Obat Keputihan Tradisional

Keputihan memang merupakan masalah umum yang dialami wanita tetapi tidak boleh dianggap enteng, untuk itu perlu diketahui apa saja Obat Keputihan Tradisional. Kenapa tradisional dan bukan obat yang terbuat dari bahan kimia? Jawabannya jelas karena obat tradisional lebih aman dibandingkan dengan obat yang beredar luas saat ini dan terbuat dari bahan kimia yang tidak diketahui secara pasti khasiatnya. Bahan-bahan kimia itu justru mungkin dapat memperparah kondisi keputihan dan bahkan menyebabkan timbulnya penyakit kelamin. Untuk menghindari itu semua, gunakan Obat Keputihan alami. Berikut beberapa obat tradisional yang dapat membantu mengobati keputihan.

Daun Sirih
Daun sirih memang sudah dikenal luas sebagai Obat Keputihan Tradisional. Nama latin dari tumbuhan ini adalah Piper betle L dan mengandung antiseptik untuk membunuh kuman penyebab keputihan. Kandungan daun sirih yang membuatnya menjadi Obat Keputihan Tradisional adalah minyak atsiri, zat samak. Untuk itu, minyak atsiri dari daun sirih sangat baik digunakan untuk mengobati keputihan. Bagian dari daun sirih yang dapat digunakan, selain minyaknya, adalah daun dan getahnya. Penggunaan daun sirih untuk mengatasi keputihan telah terbukti secara klinis oleh para ahli di bidang kesehatan dan herbal. Adapun cara mengolah daun sirih agar dapat digunakan sebagai Obat  Tradisional adalah dengan cara merebusnya. Sekitar 10 lembar daun sirih yang sudah dicuci terlebih dahulu di rebus dengan air sebanyak 2.5 liter. Setelah air rebusah daun sirih tersebut siap, dinginkan. Setelah dingin, gunakan air tersebut untuk mencuci vagina. Bilas berulang-ulang hingga benar-benar bersih. Lakukan secara rutin untuk hasil yang optimal.

Tapak Liman
Selain daun sirih, Obat Keputihan Tradisional lainnya adalah Tapak Liman. Tanaman Tapak Liman merupakan tumbuhan yang banyak ditemukan di negara-negara Asia, walaupun sebenarnya berasal dari Amerika Tropis. Di Indonesia, Tapak Liman ini banyak ditemukan di atas dataran rumput, pinggir jalan, bahkan di pinggir hutan pada ketinggian sekitar 1200m di atas permukaan laut. Cara mengolah Tapak Liman agar menjadi Obat Keputihan adalah dengan merebus bagian akar, batang, atau daunnya dengan 2 gelas air. Rebus hingga air yang tersisa tinggal setengahnya, yaitu 1 gelas. Ramuan herbal ini diminum dua kali dalam satu hari secara teratur.

Untuk mengatasi keputihan, rebusan air daun sirih dipakai untuk membilas organ intim wanita. Tanaman Tapak Liman juga dapat digunakan dengan cara direbus dan diminum airnya. Semoga informasi Obat Tradisional ini dapat bermanfaat untuk anda.

Obat Keputihan Herbal dan Non-Herbal yang Aman

beluntas

Obat keputihan tradisional dapat dibuat sendiri secara sederhana untuk mengatasi penyakit keputihan. Kaum wanita memiliki banyak keistimewaan dan dari keistimewaan inilah kaum wanita sering mengalami permasalahan kesehatan khusus seperti keputihan.

beluntasWanita yang mengalami keputihan mengeluarkan semacam silim dalam jumlah cukup banyak, berwarna putih kekuning-kuningan, dan dapat menyebabkan bau yang kurang sedap. Keputihan terjadi karena adanya infeksi dan peradangan pada liang vagina yang jika tidak segera diatasi dan menjadi parah akan menyebabkan gangguan kesehatan yang cukup parah.

Obat keputihan sebenarnya bisa diracik dengan bahan-bahan yang cukup sederhana dengan proses yang juga tidak terlalu rumit. Oleh karena itu, bagi wanita yang sering keputihan, obat keputihan tradisional dapat menjadi solusi yang mujarab.

Ramuan tradisional sebagai obat keputihan dapat diracik dengan mudah. Daun beluntas adalah salah satu bahan yang dapat dimanfaatkan untuk meracik obat keputihan. Selain itu, obat keputihan bisa juga diracik dari bahan-bahan bumbu dapur seperti temu kunci, kunyit, dan temulawak. Untuk hasil maksimal, obat keputihan dapat diracik dari semua bahan tersebut.

Caranya adalah dengan mengambil kira-kira 10 lembar daun beluntas dan sepotong kayu rapet jenis pulasari kemudian diiris kecil-kecil. Sebatang temu kunci, kunyit, dan temulawak juga harus diiris tipis-tipis sebelum dicampurkan.

Kesemua bahan obat keputihan tersebut kemudian direbus dengan dua mangkok air bersih. Rebusan racikan obat keputihan tersebut akan berkhasiat maksimal jika air rebusan tadi telah menyusut menjadi sepertiga mangkok saja. Air hangat rebusan ramuan tradisional tersebut akan menjadi obat keputihan yang dapat meredakan penyakit keputihan secara cepat setelah diminum selama sepuluh hari berturut-turut.

Penyakit keputihan sering dianggap biasa karena merupakan penyakit yang umum diderita kaum wanita. Namun demikian, penyakit ini juga patut diwaspadai karena jika terlalu sering terjadi dan menyebabkan iritasi akan menjadi berbahaya bahkan menyebabkan kemandulan.

Oleh karena itu, obat keputihan tradisional akan menjadi solusi yang baik untuk mengatasi masalah keputihan ini. Beberapa bahan lain seperti daun sirih, sambiloto, rumput mutiara, dan kulit delima juga dapat dijadikan obat keputihan yang berkhasiat.

Daun sirih dapat menjadi obat keputihan karena khasiatnya sebagai bahan herbal yang dapat melawan radang, infeksi, dan menghilangkan gatal-gatal. Sedangkan sambiloto dapat meredakan efek panas yang disebabkan keputihan yang meradang. Obat keputihan tradisional umumnya lebih aman untuk menyembuhkan keputihan karena kandungan alaminya yang tidak berbahaya bagi tubuh terutama organ kewanitaan.

Semua dari obat keputihan di atas adalah bahan-bahan herbal yang aman sebagai obat keputihan. Namun demikian, ada pula beberapa preparat vaginal yang juga berkhasiat untuk menyembuhkan keputihan. Salah satu penyebab keputihan adalah infeksi yang disebabkan jamur, bakteri, atau virus. Tetapi , penyebab infeksi di organ kewanitaan yang menyebabkan penyakit keputihan umumnya adalah jamur.

Oleh karena itu, preparat vaginal atau obat keputihan yang tersedia di pasar lebih banyak adalah obat keputihan yang berfungsi untuk mengatasi jamur. Obat keputihan dalam bentuk preparat vaginal pembasmi jamur penyebab keputihan antara lain adalah antiseptic (Povidone Iodine).

Obat keputihan ini diformulasikan dengan 10% povidon iodine yang biasanya disediakan lengkap dengan aplikatornya. Larutan ini sangat bermanfaat sebagai antiinfeksi jamur Kandida, Trikomonas, atau percampuran dari beberapa macam jamur.

Cairan Povidone Iodine juga bermanfaat sebagai pembersih organ kewanitaan selain sebagai obat keputihan. Namun demikian pemanfaatan obat keputihan ini hanya boleh untuk wanita yang sedang tidak hamil dan tidak menyusui. Seringkali, obat keputihan tersebut juga menyebabkan iritasi. Jika terjadi iritasi, pemakaian harus segera dihentikan.
Selain itu, preparat vaginal yang berguna sebagai obat keputihan juga ada yang berupa antibiotik penyerang bakteri. Obat keputihan berupa antibiotik antara lain adalah Clotrimazole,Tinidazole, Metronidazole, dan Nimoralzole yang dikemas dalam berbagai bentuk.

Cara kerja obat keputihan ini adalah dengan masuk ke dalam sel yang mengikat material genetic (DNA) dari bakteri dan kuman yang menyebabkan keputihan. Hal ini akan dapat mencegah bakteri untuk terus berkembang biak. Golongan obat keputihan berupa antibiotik Azol tersebut bekerja juga untuk menghentikan penyebaran infeksi tanpa oksigen. Namun demikian, antibiotik Azol ini kurang ampuh sebagai lawan dari jamur sehingga harus dikombinasi dengan obat keputihan yang ampuh melawan jamur penyebab keputihan.

Terapi keputihan dengan obat keputihan herbal maupun kimia dapat menjadi solusi untuk masalah keputihan anda. Jadi anda tidak perlu khawatir dengan masalah keputihan yang anda hadapi. Namun demikian, jika sakit keputihan anda sudah dalam tahap yang akut, ada baiknya anda segera berkonsultasi dengan dokter spesialis yang akan memberikan solusi terbaik untuk anda.