Pelihara Ikan

Anak-anakku suka ikan. Bagaimana pemeliharaannya agar si ikan tidak cepat mati?

pelihara ikanTanya:

Ibu, anak-anakku lagi senang pelihara ikan, awalnya dapat 2 ekor dari sekolahnya anakku, tapi tidak berapa lama yang seekor mati. Terus ditambah lagi..eee..mati juga, sekarang tinggal 2. Rasanya setiap airnya diganti pasti ada saja yang mati, bagaimana yaa..bu pemeliharaannya, setiap berapa hari sekali air-nya harus diganti? terus makanannya apa..? kemarin aku beli yang merk Osaka, apa makanannya beda yah? kalau kebanyakan kasih makannya juga tidak baik yah..? Ikannya ikan mas yang kecil-kecil itu, terima kasih ya [Rhm]

Jawab:

Dear mbak, Wah, ternyata seide nih sama anak-anaknya mbak, aku kemarin juga ingin sekali pelihara ikan tapi karena mau mudik nanti tidak ada yang merawat jadi batal. Mbak, Menurut pengalaman akuarium dikasih gelembung udara (apa ya namanya, lupa euy) maksudnya biar udara di air juga Ada sirkulasi (oksigen dalam air tercukupi) Untuk makanan ikan, apa saja, tapi kasih makannya jangan keseringan atau kebanyakan. Karena ikan itu kalau kekenyangan malah mati. Cukup 1x sehari. Untuk ganti air, tergantung ya mbak. Kalau memang airnya sudah keruh boleh diganti. Untuk ganti air, jangan ambil air langsung dari kran, karena kadang aroma besi pipa masih terasa sehingga ikan cepat mati. Ambil air dari bak kamar mandi saja, terus waktu masukkan ikannya juga jangan langsung, ambil dengan gayung dulu plus air yang lama, masukkan pelan-pelan biar ikan juga beradaptasi dari air lama ke air yang baru. Mungkin hanya itu yang bisa aku sharing, nanti kalau ingat lagi aku kasih tahu ke mbak. Mudah-mudahan membantu ya mbak, Dan anak-anak mbak  tambah happy sama ikan-ikannya [IC]

Mbak, Air juga bisa berpengaruh terhadap “kehidupan” ikan. Maksudnya kalau pakai air jetpump kalau kualitas airnya jelek (misal kuning, bau), ikan lebih cepat mati, begitu juga kalau air pam kalau pas lagi banyak kaforitnya sering mati cepat juga. Kalau di rumah aku ganti airnya tidak tentu, misalnya kalau sudah kelihatan agak butek baru ganti. Kadang juga bersamaan pas ganti air laut yaitu 2 minggu sekali. Suka-suka saja. selama ini Alhamdulilah awet-awet saja. Aku pelihara ikan koki dan air laut (beda aquarium ya). Kalau makanan tidak pengaruh  kayaknya merk apa saja bisa. Tapi memang jangan terlalu banyak dan terlalu sering dikasih makan, karena kalau tidak kemakan bisa mengotori aquarium. Kalau mau lebih awet mesti pakai filter [Rsn]

Hallo mbak, air yang mau diganti harus air yang sudah diendapkan dahulu, jangan langsung air kran. karena air yang kran masih mengandung unsur apa begitu (lupa) dan itu yang membuat ikan cepat mati. Aku ganti airnya kalau sudah keliatan kotor atau sekitar 2hari sekali. Ikan mas koki itu banyak kotorannya, jadi capek membersihkannya. Terus kalau makanan, bagusan cacing yang sudah dikeringkan, bentuknya kotak, kalau cuma 2 sepertinya kebanyakan, atau pakai yang bulat-bulat kecil itu kasihnya paling 5-10biji saja. Kata penjual ikan 1x makan sudah cukup. Maklum baru punya ikan mas koki juga, gara-gara ngidam hehehe. Tapi karena sudah capek membersihkannya ya di stop dulu, apalagi waktu pembantu tidak ada, walah capek sekali semoga berguna [Ys]

Mbak, menurut teman saya kalau mau ganti air kolam sebaiknya airnya diendapkan dulu semalam, agar kandungan kaporit atau zat-zat yang terkandung dalam air tidak meracuni ikan. Semoga membantu [Mg]

Suami dan anakku suka pelihara ikan, sudah lama juga. Kami punya dua akuarium, satu air tawar, satu air laut. Tiap akuarium harus punya alat pompa untuk memasukkan gelembung udara (duh aku kok lupa apa ya namanya), sekaligus penyaring air, jadi air di dalam akuarium itu muter terus. Yang perlu diperhatikan utk ikan air tawar:

  • Kalau pakai air pam, air harus diendapkan dulu airnya selama beberapa jam, atau semalam , air pam ini biasanya yang bikin ikan cepat mati kalau habis dikuras.
  • harus ada penyaring air dan pompa  yang menggerakkan gelembung udara di dalam akuarium
  • Ikan yang berada dalam satu akuarium harus punya “kesamaan”, maksudku begini, jenis-jenis ikan ada yang buas, ada yang tidak, jangan dicampur ikan yang galak dengan yang tidak, bisa-bisa ikan yang tidak galak jadi diserang terus, yang jual ikan hias biasanya tahu ini, kami selalu tanya, misalnya ikan balasak boleh tidak dicampur sama mas koki, dan sebagainya
  • Kalau air kotor, harus dikuras, caranya ikan dipindahkan ke tempat lain yang airnya sudah diendapkan, baru kuras akuariumnya, Setelah akuarium diisi dengan air bersih , diendapkan, baru kemudian ikan masukkan lagi ke akuarium.
  • Beberapa jenis ikan ada yang bandel dengan kondisi air, itu di rumah, ikan balasak dan red paku, air tidak kami kuras berbulan-bulan tapi tetap saja hidup, cuma kalau airnya berkurang (kan menguap) ya kami isi.
  • Pakan ikan disesuaikan (biasanya jenis pelet), bisa ditanya ke penjual.
  • Ikan jangan dicampur dengan kura-kura brazil yang lucu kecil itu ya, bisa dimakan lho sama si kura-kura.

Kalau untuk akuarium air laut, selain harga ikan hiasnya jauh lebih mahal (soalnya bagus-bagus), perawatannya juga susahnya minta ampun :

  • Pakainya air laut (bisa di beli di toko khusus ikan hias air laut).
  • Harus didasari berbagai batuan di akuariumnya, penyaringnya juga dengan berbagai macam batu (kalau mau yang benar)
  • Kadar garam air lautnya harus sering-sering diukur (ada alatnya). Kalau kadar garamnya sudah ditinggi, boleh ditambah air tawar.
  • Ikan air laut lebih mudah terserang penyakit , kalau sudah kena, sudah susah, ikan harus dikarantina, kalau tidak yang lain akan tertular dan mati.
  • Jenis-jenis ikan yang boleh dicampur dalam akuarium bisa ditanya ke penjual.
  • Jenis makanannya beda, kayaknya pakai semacam baby rebon yang beku.

Selain itu juga ada web tentang akuarium:

  1. http://www.o-fish.com/AkuariumLaut/UkuranAkuarium.htm
  2. http://o-fish.com/o-fishTank.php <http://o-fish.com/o-fishTank.php>

Yang aku tahu cuma segitu, aku jarang ikut mengurusi ikan di rumah, melihatnya saja yang mau :) [An]

17-10-2006 02:00:38

You might also likeclose
Dunia-Ibu.org located at Cilandak , Jakarta, Indonesia . Reviewed by 39 customers rated: 9.1 / 10