| SHARING
Mammografi
Sumber: ibu ibu DI
Tanya Tahun ini ada 2 saudara saya (Bude dan sepupu) dari garis Bapak yang terdeteksi Kanker Payudara. Keduanya sudah menjalani pengangkatan payudara namun sepupu saya masih harus menjalani tahap kemoterapi. Saya jadi terpikir untuk periksa/cek mammographi, soalnya selama ini saya cuma check sendiri dengan cara perabaan. Ada beberapa pertanyaan : 1. Proses mammografi itu bagaimana ? Ada yang bilang agak sakit karena payudara kita dijepit, betul tidak ? 2. Kira-kira biayanya berapa dan laboratorium yang bisa melakukan pengecekan dimana saja ? 3. Apakah haruss dengan surat rujukan dari dokter? Sebaiknya ke dokter umum atau spesialis ?. (Ri)
Jawab Juni lalu aku baru Mammo. Kalau dalam keluarga ada riwayat CA Mammae (payudara), sebaiknya memang rajin periksa. Minimal sendiri, tapi begitu merasa ada yang tidak wajar, langsung ke dokter dan biasanya akan dirujuk untuk Mammo.
1. Sakit atau tidak, sebetulnya tergantung si operator alat pemeriksaan. Prosesnya di payudara ditaruh di satu alat dan dijepit ke kiri-kanan-atas-bawah. Memang si operator harus menekan sampai 'segepeng' mungkin untuk bisa dapat gambaran merata dari jaringan yang ada di payudara. Singkat kata, semakin gepeng/rata, semakin jelas image yang dihasilkan (inikan seperti rontgen, tapi payudara). Semakin gepeng, berarti semakin minim juga radiasinya. Di sini ketrampilan operator alat teruji, karena kalau dia trampil, dia bisa menjepit, memuntir dan menggepengkan tanpa rasa sakit, tapi kalau kurang trampil, ada rasa sakit karena kulit seperti dicubit. Yang juga berperan adalah seberapa rileks-nya kita waktu menjalani proses ini. Kalau kita tegang, cenderung nyeri dan sesudahnya malah ada rasa memar.
2. Biayanya mungkin variatif tergantung kecanggihan alat. Aku melakukannya di RS Omni (d/h Ongkomulyo), biayanya Rp 185 ribu. Rata-rata semua RS & klinik bisa melakukan pemeriksaan ini.
3. Kalau bisa dirujuk dokter, karena nantinya lebih enak mendiskusikan hasil pemeriksaan ini dengan si dokter yang merujuk kita itu. Kalau tidak, biasanya hasil pemeriksaan akan 'dibaca' oleh dr.Radiologi yang memang bertanggung jawab atas pembacaan hasil mammo. Kalau aku ke dr. umum yang merupakan dr. keluarga. Pada saat dia melihat ada indikasi, tentunya dia akan merujuk ke spesialisasi lain (dalam kasus ibuku misalnya, dirujuk ke ahli bedah tumor dan ditambah pemeriksaannya dengan USG payudara & needle biopsy untuk memastikan diagnosanya)Tidak perlu kondisi khusus untuk melakukan mammografi. Dalam artian memang dianjurkan tidak menjelang mens, sedang hamil atau menyusui karena takutnya jaringannya memang sedang abnormal. Tapi kalau kita datang untuk periksa, biasanya hanya ditanya saja apakah menjelang mens, hamil atau menyusui ? Ini akan jadi catatan kalau-kalau ada gambaran yang tidak jelas, tapi juga terlalu samar untuk dicurigai sebagai sesuatu yang abnormal. Ini kenapa menurutku kita perlu ke dokter dulu untuk mendiskusikan indikasi apa yang membuat kita perlu mammo. Apa karena 'sekedar' check up, atau memang dari perabaan sendiri kita merasa ada yang aneh.Ini situs dimana bisa melihat dan membaca gambaran singkat prosesmammografi http://www.radiologyinfo.org/content/mammogram.htm (Ha)
2003-11-19 09:18:01
|
ADSL Kamar Orang Tua Cabut Gigi Digicam + Handycam Krem Untuk Luka Bekas Gigitan Nyamuk Obat batuk untuk anak 2 tahun: Ryzen Kaos Kaki Panjang Liburan Menginap Di Ancol Pengganti Kulkas untuk ASI Daftar selengkapnya...
|