Buletin
Tentang Kami
Berita DI
Rekomendasi
Tips & Trick
Toko Buku
Iklan Mini

 

 

 

Rangkuman Diskusi :


Daftar Lengkap

Yang Terbaru

Episiotomi

Tanya:
Bagaimana rasanya dijahit setelah melahirkan normal?
Apa resikonya dibius lokal ataupun tidak dibius sama sekali saat
dijahit? Apa mungkin pas anak kedua kita juga sudah lebih cuek dan
tahan sakit?

Jawab:
Aku dulu pakai anastesi epidural, jadi tidak berasa sama sekali waktu
dijahit. Memang agak lama jahitnya, supaya dia jangan sama suamiku.
Juga karena katanya otot v-ku itu agak retas (katanya ibu kurang
olahraga ya), jadi sulit ngobrasnya. Kalau yang sering OR, ototnya
kenceng, jadi gampang menjahitnya. Pemulihannya, juga cepet. Besoknya
pipis dan cebok sudah tidak sakit, paling sakit seperti lecet
sedikit. (Ri)

Setahuku bukan cuma sekedar beresiko atau tidak, Yang aku inget banget
misalnya jempol kita luka, bernanah, infeksi sampai harus diinsisi
untuk mengeluarkan nanahnya, dalam keadaan infeksi tersebut pantang
banget untuk dibius lokal apalagi sampai tidak sadar.
Mengenai jahitan episiotomi, ada yang dibius ada yang tidak.
Seingatku, mertuaku pernah bilang, bahwa ada hubungannya, hasil
jahitan lebih rapi dan cepet rapat, dibanding kalau tidak dibius.
Walaupun perbedaannya tidak nyata benar. Jadi mending dibius,
daripada menahan sakit. Jaringan yang kena obat bius itu menjadi
tidak sekenyal/seelastis yang tidak dikasih obat bius, sehitidak
jelas kalau proses penjahitan dan hasil gak bisa serapi yang tidak
dibius (yang jaringannya masih kenyal/elastis seperti aslinya), dan
proses perekatan jadi lebih baik gitu. (St)

Aku ada teman dapat orang Inggris, waktu melahirkan di London, tidak
ke RS, tapi hanya panggil bidan. Tidak ada acara gunting-menggunting,
dibiarkan robek sendiri, dan setelah itu juga tidak dijahit. Katanya
di luar negeri mulai diterapkan sistem seperti jaman dulu, robek
sendiri dan menutup sendiri. (Ng)

Waktu anak pertama, aku tidak dibius, sakitnya sampai 2 minggu. Anak
kedua, aku melahirkan jam 8 pagi, jam 2 siang sudah bisa mandi dan
keramas sendiri, dan besoknya sudah bisa jalan-jalan di RS, sampai
diomelin mertua. (It)

Ketika melahirkan anak pertama, karena mules jadi waktu episiotomi
tidak terasa, cuman seperti `krek' gitu saja, tapi tidak sakit. Nah,
waktu anak kedua, karena tidak begitu mules, malah waktu episiotomi
berasa perih. Jadi kalau mules sekali, malah sakit episiotominya jadi
tersamar. Begitu juga dengan kateter (tidak bisa pipis), waktu itu
sampai dua kali dikateter tidak berasa sama sekali, pas anak kedua,
perih sekali rasanya. Aku juga tidak pernah merasakan mengejan, jadi
tidak capai sama sekali dan malah kesenangan hitidak tidak bisa tidur
semalaman. (St)

Waktu digunting episiotomi, terasa nyerinya, tapi tersamar dengan
sakit kontraksi, waktu dijahit tidak terasa karena langsung "lewat"
saking lelahnya. Tapi pengalaman melahirkan normal, menurutku luar
biasa sekali, tidak bisa digambarkan dengan kata-kata, super sajaib
dan menakjubkan! Benar-benar unforgettable moments untukku. Tidak
maksud mengecilkan yang melahirkan secara caesar, hanya aku dua kali
melahirkan alhamdullilah normal, jadi tidak tahu rasanya kalau
caesar. (Mm)

Kalau tidak disobek, ada pengaruhnya ya? Dokterku dulu bilang aku
tidak perlu, itu pun Cuma satu jahitan karena kena hidung bayi.
Katanya posisi juga mempengaruhi perlu tidaknya disobek. Kalau ingat
itu, jadi ngeri, sekitar 5 bulan lagi akan mengalami hal yang sama,
padahal belum lupa sakit kontraksinya. Waktu dijahit tidak sakit,
geli saja, karena dibius local. (Ic)

Waktu anak pertama, aku dibius total. Jahitannya kecil-kecil dan rapi
sekali, mungkin kalau tidak dibius total pasti aku sudah "ngomel-
ngomel" dijahit selama itu. Anak kedua aku cuma dibius lokal, pas
dijahit lumayan berasa seperti digigit semut plus sugesti, padahal
kata dokter tidak mungkin berasa sakit karena sudah dibius. Lalu
katanya kalau lagi dijahit, pantat harus tetap nempel di kasur,
jangan sampai diangkat, nanti jahitannya tidak sempurna. Btw, anak
pertama yang dibius total, luka jahitan baru sembuh setelah 2 minggu,
sedangkan anak kedua, 3 hari saja sudah tidak berasa sakit. Apa
pengaruh bius total vs lokal ? Untung dokterku "pandai menjahit" jadi
hasilnya tidak mengecewakan lah, kata suamiku lho! (Vt)

Mungkin kalau tidak dibius proses perlekatan bisa langsung terjadi
saat itu juga, jadi cepet sembuh. Sedangkan kalau dibius, proses
perlekatan jaringan kulit terhenti karena pengaruh obat bius
tersebut. (Di)

Kata dokterku juga seperti itu. Bius itu sebenarnya mengandung resiko
yang cukup besar, oleh karena itu kalau bisa tidak usah dibius ya
lebih baik tahankan saja, wong tidak sakit ini. Cuma ya itu,
menunggunya saja yang bikin tidak sabaran. Dan katanya juga,
sembuhnya lebih cepat tanpa dibius. Tapi ini mungkin harus dijelaskan
secara ilmiah. (Fy)

Aku waktu dijahit dibius lokal dulu, soalnya sempet teriak (baru juga
istirahat setelah ngeluarin si kecil tiba-tiba ces kayak digigit
semut), terus sudah itu dokter melakukan penjahitan tanpa ada rasa
sakit lagi, habis itu aku nanya dokter berapa banyak jahitan, dan
dijawab sedikit, hanya pakai 1 benang (berapa panjang ya?). (Sr)

Episiotomi tidak terasa kok, aku tahu persis dokternya lagi
menggunting, gres-gres. Tapi tidak ada sakitnya sama sekali. Mungkin
sudah ketutupan sama sakit kontraksi, atau bisa juga bagian vagina
itu juga sudah mendadak jadi bebal, soalnya pas dijahit juga tidak
sakit, cuma bete saja musti ngangkang 45 menit nungguin diobras sama
dokter. Aku lama banget diobrasnya. Mungkin karena robekannya lebar,
sebab anakku keluar dari jalan lahir itu lompat, bukan pelan-pelan.
Jadi rada lebar gitu kali yah? Aku tidak tahu pasti soalnya sudah
lemah lunglai dan tidak berani tanya sama dokter takut mengganggu
konsentrasinya (Fy)

Anak pertam, aku caesar, dan anak kedua normal. Waktu dijahit aku
tidak dibius sama sekali, aku sadaranya waktu kesakitan dan merasanya
jarum dan benang yang menembus bagian tubuhku itu. Lalu aku tanya
kenapa tidak dibius, eh dijawab, ibu mau yang cepat sembuh atau yang
lama? Katanya metode baru (tidak bius) lebih cepat bagus dan beres.
(Ml)

Ini perkiraanku sebagai orang awam ya, bius total itu kan beresiko,
jadi kalau tidak harus di bius total, sebaiknya tidak bius total,
gitu kali ya penjelasan sederhananya. (Dn)

 

...home ... buletin mingguan ... tentang kami ... diskusi DI ...
...
rekomendasi ... resep ... tips & trick ... toko buku ... iklan mini ...

copyright 2001-2002, dunia-ibu.org
Email