Mesin Cuci

Saya juga berencana membeli mesin cuci untuk mengurangi ketergantungan, tolong sarannya ya, sebaiknya saya beli mesin cuci merk seperti apa?

Tanya:

Saya juga berencana membeli mesin cuci untuk mengurangi ketergantungan Terhadap tolong sarannya ya, sebaiknya saya beli mesin cuci merk seperti apa? yang automatic / semi auomatic / 2 pintu /top loading (1pintu)/font loading? apa kelebihan masing-masing merk & jenis mesin cuci tersebut. Terima kasih sebelumnya [Rn]

Jawab:

Kalau saya, mengikuti saran saya, belinya yang semi automatic, 2 tabung tapi yang kapasitas besar. Pemikirannya: Kalau 2 tabung (tempat cuci dan kering terpisah), kalau salah 1 tabung rusak, yang satunya masih bisa tetap dipakai. Seperti sekarang ini, pengering mesin cuci lagi rusak, saya tetap bisa mencuci pakai mesin cuci, tapi perasnya manual pakai tangan. Kalau yang 1 tabung, kalau rusak ya sudah, tidak bisa dipakai dua-duanya.

Tapi memang kalau 2 tabung sedikit lebih repot daripada yang 1 tabung, karena harus mindahin cucian kalau mau dikeringkan. Kalau 1 tabung lebih enak, sekali pencet bisa beres sampai bilasan terakhir. Pilih kapasitas besar, supaya kalau mau mencuci selimut, bed cover atau gorden bisa sekali jalan saja, tidak usah bolak balik mencucinya, jadi lebih hemat listrik dan air. Kelemahannya, kalau cucian kita lagi sedikit, lebih boros air (karena ada level air minimum kan). Tapi kalau cucian sedikit, saya cuci saja pakai tangan, mengeringkannya baru pakai mesin cuci. Mesin cuci saya merk LG (lupa typenya) sudah 10 th, baru rusak nih. [Ssn]

Tips

  1. Jangan gunakan mesin cuci jika cucian hanya sedikit, tidak ada salahnya menggunakan tangan sehingga hemat air.
  2. Jangan gunakan melebihi kapasitas max karena m/c akan cepat aus.
  3. Jangan gunakan pengering jika matahari bersinar terang [Drs]
  • Kalau saya bilang, kalau ada dananya, lebih baik beli yang front loading (automatic) sekalian. Sangat membantu, saya merasakan sekali waktu lebaran kemarin, tidak ada prt, ada balita+bayi masih kecil sekali, suami tidak selalu bisa cuti/libur, Kalau dulu pakai yang 2 tabung (semi-auto), tetap saja kita harus membolak-balikkan kain, biar cucinya bersih (saya kalau mencuci pakai yang semi auto, tetap saya bolak-balik kain di dalam tabungnya. Jadi tetap makan waktu. Kalau full-auto bisa ditinggal, lumayan 1 jam bisa konsentrasi mengerjakan yang lain.
  • Kalau mau yang top loading, pilih yang 2 tabung. Kalau motor yang satu mati, masih bisa menggunakan fungsi yang lainnya. Lumayan sekalilah daripada tidak sama sekali. -Soal kapasitas, memang enakan yang besar, bisa buat mencuci gorden, selimut, bed cover, dan lain-lain sekalian. Cuma saya pikir, kalau mencucinya mau pakai dipisah-pisahkan menurut warna (putih dan berwarna), terus dibagi pula, pakaian bayi dan dewasa, berarti pasti tiap hari mencuci sudah 2x mutar minimum, tidak terlalu perlu sampai yang 7kg mungkin ? Yang 5kg cukup tidak buat mencuci selimut ya ?
  • Fully digital tidak terlalu perlu. Semakin canggih, semakin gawat kalau ada komponen yang rusak.
  • Cuci air panas tidak terlalu perlu, selain watt-nya juga besar kalau mau pakai pemanasnya (bisa 2000-an kalau dinyalakan heaternya), bisa dilakukan dengan masak saja air panas sendiri, terus dicampurkan ketika airnya mengalir. Lagian cuci panas cuma perlu untuk cucian yang kotor sekali, berlemak, pokoknya yang susah sekali bersihnya jika pakai suhu biasa. Padahal rata-rata baju kita tidak kotor-kotor sekali.
  • Terakhir : setelah pelayanan penjualan, harus baik juga. Bisa tanya-tanya dari teman, merk apa yang bagus layanannya. Pengalaman saya dulu punya mesin cuci merk turbo (top loading – semi auto-dua tabung), dia berafiliasi dengan philips untuk servicenya. Di buku manualnya ada daftar harga suku cadangnya. Jadi kalau perlu suku cadang tinggal lihat harganya di situ, tidak akan dimainkan oleh petugas yang datang. Servicenya juga bagus, kalau sekedar periksa ringan (tidak ganti suku cadang) kita tidak usah bayar apa-apa.
  • Semakin bagus dan canggih (sekaligus mahal, artinya) mesin cuci, sebaiknya jangan dipercayakan ke tangan prt [Rie]

Tergantung kebutuhan juga mbak, Kalau saya kemarin beli Sanken automatic yang top loading kapasitas 9.8 kg. Pertimbangannya karena saya perlu mencuci bed cover dan selimut yang setiap hari dipakai, daripada setiap kali ke laundry lebih mahal. Terus kenapa saya beli yang automatic, supaya lebih praktis dan bisa menghemat banyak waktu, artinya sambil mencuci bisa mengerjakan yang lain-lain. Top loading, karena saya belum sanggup beli yang front loading (kalau mengikuti kata hati maunya juga Electrolux) Terus kenapa Sanken, karena setelah hunting di beberapa tempat, tidak ada merk lain yang punya kapasitas sebesar itu. Kalaupun ada, harganya jauh diatas budget yang saya punya. Selama ini saya puas sama penampilan Sanken, memang baru beberapa bulan dan saya serahkan ke PRT untuk mencuci karena saya kerja P3M (Pergi Pagi Pulang Malem) tapi sebelumnya di latih dulu dua hari terus kalau saya sempat diperhatikan juga. Kadang kalau libur saya mencuci sendiri juga. O ya kemarin saya belinya di Electronic City pakai Easy Pay jadi lumayan entenglah. Untuk jenis mesin cuci yang saya beli itu harga perbulan Easy Pay-nya kalau tidak salah Rp. 200.000,- [Ml]

Mesin cuci saya bukan yang one touch juga, saya punya versi manual. Jadi ada yang harus diputar dan dipencet dulu sebelum beroperasi. versi yang lama lebih canggih, itulah yang fuzzy. Seperti kata Rie kalau ada 1 sel yang rusak, kita harus ganti komponen itu satu board. Repot sekali. Jadi sales Lux sendiri bilang sama saya, Bu, tipe ibu ini sebetulnya lebih bagus daripada tipe yang terbaru. Ya karena alasan tadi itu. Jaid bu, jangan terlalu tergiur sama yang fancy-fancy begitu, tapi susahnya sekarang ini hampir semuanya fancy begitu, buktinya LUX saja ikut-ikutan mengeluarkan tipe itu [stl]

Kalau saya pakai mesin cuci front loading karena pengalaman :

  1. Pakai mesin cuci top loading kancing baju saya jadi sering rusak (waktu kost ibu kost pakai mesin cuci top loading)
  2. Mama saya pakai mesin cuci front loading dan tidak masalah (mungkin keluarga besar saya, orang tua, 4 anak jadi mesin cuci front loading nya jadi berguna sekali).

Saya mulai beli mesin cuci sejak sendirian, sampai punya suami, bahkan sampai anak 1 sekarang ini (beli mei 97) dan alhamdulillah tidak bermasalah. Cuma sekarang, beberapa hari yang lalu saya dengar ada suara-suara yang sebelumnya belum pernah saya dengerkan, soalnya saya tidak tahu dimana mesti menghubungi service center-nya (saya biasa ikutan service 1 tahun 3 kali dari lux). Karena penghuni rumah tidak banyak, otomatis saya tidak mencuci tiap hari. Tapi, saya terbantu sekali dengan mesin cuci itu. Masalah nyuci sudah bisa saya atasi.

Oh iya saya pakai mesin cuci lux ini jualnya pada penjualan langsung, jadi tidak dijual ke toko [Rn]

03-03-2005 03:58:50

You might also likeclose
Dunia-Ibu.org located at Cilandak , Jakarta, Indonesia . Reviewed by 39 customers rated: 9.1 / 10