Jerawat - Artikel   
SHARING

Berkebun Anggrek dan Mawar
Sumber: ibu ibu DI

Tanya
Saya lagi ingin berkebun, ada yang suka melihara anggrek & mawar  tidak ya? Bagaimana cara merawat anggrek & mawar yang benar, supaya
dia rajin berbunga? [Lt]

Jawab
Soal merawat anggrek, saya ingin cerita pengalaman ibu saya saja. Soalnya saya masih rada-rada malas berkebun sendiri. Untuk anggrek, sebaiknya diletakkan di tempat yg teduh. Anggrek juga diberi pupuk yang disemprotkan melalui atas daun karena bunga akan tumbuh di atas daun. Biasanya 1 minggu sekali anggrek disiram. Jangan terlalu sering disiram karena anggrek malah akan membusuk. Jika ada daun yang busuk, segera dibuang. Kemudian batang bunga yang telah selesai berkembang,segera digunting karena akan tumbuh tunas-tunas bunga berikutnya. Itu kata ibu saya, kalau soal mawar, saya maupun ibu masih sering gagal merawatnya [Wln]

Saya sering memperhatikan bapak saya yang rajin menanam anggrek, sepertinya anggrek dirumah itu subur dan berbunga bagus sekali dari anggrek bulan sampai anggrek yang kuning/ungu/merah, maaf tidak tahu namanya. Bapak biasanya menempel anggrek di batang pohon yang sudah mati, atau menempel anggrek di dinding (kalau bisa sudah lumutan, biar kelembabannya terjaga). Terus medianya juga pakai arang atau
pakai potongan kayu. Kalau mawar, kayaknya tidak terlalu butuh perhatian ekstra, cukup disiram, cukup kena matahari dan jangan lupa di kasih pupuk (terutama untuk tanaman berbunga). Iya, benar, kalau mau ambil bunganya (mawar/anggrek), jangan lupa di gunting, dan daun/bunga yang sudah mulai mati juga sebaiknya digunting [wkn]

Saya terus terang tidak tahu betul per-bunga-an. Tapi kalau lihat mama dan nenek saya dulu, untuk mawar mereka rajin berbunga, gara-gara tiap bunganya sudah mekar langsung dipotong. Hasilnya memang mawarnya sering berbunga. Padahal tidak pernah dikasih pupuk, paling disiram air teh basi atau air bekas cuci ikan. Kalau untuk anggrek, jaman kuliah dulu, dosen pembimbing saya hobby sekali sama aneka anggrek. Beliau pernah cerita, anggreknya itu disemprot pakai larutan antibiotik. Antibiotik yang dipakai itu, antibiotik yang biasa kita minum. Tapi bagaimana cara melarutkannya saya tidak tahu [des]

Sama seperti yang lain, mama saya yang lagi senang-senangnya berkebun anggrek, sampai-sampai tetangga saya ada yang ikut juga berkebun anggrek. Anggrek mama saya sudah banyak sekali sampai-sampai ada yang dijual, seperti kata yang lain juga, memang ada beberapa anggrek yang harus ditempat lembab tapi ada juga yang bisa kena panas, kalau saya perhatikan, mama saya rajin sekali ganti media anggrek (bisa arang atau lainnya, tapi biasanya arang) kalau arangnya sudah dirubung semut, atau anggreknya sudah banyak batangnya dipisah-pisahin jadi beberapa pot. Terus dia cerewet jam 9 pagi anggrek apa sudah harus masuk rumah dan anggrek itu banyak sekali macamnya yang popular Denrodium dan yang lainnya ada yang sudah masuk species seperti Papua (kantong semar) dan lainnya ada lagi yang merek Vanda, saya juga baru tahu kalau anggrek ada yang warna hitam dengan sebutan Black Dog. Kalau masalah disiram, mama saya pakai semprotan air yang seperti shower tidak terlalu keras, jadinya anggrek disiram setiap hari jam 6.30 pagi, paling lambat jam 8.30 pg, terus kalau habis hujan tidak disiram. Tiap hari minggu anggreknya diinsektisida, dengan sebelumnya disiram dulu. Oh ya anggreknya juga ada Vitaminnya, Vitaminnya khusus anggrek, biasanya mama saya belanja di Taman Anggrek Indonesia Permai, sebelah pom bensin TMII, di koperasinya [Ni]

Saya juga lagi suka berkebun, awalnya lebih ke home vegetable. Tapi, sekarang juga mulai tertarik ke anggrek, gara-gara aku dapat anggrek Yang sudah tidak terurus dari sepupuku. Katanya, tiap pagi disemprot Pakai Hyponex 1/2 sendok makan + air 1 semprotan (1 liter). Kalau sore, Disiram pakai air beras. Tapi jangan sampai ada beras yang tertinggal, karena bisa membuat busuk. Dengan cara itu, bisa mengubah anggrek yang sudah kurus menjadi subur-subur lagi. Saya langsung tertantang untuk dapat dipraktekkan, mudah-mudahan berhasil [Wnd]

Saya lumayan senang berkebun terutama anggrek, kalau mawar saya kayaknya tidak berjodoh soalnya harus lebih super telaten terutama pemupukannya dan sifatnya yang sensitif dengan iklim daripada anggrek. Dari kuliah saya sudah merawat anggrek ini di kost sampai waktu selesai kuliah bingung membawanya pulang ke rumah. Sekarang setelah di rumah sendiri dan anak udah mulai besar, mulai lagi. Kalau anggrek memang harus hati-hati terutama pada lama penyinaran matahari. Masing-masing jenis anggrek memiliki kebutuhan intensitas pencahayaan yang berbeda. Yang mati anggrek bulan, sayang sekali ya, saya belum koleksi anggrek bulan lagi sekarang. Padahal ingin sekali, nanti kalau sempat ke Ragunan, kata teman pengkoleksi anggrek disini ada pusat penjual anggrek yang jauh lebih murah harganya daripada di TMII. Dekat Departemen Pertanian.

Untuk Anggrek bulan memang dia butuhnya pencahayaan yang kecil intensitasnya jadi lebih baik kalau di bayang-bayang pohon, sementara kalau jenis dendrobium harus yang terpapar sinar matahari tempatnya. Anggrek bulan lebih rentan penyakit dan lebih susah pemeliharaannya memang daripada anggrek Dendrobium yang jauh lebih bandel. Kalau pemula biasanya memang lebih mudah memelihara jenis dendrobium, yang cepat tumbuh dan berbunganya, tidak rewellah.

Pemupukan memang penting sekali biasanya seminggu 2x. Pemupukan anggrek atau tanaman lain secara umum dibedakan 2 macam, pupuk daun dan pupuk bunga/buah. Jadi kalau masih dalam pertumbuhan vegetatif alias kita baru mau membesarkan batang dan daunnya maka kita pakai pupuk daun. Kalau batang dan daunnya sudah besar, kita rasa sudah cukup barulah kita ganti pupuknya dengan pupuk bunga untuk merangsang pertumbuhan generatifnya. Merk pupuk ini ada macam-macam, yang umum untuk anggrek adalah Gandasil dan Vitabloom. Gandasil D dan Vitablom D maksudnya untuk pupuk daun. Gandasil B dan Vitablom B untuk pupuk bunga. Air cucian beras bagus juga. Penyiraman juga harus sering untuk anggrek namun harus diperhatikan akar-akarnya yang menonjol di pakis. Kadang-kadang karena rimbunnya akar, air banyak tergenang di sini, ini yang membuat muncul munculnya jamur, sehingga muncul penyakit busuk akar. Jadi matilah anggreknya. Lebih baik beli buku tentang anggrek atau mawar, banyak sekali di Gramedia. Ada yang detil sekali menjelaskan cara-cara perawatan dan pemeliharaan anggrek [Al]

Coba masuk ke ghtv.com (Home&Garden TV) kalau diacaranya sering dipandu cara berkebun bunga [Me]

2004-09-02 11:26:37

Mamaku kerja di rumah....
Bersama d'BC Network, mamaku bisa mendapatkan uang walau setiap hari di rumah saja nemenin aku...
Klik di sini untuk info lengkapnya...



ADSL

Kamar Orang Tua

Cabut Gigi

Digicam + Handycam

Krem Untuk Luka Bekas Gigitan Nyamuk

Obat batuk untuk anak 2 tahun:

Ryzen

Kaos Kaki Panjang

Liburan Menginap Di Ancol

Pengganti Kulkas untuk ASI

Daftar selengkapnya...

Contact Us
 © 2014 dunia-ibu.org