tidak konsen dan tidak bisa diam. Sejauh ini berhasil. [Su]

Kalau aku gunting kuku anakku (23 bulan) ketika dia lagi tidur. Walaupun suka banyak gerak tapi aku tidak menyerah. Bahkan suka aku bersihkan pinggir-pinggir kukunya yang agak kering. Biasanya bersamaan ketika dia minum susu. Tapi kadang-kadang dia juga mau sambil duduk digunting kukunya, tapi belum sampai 5 kuku sudah tidak betah. Sudah lumayan dan besoknya aku coba lagi. Mungkin bisa dicoba sambil kasih anaknya susu *waktu tidur) [Wwd]

Kalau aku sambil menyanyikan lagu “jari-jari” yang syairnya seperti ini:

  • Jari jempol
  • Jari telunjuk
  • Jari tengah… yang panjang
  • Jari manis… pake cincin
  • Jari kelingking… terkecil

Cara ini efektif buat ketiga anakku.
Waktu menyebutkan “jari jempol”, kuku yang di jari jempol digunting, demikian seterusnya. [Na]

Kuncinya adalah kebiasaan. Dari sejak bayi, anak-anakku sudah biasa digunting kukunya seminggu sekali dan itu adalah tugas suamiku. Aku sendiri rada-rada ngeri ketika anak-anak masih bayi jadi aku alih tugaskan ke suamiku. Entah bagaimana caranya sampai anak-anak besar tidak ada masalah untuk gunting kuku. Memang kalau lagi tidak mau tetap tidak mau digunting, tapi suamiku tetap disiplin. Biasanya yang suka protes itu si bungsu, dan kalau si sulung dengan tertib malah suka minta digunting kukunya. [Val]

Kalau anakku senangnya melihat kuku-kuku yang berjatuhan, jadi kalau gunting kukunya sambil dipangku. Lalu aku sediakan kertas, majalah atau tissue buat menampung yang sudah digunting. Biasanya dia “takjub” melihatnya, dan kalau sudah selesai (sebelum dia cuci tangan) dibungkus dulu lalu dibuang ke tempat sampah. [Nad]

Aku selalu gunting kuku anakku waktu tidur, kalau tidak pasti teriak sakit-lah atau jangan-lah. Dan selalu sukses! [Ya]

Terima kasih atas masukannya. Sampai umur setahun anakku tidak ada masalah digunting kukunya, sambil duduk, tidak protes, tidak rewel  dan cepat selesai. Belakangan ini saja dia suka rada heboh kalau digunting kukunya. Sudah dicoba sambil nonton Jungle Book dan sambil cerita, “Tuh Mowgli sama Baluu juga gunting kuku loh. Kan’ kalau panjang kukunya jadi tajam, nanti bisa melukai, juga suka ada telur cacing ngumpet,…bla bla bla bla….”. Saran lainnya akan kucoba lain waktu kalau ternyata sambil didongengkan sudah tidak efektif lagi. [SK]

28-12-2008 21:28:12

You might also likeclose
Dunia-Ibu.org located at Cilandak , Jakarta, Indonesia . Reviewed by 39 customers rated: 9.1 / 10