Ulang Tahun Perkawinan

Apa saja cerita seru para ibu dan suami di hari ulang tahun perkawinan?

Tanya:

Ibu-ibu yang pandai-pandai, Saya mau tanya ada cerita seru tidak ya seputar apa saja yang ibu dan suami lakukan pada hari ulang tahun perkawinan (misalnya: jalan-jalan, cuti atau kasih sesuatu atau saling berbagi perasaan) supaya terkenang terus saat-saat hari pertama dulu. Aku ingin tahu, apa yang paling banyak atau paling disenangi istri di hari ulang tahun perkawinan, apalagi kalau sudah melewati > 5tahun. Apa mungkin ibu-ibu sudah lupa atau bahkan para suami juga sudah lupa? Terima kasih. [NL]

Jawab:

Menginap di hotel? Tidak harus sehari juga tidak apa bu apabila tidak mau meninggalkan rumah terlalu lama, cukup beberapa jam saja. [DL]

Kalau saya, biasanya saling memberikan kartu. Suamiku suka memberikan bunga. Terus kalau kebetulan ada mamaku, kami berdua bisa pergi nonton atau makan malam berdua saja. Terus sambil makan malam, biasanya sambil ngobrol-ngobrol. Topiknya bisa yang ringan maupun berat. Berhubung suasananya enak, biasanya masalah berat malah bisa diselesaikan dengan baik. [AN]

Tahun 2004 yang lalu aku dan suami merayakan ulang tahun pernikahan ke-10 dengan membeli cincin kawin baru!! Soalnya tidak ada yang kasih kita kado, ya sudah kita beli hadiah untuk kita sendiri saja. Memang aku dan suami tidak pernah mengganggap sakral sekali arti cincin kawin (kan tidak ada aturan itu juga di syariah agama), jadi judulnya buat centil-centilan dan cari judul saja dan kita memang sudah berencana setiap 5 tahun kita ganti cincin kawin karena pasti sudah bosan modelnya dan juga memang kepengen beli cincin baru saja, daripada ganti pasangan kan lebih baik ganti-ganti cincin. Yang lucu waktu ke toko cincin kita bawa anak-anak, dan dengan bodohnya kita bilang sama si penjaganya, ‘mbak cincin kawin ada mbak?’, kayanya si mbaknya bingung kok sudah ada anak 2, sudah besar pula, kok baru cari cincin kawin. Tidak tahu dia kalau aku sudah 2 kali ganti cincin kawin, yang pertama hilang, terus beli lagi pas anniversary ke-5 dan sekarang mau beli yang ketiga kali [ID]

Ibu, topiknya kok ya pas sekali. Tepat hari ini aku ulang tahun perkawinan yg ke-3 tapi tetap garing tidak ada rencana acara apa-apa hanya ucapan selamat saja. Soalnya mau buat apa, perut sudah besar, sudah `engap’ mau buat kejutan kecil-kecial kok ya malas. Belum lagi jam sebelum subuh sudah diganggu sama si kaka yang makin manja saja. Kalau tidak cepat bangun, bisa ngamuk. Asli biasa-biasa sekali. Ada ide tidak ibu? Yang bisa aku buat untuk nanti malam. Maaf ya jadi ikut bertanya. [LL]

Mbak, InsyaAllah minggu depan aku juga ulang tahun pernikahan yang ke-3. Baru sekali ya, baru 3 tahun. Tidak ada rencana khusus sih, tapi biasanya makan, makan dan makan. Tidak jauh-jauh urusan perut juga ujung-ujungnya. Minggu depan juga kayaknya mau makan juga nih bu di restaurant di sekitar bogor saja kayaknya. Nggak kreatip sekali ya kayaknya. [RT]

Ibu-ibu, kebetulan tanggal 23 Februari yang lalu, aku baru merayakan ulang tahun perkawinan ku yang ke 3. Jadi mau cerita sedikit. Aku diberi voucher sama kakak iparku menginap di Private Villa di Sanur (Pavilion Villa di Sanur, Bali). Villanya 1 kamar tidur dengan Garden View dan Private Pool. Villanya itu masuk ke dalam, jadi di tengah keramaian tapi tidak kedengaran suara mobil. Kami menginap di sana 1 malam, ada Candle Light Dinnernya. Jadi mejanya di set up di dalam villa kami, terus Waiternya bolak balik melayani kami, mulai appetizer sampai selesai. Yang seru bu, malamnya setelah anakku tidur, karena Poolnya private, kami buka sebotol wine, terus berenang jam 11 malam tidak pakai baju renang, buka baju langsung nyebur (maaf yah kalau ada yang tidak berkenan). Tapi selama 3 tahun ulang tahun perkawinan, kayaknya tahun ini yang paling berkesan. Begitu ibu-ibu, sekedar sharing saja. [YL]

Aku juga Insya Allah minggu depan ulang tahun perkawinan yang ke-3. Niatnya sih aku mau buat cake ulang tahun perkawinan dan kalau sempat ingin masak sesuatu yang istimewa untuk suami, padahal kan di rumah ada adik-adikku juga. Kalau sudah begitu jadi merayakan sama semua penghuni rumah. Itupun kalau semuanya waktu maghrib sudah ada di rumah. Tapi itu kan baru niat. Tidak tahu nanti jadi apa tidak. Inginnya kalau bisa makan malam berdua saja dengan suami di restaurant, tapi tidak tega meninggalkan anak di rumah [DY]

Sedih, Membaca email-emailnya ibu-ibu semua, aku jadi baru teringat, sepertinya tahun lalu aku sama suamiku sama-sama lupa. Soalnya ditengah-tengah kemabokanku pas hamil anakku kemarin. Perasaan aku InsyaAllah sudah mau 5 tahun, tapi tidak pernah ada perayaan apa-apa setiap tahunnya, kenapa ya? Apa yang salah dengan kami? Aku sudah 3 tahun tidak pernah memberikan kado ulang tahun, bingung mau memberi hadiah apa, suamiku Alhamdulillah masih memberikan aku kado. Bedanya kalau dulu waktu SMA, semuanya buatan dia sendiri termasuk kartu dan lain-lainnya. Kalau sekarang jangankan ada kartu, kadonya saja tidak pernah dibungkus. Untung secara nilai selalu ada pertambahan kualitas. [ND]

Dulu waktu ulang tahun perkawinan ke-2, aku sama suamiku dan anak jalan-jalan ke tempat nostalgia. Lewat rumah lamaku tempat dia dulu sering `ngapel’, lewat tempat resepsi, lewat gereja tempat pemberkatan nikah, pulangnya beli ice cream. tidak modal sekali ya ibu. Tapi lumayan lah untuk bahan nostalgia. [WRM]

Sama saja seperti aku mbak. Kalau bukan karena ada ibu yang melempar topik, aku lupa kalau tahun ini perkawinan aku masuk 5 tahun. Aku menandakannya begini: waktu ulang tahun pertama, kita dapat anak pertama, ulang tahun kedua ditinggal training terus ada heboh bom bali, ulang tahun ke tiga makan malam bertiga, ulang tahun keempat tulisan dia terbit dan dijual di QB, Aksara, dan lain-lain [tulisannya digabung dengan tulisan orang lain, jadi satu buku gitu), yang kelima??? Insya Allah tahun ini. Bagaimana mau merayakannya, mencari waktu berdua saja susah sekali. Bulan lalu nyaris tidak jadi cuti karena Tsunami. Jadinya kita pakai setiap kesempatan yang ada walaupun sempit untuk "ulang tahun". [IK]

Ibu-ibu, memang semakin lama ide hadiah semakin hilang ya. Aku juga sudah kehabisan ide mau memberikan hadiah apa, soalnya kan masih banyak `moment’ lain harus memberikan kado seperti ulang tahun, Natal belum lagi Valentine. Tapi sudah 2 tahun ini, aku dan suami sudah tidak saling bertukar kado, tapi bertukar email. Kebetulan suamiku mungkin orang yang paling jarang on-line. Jadi surprise saja tiap ulang tahun perkawinan, dia menyempatkan diri mengirim surat cinta melalui email yang sangat indah buat aku. Misalnya untuk tahun ini dia ada nulis: ” Tak ada lagi hal yang membahagiakanku di dunia ini kecuali memilikimu, tak ada lagi hal yang membahagiakanku di dunia ini kecuali engkau akan menjadi teman baikku, dan mulai sekarang tak ada lagi yang paling membahagiakanku di dunia ini kecuali membahagiakanmu…” Terharu ya ibu, soalnya suamiku itu kan lelaki yang paling tidak romantis sedunia. Jadinya gimana gitu kalau dapat email seperti itu jadi biasanya kami juga selama seharian kirim-mengirim email, review hubungan kami gimana, apa ada yang perlu diperbaiki, begitu ibu. [YL]

Mbak, kamu memberi ide yang sangat bagus buat aku. Terus terang selama DI membicarakan ulang tahun perkawinan ini aku juga kepikiran nanti bulan Juni mau buat apa ya buat ulang tahun perkawinan. Ibu sudah membukakan mataku soalnya aku dan suami memang belum pernah bikin cincin kawin, sepertinya seru kalau pas ulang tahun perkawinan ke-6 tahun ini kami buat. Sebenarnya sudah pernah kami bicarakan kalau buat cincin kawin lucu kayaknya, hanya belum terealisasi. Momen ulang tahun perkawinan memang yang paling tepat ya. Terima kasih ya Bu. [ML]

09-09-2005 12:26:52

Artikel Lain di Kategori 'Rumah Tangga' »

Dunia-Ibu.org located at Cilandak , Jakarta, Indonesia . Reviewed by 39 customers rated: 9.1 / 10