Pantangan Hamil Trimester 2

pantangan hamil

Memahami Pantangan Hamil Trimester 2 Pada Wanita Hamil

Pantangan hamil trisemester 2 patut diperhatikan oleh ibu hamil agar proses persalinan berjalan lancar. Hal ini karena ibu hamil perlu menjaga diri agar bayi yang dikandung tetap sehat. Pada kondisi ini, sang ibu perlu mengetahui pantangan hamil trisemester 2 agar ia terhindar dari berbagai masalah yang berhubungan dengan kehamilannya. Anda juga perlu menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk seperti merokok, minum alkohol, dan minum kopi yang berlebihan. Lantas, apa yang perlu diperhatikan sebagai pantangan hamil trisemester 2?

Pantangan Hamil Trisemester 2 Pada Ibu Hamil

Pantangan hamil trisemester 2 yang harus dilakukan oleh ibu hamil adalah dengan lebih memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Pada tahap ini, ibu hamil perlu menghindari makanan khususnya ikan yang banyak mengandung merkuri seperti mackerel dan ikan pedang. Sebagai gantinya, anda dapat mengkonsumsi ikan tuna, ikan salmon, dan ikan lele. Selain itu, pantangan hamil trisemester 2 yang lain adalah dengan membatasi aneka makanan yang mengandung lemak tinggi, gula, serta garam karena ini akan berdampak buruk pada sang bayi dalam kandungan. Makanan baik yang dapat anda konsumsi pada trisemester kedua ini adalah sayur-sayuran, buah-buahan, serta biji-bijian karena mengandung ketiga jenis makanan ini banyak mengandung protein, mineral dan vitamin.

Anda juga perlu mengurangi kebiasaan marah-marah dan stress karena hal ini akan dapat mengganggu emosi ibu hamil. Jadi, anda perlu menahan emosi dan banyak bersabar agar anda tetap nyaman dan tenang. Selain hanya menguras energi, marah-marah juga dapat menaikan tekanan darah dan ini merupakan salah satu pantangan hamil trisemester 2.

Pantangan Hamil Trisemester 2 Pada Makanan Dan Obat-Obatan

Pantangan hamil trisemester 2 lain yang patut dicermati oleh ibu hamil adalah dengan menghindari makanan pedas dan asam karena ini akan menyebabkan terjadinya kelebihan asam dalam tubuh. Konsumsi pemanis sintetis juga merupakan salah satu pantangan hamil trisemester 2. Untuk alasan ini, anda perlu mencermati makanan dan minuman yang anda beli di luar karena dikhawatirkan mengandung gula sintetis seperti sakarin, aspartame, siklamat, dan sorbitol. Pemilihan pakaian yang ketat juga merupakan salah satu pantangan hamil trisemester 2 karena dengan memakai pakaian ketat hanya akan menekan syaraf kulit disekitar paha. Hal ini akan menyebabkan rasa terbakar, pegal, kesemutan, serta rasa panas disekitar pangkal paha yang dapat mengakibatkan terjadinya  masalah saluran kandung kemih.

Selain itu, kurangilah minum obat-obatan dan antibiotik tanpa resep dokter karena ini juga merupakan pantangan hamil trisemester 2.

Memilih Baju Hamil

baju hamil

Tips Saat Memilih Baju Hamil

Memilih baju hamil merupakan aktifitas yang menyenangkan namun juga membingungkan. Dengan berbagai macam model dan warna, hal ini membuat wanita hamil ditempatkan pada posisi yang sulit. Namun, dalam memilih baju hamil, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, misalnya kenyamanan, bahan baju, dan masalah harga. Kalau begitu, apa sajakah tips memilih baju hamil?

Mempertimbangkan Faktor Kenyamanan Saat Memilih Baju Hamil

Memilih baju hamil memang gampang-gampang susah. Biarpun sedang hamil, wanita pun ingin tetap tampil gaya dan modis. Namun, bila usia kehamilan anda masih muda, baju hamil masih belum perlu untuk dibeli. Anda pun masih dapat memakai baju yang biasa anda kenakan. Namun ketika perut anda membesar, memilih baju hamil menjadi salah satu hal yang perlu mulai anda lakukan. Walaupun pilihan baju hamil tidak banyak, namun bila anda jeli, anda masih dapat menemukannya. Syarat utama yang perlu anda ingat saat memilh baju hamil adalah dengan mempertimbangkan masalah kenyamanan saat dikenakan dan sekaligus aman bagi kandungan. Jangan asal membeli dengan harga murah sehingga anda pun mengesampingan point kenyamanan ini. Carilah bahan yang dingin agar mudah menyerap keringat dan tidak mudah kusut saat anda memilih baju hamil.

Memilih Baju Hamil Dengan Mempertimbangkan Faktor Kebutuhan

Memilih baju hamil seharusnya tidak membuat anda menjadi boros. Penampilan memang penting, namun anda pun harus bijaksana dalam berbelanja. Oleh karena itu, saat anda memilih baju hamil, pilihlah model yang anda suka namun masih dalam kisaran harga yang wajar. Ada hal lain yang juga perlu anda pertimbangkan, yaitu kebutuhan yang semakin membesar saat sang bayi lahir. Jadi, daripada membuang-buang uang, ada baiknya berhemat dan menabung untuk keperluan bayi kelak sehingga hal ini tidak akan menguras dompet saat anda memilih baju hamil.

Memilih Baju Hamil Sesuai Dengan Bentuk Tubuh

Memilih baju hamil pun perlu disesuaikan dengan bentuk tubuh. Pilihlah pakaian hamil yang longgar agar anda mudah bergerak. Bila anda mengenakan pakaian yang ketat, ini tidak baik karena dapat membuat kandungan anda tidak nyaman dan tertekan. Selain itu, saat anda memilih baju hamil, pilihlah model yang sederhana agar nyaman dan mudah digunakan. Bila kandungan anda makin membesar, ada baiknya anda mencari model jumpsuit untuk kenyamanan saat anda sedang memilh baju hamil.

Persiapan Persalinan

persiapan persalinan

Persiapan Persalinan Bagi Calon Ibu

Persiapan persalinan perlu dilakukan bila usia kelahiran sudah dekat. Bagi wanita yang baru pertama kali mengalami persalinan, tentu mereka merasa khawatir tentang apa sebenarnya yang perlu dilakukan untuk persiapan persalinan buah hati mereka. Adanya rasa cemas ini adalah wajar karena meskipun mereka telah membaca artikel atau melihat proses melahirkan yang dialami oleh keluarga maupun teman, namun bila mengalaminya sendiri, ini membuat mereka merasa perlu mempersiapkan fisik dan mental untuk persiapan persalinan.

Persiapan Persalinan Secara Dini

Persiapan persalinan yang pertama dan utama adalah mempertimbangkan tempat persalinan. Hal ini penting karena anda harus memperkirakan antara jarak rumah dan rumah sakit atau klinik yang akan dijadikan tempat untuk melahirkan. Disini, anda juga perlu berhitung apakah jalan menuju lokasi rumah sakit merupakan jalan yang selalu sibuk dengan kendaraan atau tidak sebab waktu kelahiran tidak ada yang tahu kapan, kecuali anda berencana untuk melakukan operasi cesar. Namun, bila anda ingin melahirkan secara normal, persiapan persalianan seperti ini pun perlu anda pertimbangkan. Tanyakanlah kepada bagian administrasi tentang segala macam prosedur yang perlu dilakukan saat menginap di rumah sakit. Ini termasuk biaya, fasilitas, dokter yang menangani, penanganan plasenta, serta tindakan setelah persalinan. Konsultasikan dan tanyakan pada dokter tentang apapun yang ingin anda ketahui tentang persalinan anda agar paham apa yang semestinya dilakukan sebagai salah satu cara untuk persiapan persalinan.

Persiapan Persalinan Untuk Sang Ibu

Persiapan persalinan yang perlu dilakukan oleh calon ibu ada beberapa macam. Jadi, bila anda mulai merasa bahwa kelahiran buah hati sudah dekat, anda disarankan untuk mandi dengan menggunakan air hangat agar anda merasa nyaman. Anda juga perlukan membersihkan bulu kemaluan agar proses penjahitan dapat dilakukan dengan mudah bila anda harus menjalani diepisiotomi. Persiapan persalinan lain yang juga patut dilakukan oleh calon ibu adalah dengan mempersiapkan keperluan selama persalinan untuk anda dan sang bayi. Misalnya, anda perlu mempersiapkan beberapa pakaian dan daster yang mempunyai kancing depan, bra khusus untuk menyusui, kain jarik, gurita, pembalut wanita, peralatan mandi, dan kebutuhan pribadi lain. Sedangkan persiapan persalinan untuk bayi yang perlu anda lakukan adalah dengan membawa popok, baju bayi, kain untuk menggendong, gurita, sarung tangan dan sarung kaki, handuk, dan peralatan mandi untuk bayi. Selain itu, anda juga patut mempertimbangkan membawa termos kecil atau botol susu bila ASI anda belum bisa keluar untuk persiapan persalinan.

Menyimpan Asi Yang Benar

menyimpan asi

Cara Menyimpan Asi Yang Benar

Cara Menyimpan Asi Yang Benar sangat perlu untuk diperhatikan demi mempertahankan kebaikan ASI tersebut. Hal ini sangat penting terutama bagi para ibu yang terpaksa harus menyimpan ASI nya dan tidak dapat menyusui bayi mereka secara langsung karena berbagai alasan seperti harus kembali bekerja di kantor.

Bagaimana cara menyimpan ASI yang benar akan tetap steril?

Tak bisa dipungkiri memang bahwa ibu- ibu yang tinggal di kota besar disibukkan dengan banyaknya pekerjaan. Sehingga ketika mereka memiliki anak, mereka terpaksa harus meninggalkan sang buah hati sementara. Agar gizi sang buah hati tetap tercukupi, banyak di antara mereka yang menyimpan ASI di tempat tertentu. Sayangnya, masih banyak para ibu, terutama ibu muda yang belum mengerti tentang cara menyimpan ASI yang benar.

Peralatan yang Harus Dipersiapkan

Cara menyimpan ASI yang benar adalah terkait dengan peralatan yang harus dipersiapkan. Adapun beberapa peralatan tersebut adalah:

  1. Botol yang berkualitas.
  2. Dot yang bagus.
  3. Sendok bagus.
  4. Alat pemerah.

Semua peralatan tersebut bisa didapatkan di toko bayi. Akan lebih baik lagi bila sebelumnya ibu berkonsultasi dulu pada dokter. Bisa saja bayi terkena iritasi dengan tempat ASI yang dinilai baik namun tidak disukai bayi. Cara menyimpan ASI yang benar harus memperhatikan beberapa peralatan yang dipergunakan.

Persiapan Pemerahan ASI

Ada beberapa ibu yang begitu sulit memerah ASI. Namun ada juga yang sangat gampang. Terkait dengan cara menyimpan ASI yang benar, maka ibu bayi juga harus memperhatikan kualitas ASI yang diperah. Dan hal tersebut bisa dilakukan dengan persiapan yang baik, misalnya:

  • Memerah ASI di tempat yang steril.
  • Ibu mengkonsumsi makanan sehat.
  • Menggunakan sarung plastik steril setelah sebelumnya cuci tangan.

Yang jelas, semua harus benar- benar steril

Di Kulkas atau Tidak

Banyak ibu yang masih bingung dengan cara menyimpan ASI yang benar apakah di kulkas atau di luar kulkas. Sebenarnya hal itu sangat relatif. Bila jam kerja ibu hanya dua hingga empat jam, maka suhu kamar masih bisa digunakan sebagai cara menyimpan ASI yang benar. Namun, bila jam kerja ibu sangat panjang, maka kulkas adalah tempat yang aman. Tentu kulkas juga harus dalam keadaan bersih.

Hal- Hal yang Harus Diperhatikan

Beberapa hal yang mungkin harus diperhatikan adalah:

  1. Cara menyimpan ASI yang benar harus memperhatikan kondisi jam kerja ibu bayi.
  2. Cara menyimpan ASI yang benar harus memperhatikan kesensitifan kulit bayi terhadap bahan- bahan tertentu.
  3. Saat memerah tangan harus steril.

Saat ini zaman sudah canggih. Ibu tak lagi galau ketika harus pergi beberapa waktu dan tak bisa memberikan ASI karena saat ini ada alat yang bisa dipergunakan untuk menyimpan ASI.

Manfaat Jalan Pagi Bagi Ibu Hamil

jalan pagi ibu hamil

Apa Manfaat Jalan Pagi Bagi Ibu Hamil?

Manfaat jalan pagi bagi ibu hamil memang benar adanya. Aktifitas fisik yang ringan ini cocok untuk dilakukan, selain karena dapat meringankan ketegangan pada otot-otot tubuh, ada juga manfaat jalan pagi bagi ibu hamil yaitu untuk relaksasi. Selain untuk relaksasi, jalan pagi pun sangat baik untuk mengurangi stress dan membuat tubuh menjadi bugar. Apa lagi manfaat jalan pagi bagi ibu hamil?

Manfaat Jalan Pagi Bagi Ibu Hamil Untuk Memudahkan Kelahiran

Manfaat jalan pagi bagi ibu hamil pun sangat baik untuk membantu sang ibu saat kelahiran kelak. Selain karena membuat tubuh menjadi rileks dan tenang, jalan pagi bagi ibu hamil pun dapat mengencangkan dan menguatkan otot-otot yang berperan dalam proses kelahiran. Karena otot itu telah dilatih, ini akan memudahkan sang ibu saat waktu kelahiran tiba. Jadi, bila dilakukan dengan rutin, maka otot-otot di rahim pun akan semakin kuat dan kencang. Dan ini juga merupakan salah satu manfaat jalan pagi bagi ibu hamil.

Manfaat jalan pagi bagi ibu hamil bila dilakukan secara rutin

Manfaat jalan pagi bagi ibu hamil yang dilakukan secara terus-menerus sangat baik untuk membantu kelahiran. Namun, kegiatan yang sangat mudah dan murah ini jarang diketahui oleh wanita hamil karena mereka malas. Bila proses kelahiran normal menjadi idaman anda, ini adalah salah satu manfaat jalan pagi bagi ibu hamil karena otot rahim dilatih terus menerus sehingga akan kuat. Anda dapat melakukan jalan pagi selama sekitar 30 menit dan ini dilakukan secara rutin pada usia kandungan mulai menginjak usia tujuh bulan. Namun, saat mendekati kelahiran, anda dapat meningkatkan waktu jalan pagi menjadi 1 – 2 jam setiap hari. Bila ini dilakukan, anda pun akan dapat memetik manfaat jalan pagi bagi ibu hamil.

Manfaat jalan pagi bagi ibu hamil untuk kesehatan

Manfaat jalan pagi bagi ibu hamil pun sangat baik untuk mendukung kesehatan. Dengan menghirup udara segar di pagi hari, ini dapat mengurangi tingkat stress dan ketegangan pada ibu hamil. Dengan begitu, sang ibu pun akan menjadi semakin rileks dan tenang dalam menghadapi berbagai persoalan, termasuk persiapan persalinan untuk sang bayi. Jadi, tidak perlu mengeluarkan uang banyak bila anda memimpikan kemudahan saat proses kelahiran. Dan itu merupakan salah satu manfaat jalan pagi bagi ibu hamil.