Buletin
Tentang Kami
Berita DI
Rekomendasi
Tips & Trick
Toko Buku
Iklan Mini

 

 

 

Rangkuman Diskusi :


Daftar Lengkap

Yang Terbaru

Kolam Renang Plastik

Tanya:
"Aku minta masukkan tentang kolam renang plastik (untuk dihalaman rumah) dong. Seingatku ada dua tipe. Satu seperti balon, artinya perlu dipompa dulu supaya bisa jadi kolam. Yang satu lagi tidak perlu dipompa, tapi cukup diberdirikan saja (dindingnya tipis, tidak 'berisi' seperti yang dipompa). Diantara dua pilihan ini, mana yang lebih baik ya ? Mengenai diameter dan tinggi kolam maksimal seberapa tinggi anak? Merknya apa ? Belinya dimana? Dan cara perawatan yang benar gimana ?" [St]

Jawab:
"Pertimbanganku waktu beli adalah kalau beli yang tipis, pinggirannya tidak bisa buat sandaran si anak, takut dia jatuh ke belakang. Lalu dasarnya juga tidak empuk. Tapi kekurangannya kolam dengan pinggiran tebal harus dipompa dulu baru bisa dipakai. Proses pompa ini yang lumayan makan waktu dan tenaga".[Ls]

"Pada kolam yang tidak dipompa si anak tidak bisa bersandar pada dindingnya , bisa ambruk pinggirnya, jadi lebih baik kolam yang dipompa walaupun sedikit lebih repot. Kalau kolamnya lebih besar pasti juga akan lebih tinggi dindingnya.Untuk ketinggian air, paling penuh setinggi lutut anak.
Jika akan ditaruh di halaman rumput harus diberi alas dulu misalnya tiker supaya kolam plastik tidak gampang bocor." [M2]

"Aku pernah beli yang. perlu dipompa dulu . Mereknya kalau tidak salah WaterWorld. Beli di Matahari, tempat mainan anak. Di situ juga ada pelampung renang, rompi renang dari merek yang sama. Mengenai pompa, disana juga tersedia. Tinggal pilih mau yang otomatis (ada kompressor mininya, kalau tidak salah) atau yang manual (yang pemakaiannya diinjak, pompanya terbuat dari karet) Menurutku kolam itu hanya untuk main air saja, bukan untuk berenang yang sebenarnya. Tingginya air maksimum sepinggang anak, kalau sianak duduk di dalamnya." [Rn]

"Menurutku lebih bagus yang dipompa. Karena kalau yang model kaku langsung berdiri, sandarannya tidak bisa diduduki. Tinggi/rendahnya kolam sesuai si anak saja, lagipula rasanya tidak ada yang jual lebih dari 50 cm tingginya. Kalau mau lebih asik lagi, beli yang ukuran besar sekalian, supaya ayah bundanya bisa ikutan "nyemplung", jadi bisa ramai-ramai main air. Kolam ini bisa dibeli di Toys R Us, Kids Station tapi tidak termasuk alat pemompanya. [Dn]

"Aku lebih cenderung beli yang model dipompa. Sepertinya lebih kuat karena dengan menggelembung gitu, anak bisa sandaran. Hanya saja ya harus memompa terlebih dahulu. Pompanya juga ada yang otomatis atau model diinjak biasa. Biasanya bisa dibeli disatu tempat dengan penjual kolam renang plastik ini. Carinya di bagian mainan anak, di Matahari juga ada. Semakin tinggi/dalam kolamnya, harganya juga makin tinggi (mahal). Menurutku tinggi maksimal tergantung tinggi anak, tapi setinggi-tingginya kolam plastik, rasanya tidak akan membuat anak-anak tenggelam. Soal perawatan, biasanya kami pakai di tempat parkir, karena kalau di halaman khawatir ada benda2 tajam, yang bisa membuat kolam lekas bocor. "[Wl]

" Dari segi safety, lebih aman kolam yang dipompa (lebih kokoh) Aku pernah lihat di Pasar Raya Blok M di bagian mainan anak-anak. Kolam renang plastik yg besar dan dalam (75 cm) dan kokoh. Harganya sekitar 600.000. Yang aku
punya, yang tidak perlu dipompa, diameter 1 meter lebih, tinggi 50 cm. Harganya sekitar 140.000. Belinya di Toy's R Us. Sekarang kayaknya banyak yang jual. Aku pernah lihat di Jambu 2 , Mega M , Hero Internusa dan di Yogya yang di Jl Baru (di Bogor). Untuk perawatannya, kolam dibeberkan di halaman rumput yang rata biar awet dan nyaman buat sianak. Sehabis pakai, manfaakan airnya untuk menyiram tanaman. Lalu kolamnya dijemur sampe kering & langsung dilipat lagi." [qq]

"Kolam renang anakku, diameter kira-kira 1 m, tingginya kira-kira 40 cm. Pakai pompa tapi tidak repot, malah seru pas memompanya, sambil tertawa-tawa. Anakku saat umurnya 1 tahun sudah pakai kolam renang plastik itu (dengan pengawasan tentunya). Sebelum dipasang, bawahnya diberi alas dulu, mau dimanapun menyimpannya, supaya tidak sobek. Aku pakainya juga diatas keramik, tapi tetep saja mulai robek." [p]

"Anakku juga punya yang harus dipompa dulu, tapi repotnya gampang sobek (bocor), mungkin kwalitasnya juga yang kurang bagus (beli karena senang motifnya saja). Belinya di Mangga Dua dulu sekitar Rp. 90.000-an. Untuk perawatannya, begitu selesai dipakai, airnya dibuang, kolamnya dibalik, dijemur sebentar dijemuran baju, lalu dikempeskan lagi dan masukan plastik
(wadahnya)" [di]

"Tetanggaku punya yang. dindingnya tipis (yang tidak perlu dipompa), memang praktis, tinggal gelar, isi air, berenang. Tapi, kayaknya memang lebih enak dan aman pakai yang dipompa. Soal memompanya, biasanya suamiku memompa pakai kompressor portable buat ban mobil" [Jn]

"Tentang kolam renang plastik, kayaknya aku lebih milih yang dipompa , yang dindingnya tebal. Yang tipis kalau sudah dipakai beberapa kali dindingnya jadi "mlintat-mlintut" dan tidak kuat. Waktu dipakai pertama sih tidak ada masalah, tetapi lama-lama kurang kuat juga jadi airnya suka keluar. Sepertinya juga tidak kuat menahan beban anak karena keponakanku pernah jatuh terjedak/terjengkang kebelakang. Setelah ganti dengan yang dipompa beberapa kali pakai aman-aman saja. Kita mainnya digarasi, sebelumnya dialasi terpal dan tikar bekas. Kalau mau main di kebun, mesti diperhatikan kalau-kalau ada batu-batu kecil/kerikilnya. Takut bocor dan kerikil-kerikilnya bisa terinjak si anak jadi tidak nyaman. Harganya memang mahal, diatas Rp. 100 ribu,. Perawatannya, setelah selesai dipakai, dikempeskan sekempes-kempesnya, dilap/dijemur, lalu digulung, dimasukan ke plastik besar/ wadah nya kemudian ditaruh ditempat yang aman supaya tidak tergesek-gesek benda tajam. Kerugiannya, pada saat memompanya itu. Kalau ada pompa kompresor enak, kalau pakai pompa biasa yang diinjak-injak lumayan pegal juga kaki kita. Preparationnya agak lama kalau pakai yang dindingnya tebal. Kalau yang dinding tipis lebih praktis, tinggal buka, isi air, selesai. Untuk ukuran, ada macem-macam, bisa disesuaikan dengan tinggi anak. Sebisa mungkin jangan lebih tinggi dari pinggangnya karena kadang anak berenang sambil duduk." [sk]

"Punya anakku merknya waterworld, yang harus dipompa dulu, pada waktu mengisi air, harus dipegangi dindingnya. Pakai pompa yang diinjak tinggi airnya sekitar 50 cm kali ya. Kadang aku suka undang anak-anak temenku, mereka jadi main air sama sama" [Ii]

"Aku punya kedua jenis kolam itu. Menurut aku sih lebih enak yang dipompa dulu, walaupun kadang-kadang rasanya jadi menghabiskan waktu. Lalu kalau sudah selesai juga harus dikempeskan lagi. Repot deh. Tapi yang tipe ini daya tampung airnya lebih banyak, dan tingginya bisa sampai setinggi lutut orang dewasa. Kalau tipe satunya, memang tinggal dibedirikan saja kalau mau digunakan, gampang. Hanya tidak enaknya itu suka "pletot-pletot" jadi kalau kita sadaran, airnya jadi tumpah. Untuk yang balon, aku belinya di puncak, mereka (penjual) menawarnya tinggi, bisa sampai Rp. 100.000,- tapi setelah ditawar, akhirnya bisa dapat Rp. 35.000. Untuk yang tipe satunya, aku beli di Toko buku Gunung Agung, 2 tahun yang lalu , harganya sekitar Rp
60.000,-" [An]

"Kebetulan aku punya dua-duanya. Saranku, jangan beli yang dipompa itu,
ribet dan gampang bocor .Padahal aku kalau berenang itu di teras rumah, di
lantai tapi lubang-lubang kecil tambah hari tambah banyak. Lalu aku beli
lagi yang agak besar, yang tidak perlu dipompa dulu , diisi air, langsung
bisa dipakai, lumayan, bisa masuk 3-4 orang sebesar dewasa.Belinya di Kidz
Station ." [Ing]

"Aku punya dua-duanya, tapi aku lebih suka pakai yang tidak dipompa. Soalnya kalau sudah berenang anaku tuh susah banget diangkat. Nah dengan yang tidak dipompa ini airnya bisa dibuangin sedikit-sedikit (pinggiranya dilipat sedikit, jadi airnya keluar) lama-lama air jadi habis dan kalau sudah begitu anaku bisa diangkat Hanya ya airnya jadi terbuang percuma padahal kan lumayan bisa buat nyiram tanaman" [Ri]

...home ... buletin mingguan ... tentang kami ... diskusi DI ...
...
rekomendasi ... resep ... tips & trick ... toko buku ... iklan mini ...

copyright 2001-2002, dunia-ibu.org
Email