Pinjam Meminjam Dengan Tetangga

Baru kali aku dikirimi ceker oleh tetangga. Kata asistenku ditawari karena rupanya asistenku bilang kalau dirumah lagi tidak ada ceker. Sebaiknya bagaimana ya..

pinjam tetanggaTanya:

Bu tanya ya, tadi pagi aku dikagetkan dengan PRT sebelah rumah datang bawa ceker, katanya aku pesan? Lahh? Ternyata asistenku yang waktu lagi ngobrol-ngobrol, lagi belanja sayur bareng, terus bilang kalau di rumah lagi tidak ada ceker. Katanya dia ditawari sama si mbak sebelah rumah. Terus siang-siang benar, datanglah si mbak bawa ceker sekantong penuh. Kok aku rasanya agak-agak malu ya bu? Si mbak tidak salah juga sih, dia cuma ngobrol-ngobrol. Salah tidak ya bu? Aku bilang, mbak kalau ibu sih agak malu minta-minta begitu, kalau memang ditawari, bilang saja..iya nanti tanya Ibu dulu..Kalau suamiku cuek saja, dia bilang memang si mbaknya juga baik. Tetanggaku juga baik, wajar sekali tolong menolong begitu. Tapi terus terang, aku belum pernah pinjam atau minta bumbu-bumbuan ke tetangga, bukan tidak mau hanya malu. Menurut ibu semua bagimana? [NMY]

Jawab:

Kalau aku justru kebalikannya, aku jadi pihak yang sering memberi pinjaman. Bukannya menawari diri cuma aku kebetulan punya tetangga sebelah rumah yang dekat sekali dan mungkin karena dekatnya kadang dia suka pinjam telur, bumbu, selang dan lain-lain. Ya kalau kebetulan aku punya aku kasih/pinjami. Untuk barang-barang yang memang tidak habis dimakan dia kembalikan tapi untuk telur dan lain-lain yang habis dimakan sampai sekarang dia tidak kembalikan dan aku juga tidak minta. Ya ikhlaskan saja. Masalah wajar atau tidaknya selama dia pinjamnnya tidak maksa masih wajar kali ya,  Maaf ya mbak kalau tidak membantu [Ss]

Sepertinya tidak apa-apa, tidak perlu malu, lagipula bukan kamu yang minta, hitung-hitung sarana menjalin silaturahmi, jadi malah menambah pahala, iya tidak? Kalau aku terima saja cekernya secara anakku juga suka sop ceker, nanti lain waktu kita ganti dengan buntut sapi, bukan hal yang untuk dimalukan kok [Ind]

Wah aku rekor ya kalau urusan pinjam-meminjam sama tetangga, aku tidak punya daun salam selembar tinggal teriak ke sebelah “kakaaakkk…bagi daun salam dong, jahe, daun jeruknya ada gak? ah tidak mau ah daun jeruknya layu..ini saja deh daun salam” :) Malah kalau misalnya nasiku belum matang terus anakku sudah kelaparan suka minta sepiring nasi ke mereke, memalukan ya..? Kebetulan aku memang aku masih tinggal dengan orangtua dan lingkungan rumahku sangat dekat satu dengan yang lain, jadi kalau ada yang kurang-kurang dengan bumbu dapur, dan lain-lain suka tinggal teriak saja! dari pada ke warung malas jalannya kalau cuma beli hanya sepotong. Begitu juga dengan mereka ke keluargaku. Biasanya kalau sudah begitu pasti semangkok/sepiring sayur dengan bumbu hasil minta/pinjam suka mampir ke rumah mereka..ya hitung-hitung mencicipi. Ya mungkin nanti mbak bisa juga antar soto ceker dari ceker oleh-oleh si mbak sebelah rumah [Rn]

Wah Mbak, aku juga lumayan sering pinjam meminjam dan minta meminta bumbu dapur..soalnya; Rumah tipe RSS (yg sss nya banyak) yang rumah satu dan yang lainnya berdempetan,  jadi sama tetangga seperti saudara. Bahkan dikomplekku serinngg sekali ibu-ibunya buat sayur asem yang banyak, nah ada yang menyumbang tempe, ayam goreng, teri kacang, ikan asin dan lain-lain. Nah nanti makannya ramai-ramai kadang sama bapak-bapak & anak-anaknya juga, tapi bawa nasi sendiri-sendiri. Seringnya hari libur. Selama tidak ada yang merasa dirugikan atau merugikan enjoy saja mbak [Hyn]

Aku sudah biasa pinjam meminjam atau minta meminta sama tetangga, tapi ya hanya dengan 1 tetangga saja, yang mana aku sudah dekat. Biasanya kalau aku pinjam (minta) misal jeruk nipis, nanti baliknya semangkok sayur yang tadi aku masak pakai jeruk itu, atau sepotong dua potong kue. Tadinya sungkan juga, tapi lama-lama cuek, secara dianya juga sering pinjam eh minta bumbu. Tapi berguna juga, kadang waktu mau masak kehabisan sesuatu, tukang sayur sudah lewat, mau ke pasar rasanya malas (yang dibeli cuma semacam itu saja) ya paling singkat ya ketok rumah tetangga [Vt]

03-05-2006 22:57:03

You might also likeclose
Dunia-Ibu.org located at Cilandak , Jakarta, Indonesia . Reviewed by 39 customers rated: 9.1 / 10