Merawat Bayi Kembar

Cara Merawat Bayi Kembar

Merawat satu bayi saja bukan pekerjaan mudah bila si ibu belum berpengalaman, apalagi merawat bayi kembar. Bagaimana cara merawat bayi kembar untuk ibu yang belum memiliki pengalaman sama sekali terkait dengan masalah bayi.

Ada Suster atau Pengasuh

Diakui atau tidak memiliki bayi kembar memang lebih repot daripada hanya memiliki satu bayi. Bagi ibu yang kurang berpengalaman, mau tidak mau dan suka tidak suka mungkin membutuhkan bantuan pengasuh atau baby sitter. Pengasuh bisa didapat dari mana saja asalkan yang tepat dan baik. Untuk menghindari kecemburuan sejak dini, cara merawat bayi kembar dengan bantuan suster harus bergantian. Misalnya bila hari ini bayi A bersama ibu selama 12 jam, maka hendaknya bayi B juga seperti itu. Kehadiran suster atau pengasuh bukan untuk menggantikan peran ibu namun untuk membantu.

Harus Adil

Cara merawat bayi kembar itu gampang- gampang susah. Ada satu hal yang harus benar- benar dipahami oleh sang ibu yaitu masalah keadilan. Sejak bayi kecil, ibu harus memperlakukan sama kedua bayi kembar tersebut. Cara merawat bayi kembar harus adil satu sama lain. Kasih sayang ibu mau tidak mau memang harus dibagi dua.

“Dibedakan” Sejak Dini

Cara merawat bayi kembar yang lain adalah sedari dini bayi kembar sudah harus dijelaskan bahwa mereka berdua adalah dua individu yang berbeda. Biasanya, kita sering melihat bayi kembar memakai baju yang sama dan hal itu berlaku hingga dewasa. Ketika salah satu dari si kembar tersebut menemukan jodohnya terlebih dahulu, yang lain tidak ikhlas karena tak dapat jodoh juga. Mereka berkeyakinan bahwa apa- apa harus sama. Padahal, tentu tidak seperti itu. Cara merawat bayi kembar dengan tidak memberikan peralatan yang sama (warna baju, sepatu, tas, dan peralatan lain yang berbeda) menjelaskan kepada mereka sedari dini bahwa kembar tak harus sama. Mereka adalah dua individu yang berbeda.

Ketika Salah Satu Sakit

Yang paling repot mungkin ketika salah satu dari bayi kembar tersebut sakit. Bagaimana cara merawat bayi yang sakit sementara si bayi masih harus berbagi kasih sayang dengan saudara kembarnya. Bayi yang sedang sakit cenderung membutuhkan perhatian lebih. Dan biasanya, si bayi tidak mau berbagi dengan yang lain. Kondisi tersebut merepotkan sang ibu tentunya. Namun, jangan bingung. Mau bagaimana lagi, si ibu harus memerhatikan si bayi yang sedang sakit dengan perhatian yang lebih daripada biasanya.

Satu hal yang pasti, memiliki bayi kembar tak hanya butuh tenaga ekstra tapi juga kesiapan mental. Bukan hanya masalah perlakuan fisik namun juga kasih sayang. Itu sebabnya cara merawat bayi kembar memang lebih rumit. Bila memungkinkan, pengasuh atau suster bisa dimintai bantuan.

You might also likeclose
Dunia-Ibu.org located at Cilandak , Jakarta, Indonesia . Reviewed by 39 customers rated: 9.1 / 10